McLaren membeberkan alasan di balik pemilihan ban intermediate sebagai strategi awal balapan utama GP Kanada 2026 yang berakhir mengecewakan. Andrea Stella selaku kepala tim menegaskan keputusan yang diambil adalah kesepakatan bersama antara tim dan pembalap. Stella ingin memastikan pembalapnya menggunakan yang bisa bertahan pada lap awal.
McLaren harus membuat keputusan cepat mengingat adanya regulasi FIA yang mengatur waktu pemasangan ban. Tim harus sudah memasang ban 5 menit sebelum balapan dimulai. Ini menyebabkan porsi waktu untuk mengambil keputusan menjadi sangat sedikit.
"Hujan berhenti setelah sinyal lima menit sebelum balapan dimulai. Adanya tambahan dua lap formasi jelas memberi kerugian bagi pembalap yang memulai balapan dengan ban intermediate. Namun, jika hujan bertahan sedikit lebih lama dan start balapan dimulai pada waktu yang tepat, aku pikir kami akan melihat banyak mobil dengan ban kering mengalami kesulitan di lintasan," kata Andrea Stella dilansir Formula 1.
McLaren hanya mampu membawa pulang 12 poin dari Circuit Gilles Villeneuve. Ini tak mengubah posisi mereka di klasemen konstruktor. Tim dengan warna khas oranye tersebut tetap menduduki peringkat ketiga lewat perolehan 106 poin.
Sementara itu, Lando Norris turun ke peringkat kelima dalam klasemen pembalap berbekal koleksi 58 poin. Ia unggul 10 poin atas Oscar Piastri yang tidak beranjak dari peringkat keenam. Kedua pembalap belum mengantongi kemenangan hingga seri kelima Formula 1 2026.