Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Pemain Argentina Alumnus Piala Dunia U-17 yang Merumput di Eropa

5 Pemain Argentina Alumnus Piala Dunia U-17 yang Merumput di Eropa
Exequiel Palacios saat membela Bayer Leverkusen di Bundesliga Jerman. (instagram.com/exepalaciosok)
Share Article

Kiprah tim junior Argentina di Piala Dunia U-17 2023 Indonesia patut diacungi jempol usai melenggang ke semifinal. Negara Amerika Selatan itu masuk salah satu kandidat juara berkat kemenangan besar melawan Brasil (3-0) dan Venezuela (5-0) pada babak gugur. 

Dikenal sebagai negara pencetak pemain sepak bola berbakat, Argentina bukanlah tim yang asing di Piala Dunia U-17. Sayangnya, Argentina belum pernah sekali pun memenangi turnamen junior terbesar yang pertama kali digelar pada 1985 itu. 

Meski begitu, dalam 12 tahun terakhir, terdapat 5 pemain berkebangsaan Argentina alumnus Piala Dunia U-17 yang berkarier di Eropa. Mereka merumput di salah satu benua terbaik jika menyangkut sepak bola.

1. Julian Chicco jadi gelandang bertahan CD Leganes

Julián Chicco saat memperkuat Leganes. (instagram.com/julianchicco)
Julián Chicco saat memperkuat Leganes. (instagram.com/julianchicco)

Julián Chicco terpilih untuk mengisi skuad Argentina di Piala Dunia U-17 2015 Chile. Ia bahkan jadi tulang punggung La Albiceleste muda untuk mengisi pos gelandang bertahan. Sayangnya, timnya harus pulang lebih awal karena kalah tiga kali berturut-turut pada babak penyisihan grup.

Gagal bersinar di Piala Dunia U-17, Chicco pun melanjutkan kariernya sebagai pemain profesional di Boca Juniors II. Pada 2021, ia ditarik untuk bermain di Sarmiento Junin dan pindah ke CA Colon setahun berikutnya. Pada musim panas 2023, Chicco menerima tawaran bermain di Eropa bersama CD Leganes dan masuk sebagai pemain inti. 

2. Gianluca Mancuso memilih bermain di Steaua Bucuresti

Gianluca Mancuso (kanan) saat berlatih bersama Steaua Bucharest. (instagram.com/gianlumancuso5)
Gianluca Mancuso (kanan) saat berlatih bersama Steaua Bucharest. (instagram.com/gianlumancuso5)

Gianluca Mancuso ditunjuk sebagai gelandang tengah utama di skuad Argentina di Piala Dunia U-17 2015 Chile. Dalam turnamen itu, ia selalu diturunkan dalam tiga pertandingan fase grup. Namun, ia gagal membawa timnya lolos ke babak 16 besar usai menelan tiga kekalahan beruntun.

Sesuai Piala Dunia U-17, Mancuso melanjutkan kariernya di tim junior Velez Sarsfield pada 2017—2019. Ia akhirnya bergabung dengan tim junior Real Valladolid pada 2019 dan sempat berganti tim di Spanyol. Pada musim panas 2023, ia direkrut Steaua Bucuresti di Liga 2 Rumania.

3. Bruno Amione belum jadi bek tengah andalan Hellas Verona

Bruno Amione saat membela Hellas Verona. (instagram.com/brunoamione)
Bruno Amione saat membela Hellas Verona. (instagram.com/brunoamione)

Bruno Amione berhasil masuk skuad La Albiceleste junior di Piala Dunia U-17 2019 Brasil . Pemain muda ini berhasil menunjukkan kualitasnya ketika berperan sebagai bek tengah di Argentina U-17. Ia berhasil mengantarkan timnya melaju sampai babak 16 besar sebelum dihentikan Paraguay dengan skor 2-3.  

Melihat penampilan apiknya di Piala Dunia U-17, Amione ditarik untuk mengisi skuad Belgrano II pada 2019. Pada 2020, ia pun direkrut Hellas Verona untuk menambah pemain belakang. Sayangnya, ia gagal menembus tim inti dan sempat dipinjamkan kepada Reggina dan Sampdoria.

4. Exequiel Palacios jadi andalan lini serang Bayer Leverkusen

Exequiel Palacios saat membela Bayer Leverkusen. (instagram.com/exepalaciosok)
Exequiel Palacios saat membela Bayer Leverkusen. (instagram.com/exepalaciosok)

Exequiel Palacios ditunjuk mengisi skuad Argentina junior di Piala Dunia U-17 2015 Chile bersama Chicco dan Mancuso. Namun, ia baru dipilih untuk masuk starting line-up pada laga kedua dan ketiga. Sama seperti pemain lainnya, Palacios pun gagal bersinar usai Argentina babak belur di turnamen ini. 

Meski gagal unjuk gigi bersama Argentina U-17, Palacios mampu menunjukkan kemampuannya di River Plate. Pada 2020, ia menerima tawaran bermain dari Bayer Leverkusen. Kini, pemain berusia 25 tahun ini sukses jadi gelandang tengah andalan Die Werkself. 

5. Lucas Ocampos jadi andalan lini serang Sevilla

Lucas Ocampos ketika memperkuat Sevilla. (instagram.com/lucasocampos11)
Lucas Ocampos ketika memperkuat Sevilla. (instagram.com/lucasocampos11)

Lucas Ocampos termasuk salah satu pemain yang mengisi skuad Argentina di Piala Dunia U-17 2011 Meksiko. Ia ditunjuk sebagai pemain sayap kiri utama di skuad muda La Albiceleste. Namun, ia hanya mampu membawa Argentina melaju ke babak 16 besar usai ditundukkan Inggris lewat adu penalti.

Penampilan apiknya di Piala Dunia U-17 mengantarkan Ocampos dipromosikan ke tim senior River Plate pada 2011. Setahun berikutnya, ia langsung mendapat tawaran bermain dari AS Monaco. Sebelum membela Sevilla sejak 2019, Ocampos sempat membela beberapa klub besar Eropa, termasuk Olympique Marseille, AC Milan, Genoa, dan Ajax Amsterdam.

Kelima pemain di atas membuktikan bahwa Piala Dunia U-17 menjadi ajang unjuk gigi talenta muda sebelum melanjutkan kariernya di tim senior. Meski tak membawa timnya menjadi juara, pemain Argentina di atas mampu menarik perhatian tim-tim Eropa yang membutuhkan talenta muda.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Brahm
EditorBrahm

Related Articles

See More

Jadwal Piala Dunia 2026 Sabtu 27 Juni: Uruguay vs Spanyol dan Cape Verde vs Arab Saudi

27 Jun 2026, 04:30 WIBSport