Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Perkembangan Veda Ega: Dukungan Red Bull dan Sosok Marc Marquez

2 min read
Resep Perkembangan Veda Ega: Dukungan Red Bull dan Sosok Marc Marquez
Potret Veda Ega. (Dok. Red Bull).
  • Veda Ega menyebut dukungan Red Bull berperan dalam perkembangan performa dan mentalnya di Moto3 2026.

  • Marc Marquez menjadi sosok yang memotivasi Veda melalui ketangguhan dan mental juara dunia tujuh kali.

  • Latihan bersama pembalap dunia di Spanyol mengasah kemampuan Veda, yang memilih fokus bertahap sebelum menuju MotoGP.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pembalap muda potensial Indonesia, Veda Ega Pratama, membeberkan kunci lonjakan performa dan perkembangan mentalnya di Moto3 2026. Red Bull serta Marc Marquez ternyata memiliki peranan penting.

Kesempatan berlatih di Spanyol bersama para pembalap dari seluruh dunia juga makin mengasah kemampuannya di atas si kuda besi. Veda merasa beruntung mendapat kesempatan tersebut

  1. 1. Bangga masuk jajaran atlet elit Red Bull

    -
    Potret Veda Ega. (Dok. Red Bull).

    Menjadi bagian dari Red Bull memberikan kebanggaan tersendiri bagi pembalap asal Gunungkidul ini. Ia menyadari betul bahwa dukungan tersebut hanya diberikan kepada jajaran atlet papan atas dunia.

    "Rasanya ya bangga, senang, karena bisa di-support sama Red Bull dan rata-rata yang di-support Red Bull kan atlet-atlet papan atas. Jadi ya bangga, dan artinya ya ini bikin saya memotivasi saya untuk jadi atlet yang terbaik," kata Veda dalam program Locker Room by IDN Times.

  2. 2. Jadikan Marc Marquez sebagai cerminan mental juara

    -
    Potret Veda Ega. (Dok. Red Bull).

    Di antara banyak pembalap top, sosok Marc Marquez menjadi pemantik semangat terbesar bagi Veda. Ketangguhan sang juara dunia tujuh kali tersebut menjadi standar yang ingin dicapainya di atas lintasan.

    "Saya mencontoh Marquez, dia juara dunia tujuh kali dan benar-benar strong. Jadi, ya, dia yang memotivasi saya. Mungkin Veda yang sekarang ini juga karena Marquez," ujar Veda.

  3. 3. Makin terasah berkat iklim latihan keras di Spanyol

    -
    Potret Veda Ega. (Dok. Red Bull).

    Selain suntikan motivasi dari figur idola, perubahan signifikan pada diri Veda juga dibentuk oleh proses adaptasi panjang dan lingkungan latihan berkualitas tinggi selama menetap di Spanyol. Meski karier dan performanya sedang mencolok, Veda belum mau terbebani mimpi menembus MotoGP.

    "Berjalannya waktu juga belajar, karena kan saya juga di Spanyol sering latihan bareng sama rider-rider lainnya. Saya enggak mau fokus langsung harus ke sana (MotoGP). Maksudnya, fokus dulu ke Moto3, di Moto3 dimatengin dulu, habis itu kalau bisa ke Moto2, di Moto2 belajar, banyak belajar terus dimatengin, baru kalau benar-benar udah siap baru ke MotoGP," ucap Veda.

    Kini, Veda akan melakoni debutnya di Pertamina Mandalika International Circuit sejak berkiprah di Moto3. Seri Indonesia akan berlangsung pada 9-11 Oktober.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More