Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret Jorge Martin (commons.wikimedia.org/ Oliveraron)
potret Jorge Martin (commons.wikimedia.org/Oliveraron)

Intinya sih...

  • Jorge Martin gagal lolos ke Q2 dan start dari posisi ke-17

  • Martin meraih poin sprint pertamanya bersama Aprilia

  • Martin finis keempat pada balapan utama GP Hungaria 2025

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jorge Martin masuk ke garasi selepas balapan utama MotoGP Hungaria yang berlangsung pada Minggu (24/8/2025) malam WIB. Ia mendapat sambutan meriah dari kru Aprilia Racing meski hanya finis di posisi keempat. Selepas itu, Martin menangis sebelum berbincang dengan kru untuk mengevaluasi hasil balapnya di Sirkuit Balaton Park.

Ada makna di balik tangisan Martin di garasi Aprilia. Ia tak kecewa dengan hasil balapnya. Justru, keraguan The Martinator terhadap dirinya sendiri perlahan sirna berkat capaiannya di GP Hungaria.

1. Jorge Martin tak berhasil lolos kepada Q2 dan menempati posisi start ke-17

Jorge Martin tak mengawali pekan balap GP Hungaria 2025 dengan mulus. Ia menempati posisi kesebelas pada sesi latihan Jumat (22/8/2025) siang waktu setempat. Martin menorehkan waktu 1 menit 37,672 detik. Ia berselisih 0,001 detik dari Fabio Quartararo yang lolos langsung kepada sesi kualifikasi kedua (Q2).

Capaian tersebut membuat Martin harus memulai perjuangan meraih posisi start dari sesi kualifikasi pertama (Q1). Sayangnya, Martin tak mampu melangkah kepada Q2. Ia hanya menempati posisi ketujuh saat Q1 dengan catatan waktu 1 menit 37,378. Itu membuatnya memulai balapan dari posisi ke-17.

2. Jorge Martin meraih poin sprint untuk pertama kalinya bersama Aprilia

Memulai balapan sprint GP Hungaria dari posisi start ke-17 bukanlah halangan bagi Jorge Martin untuk merangkak naik. Ia mampu menduduki posisi ke-12 pada lap pertama. Kemudian, pembalap berkebangsaan Spanyol itu bercokol di posisi kesepuluh pada lap ketiga.

Pada lap kesembilan, Martin naik ke posisi kesembilan setelah menyalip Pol Espargaro. Ia dapat menjaga kedudukannya hingga bendera finis berkibar. Itu menjadi pertama kalinya Martin mencetak poin pada balapan sprint sejauh ini di MotoGP 2025. Hasil tersebut juga sekaligus merupakan poin balapan sprint perdana Martin bersama Aprilia Racing.

3. Jorge Martin merampungkan balapan utama GP Hungaria 2025 dengan finis keempat

Momentum positif pada balapan sprint GP Hungaria 2025 berusaha Jorge Martin lanjutkan saat balapan utama. Kali ini, ia memulai balapan dari posisi start ke-16. Hal tersebut terjadi karena Fabio Di Giannantonio harus start dari pitlane lantaran motornya mengalami masalah teknis tepat sebelum balapan dimulai.

Martin menunjukkan performa oke pada lap pertama balapan. Ia berhasil menyalip tujuh pembalap untuk berada di posisi kesembilan. Masih pada lap yang sama, Enea Bastianini terjatuh dari motornya sehingga membuat Martin naik ke posisi kedelapan. Pada pengujung lap pembuka, Martin sukses mengasapi Francesco Bagnaia guna bercokol di posisi ketujuh.

Pada lap ketiga, Martin merebut posisi keenam dari tangan Luca Marini. Juara MotoGP 2024 tersebut menempati posisi kelima pada lap 14 setelah Fermin Aldeguer terjatuh di tikungan pertama. Saat balapan tersisa tiga lap, Martin mengkudeta Franco Morbidelli dari posisi keempat. Ia menjaga posisi tersebut hingga akhir balapan.

Capaian tersebut menjadi hasil balapan utama terbaik Martin sejauh ini pada 2025. Ia tercatat telah dua kali finis di zona poin. Sebelumnya, Martin finis ketujuh di GP Ceko.

4. Jorge Martin menangis selepas finis keempat pada balapan utama GP Hungaria 2025

Finis keempat pada balapan utama MotoGP Hungaria 2025 menjadi momentum penting bagi Jorge Martin. Proses adaptasinya dengan motor RS-GP versi musim ini membuahkan hasil signifikan, yaitu perubahan besar pada bagian belakang motor. Hal tersebut yang menyebabkan Martin nyaman memacu motornya saat balapan di Balaton Park.

Mengenai kondisi fisik, Martin mengaku belum sepenuhnya dalam kondisi prima. Walau begitu, ia tidak lagi merasa sakit pada tubuhnya. Pembalap berusia 27 tahun itu juga tak mengelak sempat tak yakin terhadap kemampuannya selepas dibekap cedera. Akan tetapi, kepercayaan diri tersebut kembali muncul setelah Martin finis keempat.

"Aku menangis dengan pacarku begitu aku tiba di pit. Itu karena ketika kamu dalam kondisi sakit, kamu sangat meragukan dirimu sendiri. Hal tersebut menjadi sebuah proses yang rumit dan sulit dijelaskan," papar Jorge Martin dilansir Motorsport.

"Sekarang, diriku dalam kondisi sehat. Aku lebih yakin kepada diriku ketimbang sebelun mengalami cedera. Jadi, cedera ini membuatku bertumbuh," sambungnya.

5. Jorge Martin melewatkan sejumlah pekan balap lantaran mengalami cedera

Jorge Martin sempat menderita cedera patah tulang tangan kanan dan kaki kiri saat tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada awal Februari 2025. Itu terjadi karena Martin mengalami highside. Selepas pulih, Martin kembali masuk meja operasi sebelum pekan perdana MotoGP 2025. Ia menderita cedera patah tulang tangan kiri saat berlatih menjelang GP Thailand.

Martin kembali ke trek saat pekan balap GP Qatar. Sayangnya, ia terjatuh saat balapan utama sehingga menderita patah tulang rusuk dan hemopneumotoraks. Martin melewatkan tujuh seri balap sebelum akhirnya menggeber RS-GP di GP Ceko.

Tambahan 14 poin dari pekan balap GP Hungaria membuat Martin kini menduduki posisi ke-20 di klasemen pembalap. Ia telah mengantongi 23 poin dari 4 seri balap yang sudah dilakoninya. Mampukah Martin kembali mencetak poin pada seri berikutnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team