TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

7 Pemain Top Asal Inggris yang Pernah Bermain di MLS, Ada Rooney

MLS pernah disinggahi pemain-pemain top Inggris

cnn.com

Popularitas Major League Soccer alias liga sepak bola Amerika Serikat semakin meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Meski sebenarnya sepak bola bukanlah olahraga favorit di Negeri Paman Sam, semakin banyak mata kini melirik MLS sebagai liga yang menarik untuk disaksikan.

Salah satu sebabnya adalah semakin banyak pemain top dunia yang tertarik untuk bermain di MLS. Itu termasuk pemain-pemain top asal Inggris yang memang memiliki kedekatan kultur dengan AS karena kesamaan bahasa. Siapa saja mereka? Inilah 7 pemain top Inggris yang pernah bermain di MLS.

Baca Juga: 10 Pemain Terbaik dengan Nama Depan David, dari de Gea Hingga Beckham

1. David Beckham 

stylebistro.com

David Beckham bisa dibilang adalah pelopor bagi para pemain bintang Inggris untuk mulai menjajal MLS. Bahkan, ia turut membuka jalan bagi para bintang dari negara lain pula. Popularitasnya yang luar biasa membuat nama MLS sangat terdongkrak dan semakin banyak peminat, baik dari kalangan fans maupun para pemain.

Beckham mulai bermain di MLS pada 2007 kala ia hijrah dari Real Madrid ke Los Angeles Galaxy. Langsung dijadikan kapten semenjak bergabung, Beckham terbukti tak hanya berkontribusi di luar lapangan, tetapi juga di dalam lapangan. Selama 5 musim, Beckham bermain 124 kali bagi LA Galaxy dan mencetak 20 gol serta 42 assist, juga meraih 4 trofi.

2. Steven Gerrard 

irishmirror.ie

Salah satu pemain Inggris yang belakangan mengikuti langkah Beckham bergabung dengan LA Galaxy adalah Steven Gerrard. Gerrard yang membela Liverpool selama 17 musim ternyata tidak menutup kariernya di Inggris, tetapi justru di MLS. Ia bergabung dengan LA Galaxy pada 2015 dan dikontrak selama 18 bulan.

Gerrard bermain 39 kali bagi LA Galaxy selama periode tersebut dan membuat 5 gol serta 15 assist. Namun, Gerrard tak berhasil meraih trofi bersama klub barunya. Setelah kontraknya berakhir, Gerrard memutuskan untuk pensiun pada akhir 2016.

3. Ashley Cole 

espn.com

Ashley Cole juga pernah merasakan bermain di MLS bersama LA Galaxy. Ia bahkan sempat satu tim dengan Gerrard selama setengah musim. Cole mulai menjajal MLS setelah mengakhiri petualangannya yang kurang menyenangkan di Serie A bersama AS Roma. Mulai tersisih di klub besar Eropa, Cole dipercaya lagi menjadi pemain inti bersama LA Galaxy.

Hasilnya, sejak 2016 hingga 2018 Cole mencatat 94 laga bersama LA Galaxy dan menyumbang 3 gol serta 11 assist. Sama seperti Gerrard, Cole gagal membawa LA Galaxy meraih trofi. Selepas kontraknya habis, Cole kembali ke Inggris dan membela Derby County selama setengah musim sebelum akhirnya pensiun.

4. Frank Lampard 

chelsea-news.co

Frank Lampard mengambil langkah yang sedikit berbeda dengan para kompatriotnya. Ia memilih untuk bergabung dengan New York City sejak 2015 hingga 2016 bersama dengan David Villa dan Andrea Pirlo. Sempat terganggu cedera di awal kedatangannya, Lampard kemudian menjadi andalan di lini depan New York City.

Secara total Lampard bermain 31 kali bagi New York City, namun itu disebabkan cedera yang beberapa kali ia alami. Ia menyumbang 15 gol, termasuk hattrick yang membuatnya jadi pemain New York City pertama yang mencetak hattrick. New York City akhirnya menjadi klub terakhir Lampard dan ia pensiun pada 2017.

5. Jermain Defoe 

usatoday.com

Jermain Defoe bermain di MLS justru bukan di penghujung kariernya. Defoe bergabung dengan Toronto FC pada 2014 dan menyepakati kontrak 4 tahun. Namun, pada akhirnya Defoe hanya bertahan semusim di Amerika Serikat dan pulang kembali ke Inggris untuk bergabung dengan Sunderland.

Selama di Toronto, Defoe sebenarnya mencatat statistik yang bagus, yaitu 12 gol dan 3 assist hanya dalam 21 pertandingan. Namun, pergantian pelatih membuat masa depan Defoe tak pasti sehingga akhirnya ia hengkang. Saat ini Defoe yang sudah berusia 38 tahun masih aktif bermain untuk Glasgow Rangers di Liga Skotlandia.

6. Shaun Wright-Phillips  

onceametro.com

Berikutnya ada Shaun Wright-Phillips, pemain sayap lincah yang pernah membela Manchester City dan Chelsea sepanjang kariernya. Wright-Phillips bermain di Amerika Serikat sejak 2015 hingga 2017 dan membela dua klub, yaitu New York Red Bulls dan Phoenix Rising. Namun, Phoenix Rising bukanlah klub MLS, melainkan klub liga kasta kedua di AS.

Wright-Phillips memainkan 25 laga bersama New York Red Bulls di MLS, tetapi statistiknya tak mengesankan, yaitu hanya 1 gol dan 2 assist saja. Setelah membela Phoenix Rising selama semusim, Wright-Phillips pensiun sebagai pemain pada 2019.

Baca Juga: 8 Pemain Inggris dengan Caps Terbanyak hingga Kini, Rooney Termasuk!

Verified Writer

Peter Eduard

Be weird, because being normal is so boring

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya