10 Hal Serbapertama dari MotoGP Hungaria 2025, Marquez Tak Terbendung

- MotoGP kembali ke Hungaria setelah 33 tahun, kali terakhir di Sirkuit Hungaroring pada 1992.
- Enea Bastianini start P4 di Sirkuit Balaton Park, urutan terbaiknya musim ini.
- Francesco Bagnaia gagal masuk sesi Q2 untuk pertama kalinya musim ini.
MotoGP menyambangi lintasan anyar. Pada Jumat hingga Minggu (22—24/8/2025), Sirkuit Balaton Park di Hungaria menggelar balap motor paling bergengsi sejagat. Trek sepanjang 4,08 km yang arah lintasannya anti-clockwise ini memiliki 17 tikungan.
Saat perlombaan berlangsung, ternyata Sirkuit Balaton Park jadi tempat beberapa pembalap mendulang prestasi gemilang. Ada pembalap yang sukses memperpanjang kemenangan beruntunnya. Ada juga pembalap yang merengkuh hasil terbaiknya musim ini.
Namun, ada pula pembalap MotoGP yang baru merasakan posisi start terburuknya. Deretan hal serbapertama memang banyak mewarnai gelaran Grand Prix di sini. Lantas, apa saja deretan hal serbapertama yang terukir di seri Hungaria? Simak ulasannya, yuk!
1. Pertama kalinya MotoGP kembali ke Hungaria sejak 1992
Pada 1990 dan 1992, Hungaria pernah menjadi tuan rumah MotoGP dengan mengandalkan Sirkuit Hungaroring. Pada 2025, giliran Sirkuit Balaton Park yang menggelar ajang Grand Prix. Dengan begitu, MotoGP kembali ke Hungaria untuk pertama kalinya setelah 33 tahun.
2. Enea Bastianini start P4 di Sirkuit Balaton Park, urutan terbaiknya musim ini
Enea Bastianini makin buas di atas RC16. Untuk pertama kalinya musim ini, Bastianini memulai balapan dari urutan keempat di grid. Itu adalah posisi start terbaiknya sejak berseragam tim Red Bull KTM Tech3. Sayangnya, The Beast gagal finis di kedua sesi balap.
3. Pertama kalinya musim ini Francesco Bagnaia gagal masuk sesi Q2
Francesco Bagnaia punya alasan untuk melupakan pekan balap di Hungaria. Bagaimana tidak, pembalap tim Ducati Lenovo itu untuk pertama kalinya gagal masuk sesi Q2 musim ini. Bahkan, ia tersingkir di sesi Q1 untuk pertama kalinya sejak 2023.
Hasil kualifikasi Bagnaia adalah P15, lalu naik ke P13 karena Alex Marquez (Gresini Racing) dan Jack Miller (Prima Pramac Yamaha) terkena penalti turun posisi. Meski begitu, ini adalah hasil kualifikasi terburuknya sejak 2022 dan kualifikasi terburuknya di trek kering sejak 2020.
4. Marc Marquez jadi pembalap pertama yang menang sprint tujuh kali beruntun
Di sesi sprint, dominasi Marc Marquez masih belum tertandingi. Kombinasi Ducati Desmosedici GP25 dan talenta Marc Marquez terbukti dahsyat. Dengan kemenangan di Hungaria, Marquez jadi pembalap pertama yang menang sprint tujuh kali beruntun.
5. Joan Mir meraih hasil balap sprint terbaiknya bersama Honda
Joan Mir bisa tersenyum puas usai pertama kali finis P6 di sesi sprint. Pembalap tim pabrikan Honda HRC Castrol itu meraih hasil balap sprint terbaiknya di atas RC213V. Sayangnya, Mir gagal finis di sesi main race.
6. Pertama kalinya Luca Marini finis lima besar di sprint dan main race bersama Honda
Luca Marini merengkuh hasil memuaskan di Sirkuit Balaton Park. Rekan setim Joan Mir ini untuk pertama kalinya finis lima besar bersama Honda. Marini finis P4 di sesi sprint, lalu finis P5 di sesi main race. Itu jadi hasil balap terbaiknya sejak menggeber RC213V.
7. Jorge Martin meraih hasil balap terbaiknya bersama Aprilia
Jorge Martin memberi kejutan. Pembalap tim Aprilia Racing ini tampil ganas di lintasan. Meski start dari P16, Martinator bisa finis P9 di sesi sprint sehingga mendapatkan poin sprint pertamanya. Di sesi main race, Martin bisa finis P4 yang merupakan hasil balap terbaiknya bersama Aprilia.
8. Marc Marquez jadi pemenang MotoGP pertama di Sirkuit Balaton Park
Marc Marquez tampil tominan di Sirkuit Balaton Park. Setelah meraih pole position, pembalap tim Ducati Lenovo ini menang di sesi sprint dan main race. Dengan hasil tersebut, Marquez jadi kampiun MotoGP pertama di lintasan anyar ini.
9. Marc Marquez menang Grand Prix tujuh kali beruntun, pertama kali sejak 2014
Saat main race seri Hungaria, Marquez menang dengan selisih lebih dari 4 detik dari Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing). Hasil ini menambah koleksi kemenangan Marquez karena sebelumnya ia menang berturut-turut di seri Aragon, Italia, Belanda, Jerman, Ceko, dan Austria. Ini adalah tujuh kemenangan beruntun pertamanya sejak musim 2014 atau 1 dekade silam.
10. Marquez jadi pembalap pertama dalam sejarah yang menang tujuh kali beruntun dengan dua motor berbeda
Bisa menang Grand Prix tujuh kali beruntun adalah sebuah prestasi tersendiri. Bisa menang tujuh kali beruntun dengan dua pabrikan berbeda adalah pencapaian bersejarah. Hanya Marc Marquez yang bisa melakukannya.
Marquez mengukir sejarah sebagai pembalap pertama yang bisa menang tujuh kali beruntun dengan dua motor berbeda. Pada 2014, ia dominan bersama Honda. Kini pada 2025, The Ant of Cervera dominan bersama Ducati.
MotoGP 2025 masih menyisakan delapan seri balap. Perlombaan berikutnya bakal digelar di Catalunya pada 5—7 September 2025. Deretan hal serbapertama apa lagi yang akan tercipta?