Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Alex Manninger, Kiper Pelapis Krusial saat Arsenal Berjaya pada 1998

Alex Manninger, Kiper Pelapis Krusial saat Arsenal Berjaya pada 1998
ilustrasi sarung tangan kiper (unsplash.com/edocipollinii)
Intinya Sih
  • Alex Manninger, mantan kiper Arsenal asal Austria, meninggal tragis pada 16 April 2026 setelah tertabrak kereta di dalam mobilnya.
  • Manninger berperan penting dalam kesuksesan Arsenal meraih double winners musim 1997/1998 dan mendapat medali juara meski hanya tampil enam kali di Premier League.
  • Sepanjang kariernya, Manninger membela banyak klub Eropa termasuk Juventus dan Liverpool, serta mencatat 33 caps bersama tim nasional Austria sebelum pensiun pada 2017.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kabar duka datang dari Austria. Salah satu legenda sepak bola mereka, Alex Manninger, meninggal dunia secara tragis pada 16 April 2026. Mantan pemain yang berposisi sebagai kiper yang lahir pada 4 Juni 1977 ini berpulang usai tertabrak kereta di dalam mobilnya.

Arsenal merupakan salah satu klub yang diperkuat Manninger. Penjaga gawang setinggi 1,89 meter ini membela mereka pada 1997—2002. Manninger paling diingat karena kontribusinya membantu The Gunners meraih double winners pada musim debutnya.

1. Alex Manninger mendapat pengecualian dari EPL karena peran krusialnya pada 1997/1998

Alex Manninger bergabung dengan Arsenal dari Grazer AK pada musim panas 1997. Ia dipercaya untuk menjadi kiper pelapis bagi David Seaman. Kesempatan untuk Manninger datang ketika Seaman mengalami cedera pada Januari 1998. Ia pun mengukir debutnya di English Premier Legue (EPL) pada hari terakhir bulan tersebut. Manninger tampil apik hingga Arsenal menang 3-0 atas Southampton. Manninger lantas tetap bermain dalam lima pertandingan berikutnya. Hebatnya, ia menyapu bersih semuanya dengan cleansheet dan empat di antaranya dengan kemenangan. Manninger membantu Arsenal mengalahkan Chelsea 2-0, Crystal Palace 1-0, Wimbledon 1-0, dan Manchester United 1-0. Mereka cuma gagal menang ketika imbang 0-0 dengan West Ham United.

Performa impresif Manninger tersebut sampai membuatnya terpilih sebagai pemain terbaik EPL edisi Maret 1998. Sayangnya, ia harus kembali ke bangku cadangan karena Seaman yang sudah pulih. Manninger baru mendapat lagi kesempatan pada 6 Mei 1998. Namun, mereka kalah telak 0-4 dari Liverpool. Meski begitu, hasil tersebut tidak terlalu berarti. Sebab, Arsenal sudah mengunci gelar juara. Menariknya, Manninger tetap mendapat medali pada akhir musim. Padahal, EPL mengatur hanya pemain yang tampil minimal sepuluh kali yang berhak menerimanya. Mereka memutuskan untuk memberikan pengecualian karena kesuksesan Arsenal tersebut tidak terlepas berkat kontribusi krusial Manninger dalam enam penampilan pertamanya.

2. Alex Manninger juga membantu Arsenal menjuarai Piala FA 1997/1998

Arsenal bukan hanya menjuarai Premier League pada 1997/1998, melainkan juga Piala FA. Alex Manninger pun ikut berkontribusi dalam keberhasilan ini. Penampilan pertamanya untuk Arsenal bahkan terjadi di Piala FA. Ia debut pada 24 Januari 1998 saat mereka melewati 32 besar dengan kemenangan atas Middlesbrough dengan skor 2-1. Manninger kemudian tampil lagi pada 16 besar. Mereka imbang 0-0 dengan Crystal Palace dan menang 2-1 pada partai ulangan.

Arsenal berhadapan dengan West Ham United pada perempat final. Mereka cuma seri 1-1. Laga ulangan juga berakhir dengan skor yang sama sampai babak tambahan sehingga harus ditentukan dengan adu penalti. Arsenal menang berkat keberhasilan Manninger menahan tendangan Eyal Berkovic dan eksekusi John Hartson serta Samassi Abou yang melenceng. Sayangnya, Manninger tidak bermain pada semifinal dan final karena David Seaman yang sudah pulih dari cedera.

3. Alex Manninger berkelana sampai akhirnya pensiun di Liverpool

Alex Manninger tetap bertahan di Arsenal sampai awal 2002/2003 ketika dijual kepada Espanyol. Namun, semusim sebelumnya, ia sebetulnya sudah tidak berada di Arsenal karena dipinjamkan kepada Fiorentina. Kepindahan Manninger ke Espanyol diwarnai perkara. Klub asal Spanyol itu memutus kontraknya sebulan saja setelah mengakuisisinya. Menurut sejumlah laporan, ini disebabkan Espanyol yang ingin melakukan negosiasi ulang, tetapi tidak terpenuhi.

Pada Januari 2003, Manninger akhirnya melanjutkan kariernya bersama Torino. Ia kemudian berkiprah bersama Bologna, Brescia, Siena, RB Salzburg, Udinese, Juventus, Augsburg, sampai akhirnya pensiun di Liverpool pada 2017. Namun, Manninger tidak membuat penampilan di Udinese dan Liverpool. Di level internasional, Manninger mengoleksi 33 caps bersama Austria. Ia merupakan bagian dari skuad ketika mereka menjadi tuan rumah EURO 2008.

Alex Manninger mungkin bukan bintang besar. Ia mayoritas menghabiskan kariernya sebagai kiper pelapis. Namun, lewat peran tersebut, Manninger setidaknya membantu Arsenal meraih double winners pada 1997/1998. Ia juga bagian dari skuad Juventus yang menjuarai Serie A Italia 2011/2012 meski memang tidak bermain sama sekali.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More