Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Telat Adaptasi, Jonatan Christie Gugur di Babak 32 Besar Japan Open 2026
Jonatan Christie di 8 Besar Indonesia Open 2026, Jumat (5/6/2026). (IDN Times/Aditya Mustaqim)
  • Jonatan Christie tersingkir di babak 32 besar Japan Open 2026 setelah kalah dua gim langsung dari Panitchapon Teeraratsakul asal Thailand.
  • Jojo mengaku kesulitan beradaptasi dengan kondisi shuttlecock yang berbeda dan perubahan gaya bermain lawan, membuatnya kehilangan ritme permainan.
  • Kekalahan ini menjadi kontras dengan kemenangan Jojo atas lawan yang sama di semifinal Indonesia Open 2026, menyisakan dua wakil tunggal putra Indonesia di turnamen tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Jonatan Christie harus tersingkir di babak awal Japan Open 2026. Berlaga di Tokyo, Selasa (14/7/2026), dia kalah dari wakil Thailand, Panitchapon Teeraratsakul.

Jojo (sapaan akrab Jonatan) kalah dua game langsung dari Teeraratsakul, 16-21, 14-21. Dia mengaku kekalahan ini terjadi lantaran dia telat beradaptasi dengan situasi yang ada di lapangan.

1. Shuttlecock dan cara bermain merepotkan

Alwi Farhan vs Jonatan Christie di 16 Besar Indonesia Open 2026, Kamis (4/6/2026). (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Ditemui selepas laga, Jojo mengaku kondisi shuttlecock saat laga berbeda dengan kemarin ketika melakukan uji lapangan. Selain itu, dia juga kerepotan oleh perubahan cara main lawannya.

"Kondisi shuttlecock-nya cukup berbeda dari kemarin saya tes lapangan. Hari ini jauh lebih kencang. Jadi tadi juga sebenarnya sedikit berubah cara mainnya. Tadi masih kurang bisa mengatasi perubahan cara bermainnya itu," kata Jojo dalam keterangan resmi.

2. Terlambat bereaksi di game kedua

Alwi Farhan vs Jonatan Christie di 16 Besar Indonesia Open 2026, Kamis (4/6/2026). (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Jojo mengaku juga terlambat bereaksi dan beradaptasi atas beberapa perubahan yang ada di game kedua. Adapun ketika ritme itu sudah didapat, selisih poin dengan lawan sudah terlampau jauh.

"Bisa dibilang juga saya terlambat bereaksi dan beradaptasi terutama di game kedua. Sempat ambil beberapa poin beruntun, tapi sudah terlalu jauh beda jaraknya, cukup sulit untuk mengejar," kata Jojo.

3. Beda dengan semifinal Indonesia Open 2026

Alwi Farhan vs Jonatan Christie di 16 Besar Indonesia Open 2026, Kamis (4/6/2026). (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Kekalahan tersebut sekaligus menjadi hasil berbeda bagi Jojo setelah sebelumnya mampu mengatasi lawan yang sama pada semifinal Indonesia Open 2026 dengan skor 16-21, 21-10, 21-12.

Dengan gugurnya Jojo, tunggal putra Indonesia menyisakan dua wakil saja. Hanya tersisa Alwi Farhan dan Moh. Zaki Ubaidillah selaku tunggal putra Merah Putih di Japan Open 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article