Memasuki musim ke-8 di WNBA, Gabby Williams akhirnya memiliki kebebasan untuk memilih timnya sendiri. Golden State Valkyries akhirnya menjadi tujuannya. Meski Valkyries baru menjalani musim keduanya, mereka telah memasang target ambisius untuk menjadi juara dalam waktu singkat. Williams percaya dengan visi mereka.
Williams kemudian tampil mentereng bersama Valkyries pada musim reguler dengan rata-rata 14,4 poin, 3,3 rebound, 2,2 assist, dan 1,6 steal. Mereka berhasil menduduki peringkat kedua dalam papan klasemen dengan rekor 32-12. Aksi bertahan Williams yang impresif membuat Valkyries memiliki defensive rating terbaik di antara seluruh tim (99,8).
Permainan Gabby Williams semakin dominan di playoff. Di game kedua melawan Dallas Wings, ia mengoleksi 36 poin, 6 rebound, dan 7 assist. Pada putaran kedua, Williams dan Valkyrie berhasil mengejutkan WNBA dengan menyapu bersih juara musim 2025, Las Vegas Aces. Williams sendiri tampil fenomenal dengan torehan 19 poin, 3,7 rebound, dan 2 steal dalam seri tersebut.
Tidak berhenti sampai situ, Williams sukses mengumpulkan 26 poin, 4 rebound, dan 2 assist di game pertama melawan Atlanta Dream di WNBA Finals 2026. Ia juga mencatat perolehan poin yang sama di game keenam. Pertemuan kedua tim ini akhirnya harus membutuhkan game ketujuh untuk menentukan siapa juaranya.
Pada paruh pertama game ketujuh, Williams seperti kehilangan ritme permainannya. Ia hanya mencetak dua poin dan Valkyrie tertinggal 30-24 dari Dream. Kendati demikian, Williams langsung bangkit dengan 28 poin pada paruh kedua. Ia dan Valkyrie akhirnya keluar sebagai juara dengan skor akhir 68-63. Dengan rata-rata 19,6 poin, 3,6 rebound, 2,7 assist, dan 2,6 steal, Williams resmi dianugerahi gelar WNBA Finals MVP 2026.
Gabby Williams telah melalui banyak momen naik turun sepanjang kariernya di WNBA. Namun, perjuangan itulah yang membuat permainan dan identitasnya di lapangan semakin kuat. Kini, nama Williams akan selamanya tercatat dalam sejarah sebagai seorang juara dan Finals MVP WNBA.