TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Hal-hal yang Bisa Martin Odegaard Berikan untuk Arsenal

Odegaard pemain bagus, asal bisa beradaptasi saja

instagram.com/realmadrid

Jakarta, IDN Times - Arsenal resmi mendatangkan pemain baru di bursa transfer musim dingin 2021. Ia adalah penggawa asal Norwegia, Martin Odegaard. Ia didatangkan dari Real Madrid dengan status pinjaman hingga akhir musim 2020/21.

Ketika belia, Odegaard sempat dianggap sebagai salah satu talenta menjanjikan. Namun, pada akhirnya ia harus menempuh masa-masa sulit saat membela Heerenveen dan Vitesse Arnhem, sebelum akhirnya benar-benar menunjukkan sinarnya saat membela Real Sociedad.

Apa saja atribut yang dimiliki Odegaard ini? Akankah ia mampu menambah kekuatan lini serang Arsenal?

Baca Juga: Martin Odegaard Bicara Mikel Arteta dan Idolanya di Arsenal

1. Martin Odegaard adalah pemain dengan mindset menyerang

instagram.com/odegaard.98

Dilansir laman Coaches Voice, Odegaard merupakan seorang gelandang dengan mindset menyerang. Ia punya umpan-umpan apik, dibarengi dengan kemampuannya dalam menahan bola, yang membuatnya mampu mengatasi tekanan dari pemain bertahan lawan.

Selain itu, dengan mindset-nya yang memang senang menyerang ini, Martin Odegaard juga punya pemahaman yang baik akan posisi rekan-rekannya di lini serang. Lewat umpannya, ia akan meneruskan progresi serangan kepada rekan-rekannya yang punya posisi lebih bagus di lini depan.

Odegaard juga paham caranya mengatur tempo. Saat harus menyerang dengan cepat, ia sudah tahu ke mana bola akan diarahkan. Ketika memang serangan berpotensi dihentikan lawan, ia akan mengalirkan bola ke posisi yang lebih aman dulu, sembari mencari kawan yang posisinya sudah lebih maju.

Tidak heran selama ajang LaLiga 2019/20, rataan chances created per laga Odegaard bersama Sociedad terbilang tinggi di antara para pemain lain, yakni 2,17 kali. Ia juga memiliki persentase umpan sukses sebesar 84,7 persen, dengan persentase umpan sukses di area sepertiga akhir mencapai 77,2 persen.

2. Bisa dipasangkan dengan Emile Smith Rowe dalam formasi 4-3-3

Martin Odegaard ke Arsenal. (Website/Arsenal.com)

Sebagai murid dari Pep Guardiola, Mikel Arteta tentu ingin menerapkan sistem dua komando lini serang dalam formasi dasar 4-3-3, laiknya duet Kevin De Bruyne-David Silva di Manchester City. Dengan hadirnya Odegaard, skema ini bisa terlaksana.

Nantinya, trio lini tengah Arsenal akan diisi Thomas Partey (atau Granit Xhaka)-Martin Odegaard-Emile Smith Rowe. Martin Odegaard-Smith Rowe akan jadi motor serangan Arsenal, sementara Partey bertugas menjaga kedalaman dan menjadi pemotong serangan lawan.

Dengan adanya dua menara komando ini juga, kreativitas serangan Arsenal akan meningkat. Selain itu, Arteta akan memiliki opsi lain dalam pakem dasar 4-2-3-1 yang biasa diterapkan. Pemain berusia 22 tahun itu dapat saling mengisi di posisi nomor 10 bersama Smith Rome.

Lalu, bagaimana nasib Gabriel Martinelli dan Bukayo Saka? Mereka tentu akan mengokupansi sayap dan diberikan keleluasaan mengacak-ngacak pertahanan lawan, sama seperti trio penyerang di tim Guardiola yang kerap diberikan kebebasan dalam mencari cara untuk mencetak gol.

Baca Juga: [BREAKING] Arsenal Resmi Daratkan Martin Odegaard!

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya