Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi biliar
ilustrasi biliar (unsplash.com/Marco Leal)

Intinya sih...

  • Perhatikan berat dan panjang stik yang ideal

  • Panjang stik harus sesuai dengan postur tubuhmu

  • Stik dari kayu maple direkomendasikan untuk pemula

  • Pastikan serat kayunya lurus dan tidak melengkung

  • Cek kondisi tip dan ferrule di ujung stik

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bermain biliar memang seru untuk dilakukan bersama teman-teman saat akhir pekan. Namun, bagi kamu yang baru ingin menekuni hobi ini secara serius, menggunakan stik lokasi atau house cue terkadang terasa kurang maksimal. Berlatih memakai stik sendiri tentu akan membantu kamu lebih konsisten dalam melatih feeling dan akurasi pukulan.

Jangan asal pilih hanya karena motifnya keren, ada beberapa aspek teknis yang harus kamu perhatikan agar stik biliar benar-benar nyaman saat digunakan. Yuk, simak panduan memilih stik biliar untuk pemula berikut agar level permainanmu meningkat!

1. Perhatikan berat dan panjang stik Ideal

Memilih berat stik adalah langkah pertama yang krusial bagi tiap pemain biliar pemula. Umumnya, stik biliar memiliki rentang berat antara 18 hingga 21 ons yang bisa disesuaikan dengan kekuatan tanganmu. Untuk pemula, disarankan memilih berat sekitar 19 ons karena paling seimbang untuk melakukan berbagai jenis pukulan dasar.

Selain berat, panjang stik juga harus disesuaikan dengan postur tubuh kamu agar posisi menembak tetap stabil. Standar panjang stik biliar biasanya adalah 57 atau 58 inci. Ini cocok untuk rata-rata tinggi badan orang dewasa. Pastikan kamu mencoba memegangnya terlebih dahulu untuk merasakan apakah distribusi stik terasa pas di tangan atau tidak.

2. Pilih material kayu yang berkualitas

Material pembuatan stik sangat memengaruhi getaran dan kenyamanan saat ujung stik mengenai bola putih. Kayu maple adalah pilihan yang paling populer dan direkomendasikan untuk para pemain yang baru memulai. Kayu jenis ini dikenal memiliki daya tahan yang baik serta mampu memberikan feedback yang solid saat dipukul.

Meski saat ini sudah banyak stik berbahan karbon atau fiberglass, kayu tetap menjadi primadona karena harganya yang lebih terjangkau bagi pemula. Kayu memberikan kesan klasik dan natural yang membantu kamu membangun insting bermain dengan lebih baik. Pastikan serat kayunya lurus dan tidak ada bagian yang terlihat melengkung agar akurasi tetap terjaga.

3. Cek kondisi tip dan ferrule di ujung stik

Bagian ujung stik atau tip adalah komponen yang bersentuhan langsung dengan bola, sehingga kualitasnya sangat menentukan. Untuk pemula, sebaiknya pilih tip dengan tingkat kekerasan medium agar lebih mudah mengontrol bola putih. Tip yang keras biasanya lebih sulit untuk menghasilkan efek putaran atau spin bagi mereka yang baru belajar.

Selain itu, perhatikan juga bagian ferrule, yaitu bagian putih penyangga tip agar stik tidak mudah retak. Pastikan ferrule terpasang dengan kuat dan tidak goyang saat stik digetarkan. Diameter ujung stik sekitar 12,5 mm hingga 13 mm adalah ukuran standar yang paling aman untuk melatih ketepatan tembakan kamu.

4. Sesuaikan dengan bujet dan kenyamanan grip

Sebagai pemula, kamu tidak perlu langsung merogoh kocek terlalu dalam untuk membeli stik profesional yang harganya jutaan rupiah. Saat ini, banyak merek stik biliar entry level hingga mid-range yang menawarkan kualitas mumpuni dengan harga yang masih ramah di kantong pelajar atau mahasiswa. Fokuslah pada fungsi dan kenyamanan terlebih dahulu sebelum mengejar prestise merek ternama.

Jangan lupa juga untuk mengecek bagian grip atau pegangan stik, apakah kamu lebih suka bahan linen, kulit, atau kayu polos. Grip yang nyaman akan mencegah tanganmu tergelincir akibat keringat saat konsentrasi penuh di tengah pertandingan. Cobalah beberapa jenis pegangan di toko olahraga untuk menemukan mana yang paling pas dengan karakteristik genggaman tanganmu.

Memilih stik biliar harus teliti untuk pemula agar progres latihanmu lebih terasa dampaknya. Setelah punya stik biliar sendiri, jangan lupa untuk rutin merawatnya agar tidak melengkung, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team