Lewis Hamilton adalah pembalap bintang Formula 1 yang menorehkan lebih dari 100 kemenangan Grand Prix. Dirinya menjadi satu-satunya pembalap berkulit hitam dalam olahraga ini dan memutuskan bergabung dengan Ferrari menjelang 2025. Kepindahannya dari tim sebelumnya adalah langkah besar yang membawanya keluar zona nyaman.
Saat mempertimbangkan keputusan untuk pindah ke Ferrari, Lewis Hamilton menyadari bahwa ketakutan terhadap rasisme hampir membatalkan niat membela tim baru. Dia sangat memahami risiko pelecehan rasial, mengingat banyak atlet berkulit hitam dalam olahraga Italia yang mengalami perlakuan buruk. Akan tetapi, Lewis Hamilton memilih untuk melawan dan memastikan bahwa perjuangan menentang rasisme akan terus berlanjut.
