Jakarta, IDN Times - Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, memetik pelajaran berharga di Moto3 San Marino 2026, akhir pekan lalu. Veda menjadikan kegagalan di Misano sebagai bahan bakar motivasinya untuk mengaspal di seri Austria, 18-20 September 2026 mendatang.
Veda hanya finis pada peringkat 18 di Misano. Hasil kualifikasinya juga kurang baik, yang membuat Veda memulai balapan dari posisi belakang, grid 15, maju satu tempat akibat ada pesaingnya yang terkena penalti.
"Saya tahu harus memperbaiki diri dan memahami bagian mana yang bisa ditingkatkan karena hasil di Misano bukan yang kami inginkan," kata Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia.
