Rapor 4 Pemain Baru Manchester United pada 2025/2026

- Manchester United bangkit di musim 2025/2026 dengan finis di posisi keempat Premier League di bawah asuhan Michael Carrick setelah sebelumnya terpuruk di papan bawah.
- Empat rekrutan baru — Bryan Mbeumo, Benjamin Sesko, Matheus Cunha, dan Senne Lammens — tampil menonjol dengan kontribusi gol, assist, serta performa solid di lini belakang.
- Kehadiran para pemain baru tersebut membawa peningkatan signifikan pada performa tim dan membuka peluang MU kembali bersaing memperebutkan trofi pada musim berikutnya.
Manchester United (MU) memang mengakhiri perjuangan di berbagai ajang tanpa trofi pada 2025/2026. Namun, ada satu pencapaian yang membuat para pendukung layak berharap lebih pada musim berikutnya. Di bawah kendali Michael Carrick yang menggantikan Ruben Amorin pada pertengahan musim, Setan Merah finis di peringkat keempat English Premier League usai terperosok di papan bawah pada musim sebelumnya.
Kebangkitan MU pada musim ini sekaligus menggambarkan peran apik para pemain baru. Meski baru menjalani musim pertama di skuad Setan Merah, empat penggawa baru menunjukkan performa apik, baik di lini serang maupun lini belakang.
1. Bryan Mbeumo terlibat dalam 15 gol
Bryan Mbeumo datang ke Old Trafford pada musim panas 2025. Manchester United memboyongnya dari Brentford dengan dana mencapai 75 juta euro (Rp1,54 triliun). Penyerang asal Kamerun itu telah membuktikan kualitasnya dengan mencetak 20 gol dan 8 assist di Premier League 2024/2025.
Mbeumo melewati musim pertamanya bersama Setan Merah sebagai salah satu mesin gol. Ia mencetak 12 gol dan 3 assist dalam 34 penampilan. Salah satu golnya berbuah kemenangan 2-1 di markas Liverpool pada pekan 8 Premier League.
2. Benjamin Sesko menjadi rekrutan termahal dan mengemas 12 gol
Benjamin Sesko merupakan pembelian termahal Manchester United pada 2025/2026. Striker yang belum genap berusia 23 tahun tersebut diboyong dari RB Leipzig dengan mahar sebesar 76,5 juta euro (Rp1,57 triliun) yang disertai kontrak berdurasi 5 musim. Ini menjadi momen kepergian Sesko dari Bundesliga Jerman usai selalu mencetak 2 digit gol dalam 2 musim beruntun.
Striker asal Slovenia tersebut menjadi opsi penting di lini serang Setan Merah sepanjang musim ini. Bersama Bryan Mbeumo, ia menjadi top skor klub dengan total 12 gol dan 1 assist dalam 32 laga. Beberapa golnya tercipta ketika MU meraih kemenangan tipis, termasuk gol penentu kemenangan atas Everton pada pekan 27 Premier League.
3. Matheus Cunha menjadi sosok serbabisa dan mengemas sepuluh gol
Matheus Cunha diboyong Manchester United pada musim panas 2025 berkat performa konsisten bersama Wolverhampton Wanderers selama 2 musim sebelumnya. Setelah mencetak 14 gol pada 2023/2024, ia mengalami peningkatan dengan mengemas 17 gol pada 2024/2025. Setan Merah mendapatkan jasanya dengan biaya transfer mencapai 74,2 juta euro (Rp1,53 triliun).
Pemain asal Brasil itu menjadi sosok serbabisa di lini serang MU sepanjang musim ini. Meski berposisi utama sebagai penyerang tengah, pelatih juga sempat memasangnya di sisi sayap. Kepercayaan pelatih dijawab dengan 10 gol dan 4 assist dari total 35 kali kesempatan bermain. Salah satu golnya menjadi penentu kemenangan atas Arsenal pada pekan 23 Premier League.
4. Senne Lammens menjadi penjaga gawang utama
Senne Lammens menjalani musim pertama di liga top Eropa pada 2025/2026 ini. Seiring datangnya penawaran dari Manchester United, kiper berpaspor Belgia itu memilih hengkang dari Royal Antwerp. Menariknya, Lammens langsung menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang MU.
Kiper berusia 23 tahun itu awalnya hanya menjadi pelapis Altay Bayindir sejak pekan 4 hingga 6 Premier League. Namun, pelatih akhirnya menurunkannya sebagai pilihan utama sejak pekan 7 hingga penghujung musim. Di berbagai ajang, Lammens tampil dalam 37 laga dengan 8 clean sheet.
Kehadiran empat nama tersebut berbuah peningkatan signifikan Manchester United di Premier League 2025/2026. Kontribusi mereka membuat Setan Merah tampil lebih kompetitif dan mampu kembali bersaing di papan atas setelah sempat terpuruk pada musim sebelumnya. Jika mampu mempertahankan konsistensi dan menambah kedalaman skuad, Manchester United berpeluang menjadi penantang serius dalam perebutan trofi di berbagai ajang pada 2026/2027.

















