Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cara McLaren Gaet Gianpiero Lambiase dari Red Bull untuk F1 2028

Cara McLaren Gaet Gianpiero Lambiase dari Red Bull untuk F1 2028
Oscar Piastri saat menjalani pekan balap GP Spanyol 2025. (commons.wikimedia.org/Roro00713)
Intinya Sih
  • Gianpiero Lambiase resmi meninggalkan Red Bull dan akan bergabung dengan McLaren pada 2028 setelah kontraknya berakhir pada 2027.
  • McLaren berhasil meyakinkan Lambiase dengan tawaran posisi Chief Racing Officer, menggantikan peran ganda Andrea Stella di tim.
  • Lambiase menjadi sosok ketiga dari Red Bull yang direkrut McLaren, mengikuti jejak Rob Marshall dan Will Courtenay untuk memperkuat struktur tim.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Red Bull kembali harus melihat salah satu tokoh penting mereka angkat kaki dari tim. Gianpiero Lambiase resmi berlabuh ke McLaren pada 2028. Red Bull mengumumkan kepindahan tersebut pada Kamis (9/4/2026) malam WIB.

Berlabuhnya Lambiase ke McLaren menyisakan sejumlah hal menarik. Salah satunya terkait cara tim yang berbasis di Woking, Inggris, tersebut meyakinkan Lambiase untuk pergi dari Red Bull. Jabatan lebih tinggi menjadi faktor yang menentukan kesepakatan antara Lambiase dan McLaren.

1. Gianpiero Lambiase mengincar posisi lebih tinggi dari insinyur balap

Gianpiero Lambiase sebetulnya telah memikirkan masa depannya bersama Red Bull mengingat kontrak antara kedua pihak akan berakhir pada 2027. Apalagi, ia telah menjadi bagian dari tim sebagai insinyur balap Max Verstappen sejak 2016. Dengan masa bakti selama itu, Lambiase tentu mengincar peran lebih dari sekadar insinyur balap.

Red Bull merespons dengan berupaya memperluas lingkup peran Lambiase dalam beberapa tahun terakhir. Sky Sports melansir, Red Bull memberi kepercayaan Lambiase mengisi posisi kepala rekayasa balap pada 2022. Kemudian, Lambiase mendapatkan kenaikan pangkat menjadi kepala divisi balap tim pada akhir 2024.

Deretan posisi tersebut telah menempatkan Lambiase sebagai salah satu sosok penting di Red Bull. Namun, itu tak serta merta memperbesar peluang Lambiase bertahan. Ia justru menjadi incaran tim lain yang ingin memakai jasanya.

Aston Martin berupaya memboyong Lambiase untuk memperkuat struktur tim pada tahun lalu. Tidak tanggung-tanggung, mereka menawarkan jabatan kepala tim serta bayaran fantastis kepada Lambiase. Jika usaha itu berhasil, Lambiase akan bereuni dengan Adrian Newey yang lebih dulu digaet Aston Martin. Sayangnya, upaya Aston Martin menemui jalan buntu.

2. McLaren berhasil menggaet Gianpiero Lambiase dengan menawarkan jabatan Chief Racing Officer

Aston Martin bukan pihak tunggal yang memberi tawaran kepada Gianpiero Lambiase. McLaren juga ikut dalam perburuan tanda tangan pria berkebangsaan Italia tersebut. Pemegang titel juara konstruktor 2025 itu menawarkan jabatan Chief Racing Officer kepada Lambiase.

Jabatan tersebut berfokus pada pengelolaan operasional tim di sirkuit. Rupanya, Lambiase tertarik dengan posisi yang ditawarkan McLaren. Alhasil, kedua pihak sepakat menjalin kerja sama pada 2028.

Posisi Chief Racing Officer di McLaren saat ini diisi oleh Andrea Stella. Kondisi ini membuat Stella menjalani peran ganda selain sebagai kepala tim. McLaren mengambil langkah merekrut Lambiase agar ada pembagian beban kerja sehingga Stella bisa fokus pada perannya memimpin tim.

Praktik semacam ini bukanlah hal baru di Formula 1. Sejumlah tim papan atas merekrut sosok manajer senior untuk mengisi posisi tersebut. Itu tak lepas dari tanggung jawab yang besar dalam menjalankan tim balap baik di markas tim maupun saat di sirkuit.

3. Gianpiero Lambiase mengikuti jejak dua sosok penting Red Bull yang lebih dulu pindah ke McLaren

Gianpiero Lambiase menambah daftar sosok penting Red Bull yang pindah ke McLaren. Ia merupakan rekrutan ketiga McLaren dari tim berlogo banteng. Sebelumnya, Rob Marshall dan Will Courtenay lebih dulu berganti seragam menjadi warna jingga khas tim tersebut.

Marshall lebih dulu mengucap salam perpisahan kepada Red Bull pada akhir 2023. Ia aktif menjadi bagian dari McLaren sejak 1 Januari 2024. Marshall bertanggung jawab sebagai direktur teknis bidang rekayasa dan desain.

Kemudian, Courtenay resmi bergabung dengan McLaren pada Januari 2026. Ia sebetulnya masih punya kontrak dengan Red Bull hingga pertengahan tahun ini. Namun, proses kepindahan Courtenay dipercepat sehingga dapat mengisi posisi sebagai direktur olahraga menjelang bergulirnya Formula 1 2026.

Perekrutan ketiga sosok penting dari Red Bull membuktikan komitmen McLaren untuk meningkatkan kekuatan tim. Mereka mengambil keputusan yang bersifat jangka panjang demi mempertahankan posisi dalam persaingan di kejuaraan. Bukan tidak mungkin, McLaren akan secara konsisten tampil di barisan depan serta masuk menjadi salah satu kandidat juara konstruktor dan pembalap pada waktu mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More