Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sepak Terjang Gabby Williams, WNBA Finals MVP 2026

4 min read
Sepak Terjang Gabby Williams, WNBA Finals MVP 2026
ilustrasi basket (pexels.com/Bogdan Krupin)

WNBA telah menemukan tim yang pantas menduduki takhta tertinggi pada musim 2026. Mereka adalah Golden State Valkyries. Baru memasuki tahun kedua di WNBA, Valkyries merupakan tim ekspansi tercepat dalam sejarah olahraga Amerika Serikat yang berhasil menjadi juara.

Gabby Williams merupakan aktris utama di balik capaian bersejarah itu. Namanya dinobatkan sebagai WNBA Finals MVP 2026. Perjalanan Williams di WNBA sebelum tiba di titik ini pun tidak mudah. Selama 8 tahun berkarier, ia harus menghadapi sejumlah tantangan yang di luar kendalinya. Seperti apa kiprah Gabby Williams di WNBA?

  1. 1. Sempat diskorsing oleh tim pertamanya

    Karier Gabby Williams di WNBA dimulai setelah Chicago Sky memilihnya di urutan keempat WNBA Draft 2018. Sebelum resmi melantai di WNBA, ia telah memperkuat nama dan reputasinya bersama University of Connecticut (UConn). Pada tahun terakhirnya, Williams mencatat rata-rata 11,2 poin, 7,4 rebound, 5,3 assist, dan 2,4 steal dengan akurasi field goal hingga 60,5 persen. Ia juga sempat mengangkat trofi juara nasional bersama UConn pada 2015 dan 2016

    Bagaimanapun, perjalanan Williams bersama Sky tidak semulus masa kuliahnya. Dari total 89 game dalam 3 musim, ia hanya dipercaya untuk menjadi starter sebanyak 36 kali. Produktivitasnya menurun dengan torehan 6,8 poin, 3,4 rebound, dan 1,9 assist. Selain itu, Williams juga diberikan peran yang tidak konsisten di lapangan. Posisi aslinya forward, tetapi ia sering dituntut untuk menjadi seorang point guard.

    Drama antara Gabby Williams dan Chicago Sky mencapai puncaknya pada 2021. Kala itu, Sky memutuskan untuk memberi skorsing semusim penuh kepada Williams karena komitmennya terhadap tim nasional Prancis yang melebihi durasi yang mereka harapkan. Di tengah masa skorsing itu, Sky akhirnya mengirim Williams ke Los Angeles Sparks, yang kemudian dipindah lagi ke Seattle Storm pada musim 2022.

  2. 2. Berevolusi menjadi pemain bintang bersama Storm

    Gabby Williams menemukan wadah yang tepat untuk memaksimal potensinya bersama Seattle Storm. Kala itu, kemampuan bertahan, pengambilan keputusan, dan sifat atletisnya sangat dibutuhkan oleh mereka. Kehadiran Williams memberikan warna baru dalam permainan Storm di lapangan.

    Namun, badai cedera juga sering menghantam Williams. Dalam total 4 musim, ia absen sebanyak 58 kali karena kondisinya yang kurang optimal. Bahkan, pada musim 2023 dan 2024, Williams hanya bermain dalam total 22 game saja. 

    Itu bukan berarti Gabby Williams menyerah. Pada musim 2025, ia mampu menjaga kesehatannya secara konsisten dan bermain dalam total 44 game. Kontribusi Williams bahkan semakin meningkat dengan torehan 11,6 poin, 4,3 rebound, 4,2 assist, dan 2,3 steal. Berkat capaiannya itu, namanya terpilih menjadi All-Star dan WNBA All-Defensive First Team untuk pertama kalinya. Ia juga menduduki peringkat ketiga dalam perebutan trofi Defensive Player of the Year.

  3. 3. Langsung pimpin Valkyries raih gelar juara WNBA

    Memasuki musim ke-8 di WNBA, Gabby Williams akhirnya memiliki kebebasan untuk memilih timnya sendiri. Golden State Valkyries akhirnya menjadi tujuannya. Meski Valkyries baru menjalani musim keduanya, mereka telah memasang target ambisius untuk menjadi juara dalam waktu singkat. Williams percaya dengan visi mereka.

    Williams kemudian tampil mentereng bersama Valkyries pada musim reguler dengan rata-rata 14,4 poin, 3,3 rebound, 2,2 assist, dan 1,6 steal. Mereka berhasil menduduki peringkat kedua dalam papan klasemen dengan rekor 32-12. Aksi bertahan Williams yang impresif membuat Valkyries memiliki defensive rating terbaik di antara seluruh tim (99,8).

    Permainan Gabby Williams semakin dominan di playoff. Di game kedua melawan Dallas Wings, ia mengoleksi 36 poin, 6 rebound, dan 7 assist. Pada putaran kedua, Williams dan Valkyrie berhasil mengejutkan WNBA dengan menyapu bersih juara musim 2025, Las Vegas Aces. Williams sendiri tampil fenomenal dengan torehan 19 poin, 3,7 rebound, dan 2 steal dalam seri tersebut.

    Tidak berhenti sampai situ, Williams sukses mengumpulkan 26 poin, 4 rebound, dan 2 assist di game pertama melawan Atlanta Dream di WNBA Finals 2026. Ia juga mencatat perolehan poin yang sama di game keenam. Pertemuan kedua tim ini akhirnya harus membutuhkan game ketujuh untuk menentukan siapa juaranya. 

    Pada paruh pertama game ketujuh, Williams seperti kehilangan ritme permainannya. Ia hanya mencetak dua poin dan Valkyrie tertinggal 30-24 dari Dream. Kendati demikian, Williams langsung bangkit dengan 28 poin pada paruh kedua. Ia dan Valkyrie akhirnya keluar sebagai juara dengan skor akhir 68-63. Dengan rata-rata 19,6 poin, 3,6 rebound, 2,7 assist, dan 2,6 steal, Williams resmi dianugerahi gelar WNBA Finals MVP 2026.

    Gabby Williams telah melalui banyak momen naik turun sepanjang kariernya di WNBA. Namun, perjuangan itulah yang membuat permainan dan identitasnya di lapangan semakin kuat. Kini, nama Williams akan selamanya tercatat dalam sejarah sebagai seorang juara dan Finals MVP WNBA.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More