Jakarta, IDN Times – Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus mengakhiri kiprahnya di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026 lebih cepat. Mereka kalah tipis dari wakil Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju dengan skor 11-21, 21-15, 23-25 di Ningbo Olympic Sports Center, China, Rabu (8/4/2026).
Gim pertama berlangsung berat bagi pasangan muda Indonesia. Raymond/Joaquin sempat tertinggal 1-4 dan terus ketinggalan hingga interval 7-11. Mereka masih menyesuaikan diri dengan lapangan, sementara Kang/Ki mampu menekan permainan dengan efektif.
Setelah jeda, Raymond/Joaquin berusaha mengejar skor, namun strategi cermat Kang/Ki membuat mereka sulit membalikkan keadaan. Gim pertama pun ditutup dengan kekalahan 11-21 untuk Indonesia.
Di Gim kedua, Raymond/Joaquin bermain lebih agresif dan percaya diri. Serangan tajam mereka berhasil membalikkan skor hingga unggul 11-8 di interval, menunjukkan kemampuan adaptasi yang cepat.
Meski Kang/Ki sempat menyamakan skor 11-11, ganda Indonesia mencuri delapan poin beruntun untuk memimpin 19-14. Pukulan terakhir Kang/Ki tersangkut di net, membuat Raymond/Joaquin menutup gim kedua 21-15 dan memaksa laga ke rubber game.
Gim ketiga berjalan sangat sengit dan dramatis. Raymond/Joaquin sempat tertinggal 4-7, namun dengan cepat membalikkan skor menjadi 8-7. Kedua pasangan saling jual-beli serangan hingga imbang 10-10.
Usai jeda, laga bergulir makin dramatis. Saat kedudukan sempat unggul 12-12, aksi Joaquin melepas touch manis dari depan net mencuri perhatian. Aksi sederhana ini membawa Raymond/Joaquin kembali unggul 13-12.
Reli panjang tercipta. Raymond/Joaquin yang sempat tertinggal 13-14 menyamakan kedudukan ketika sabetan Joaquin berusaha dikembalikan Kang Min Hyuk namun tersangkut di net.
Setelah menyamakan kedudukan, Raymond/Joaquin bermain menekan hingga unggul tiga angka dengan skor 17-14. Namun, kemenangan belum di depan mata. Kang/Ki memberikan perlawanan keras hingga kedudukan menjadi 17-17.
Kejar-kejaran poin terjadi. Raymond/Joaquin dan Kang/Ki terus berkejaran mulai dari 19-19 hingga menciptakan deuce 20-20. Deuce berlangsung panjang. Saat Raymond/Joaquin menekan Kang/Ki dan menyamakan kedudukan menjadi 23-23, tiang net semapt tersepak boleh Kang Min Hyuk dan bergeser.
Laga terhenti sejenak. Ofisial merapikan lapangan kembali. Setelahnya, Raymond/Joaquin kehilangan fokus. Pukulan terakhir Raymond Indra tersangkut di net dan membawa Kang/Ki memenangkan laga. Raymond/Joaquin kalah 23-25 di akhir game penentuan.
