Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Apakah Neymar Layak Masuk Skuad Brasil di Piala Dunia 2026?

Apakah Neymar Layak Masuk Skuad Brasil di Piala Dunia 2026?
potret jersey Timnas Brasil (pexels.com/Lucas Andrade)
Intinya Sih
  • Carlo Ancelotti memutuskan memasukkan Neymar ke skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026 meski banyak pihak meragukan kebugaran dan relevansi sang bintang berusia 34 tahun.
  • Neymar sempat berselisih dengan Ancelotti dan rekan di Santos FC, namun dukungan pemain senior seperti Marquinhos dan Casemiro membuat pelatih akhirnya melunak.
  • Ancelotti memilih mempertahankan Neymar demi pengalaman dan kreativitas, meski harus mencoret penyerang muda Premier League yang sedang on fire seperti Joao Pedro dan Savinho.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Carlo Ancelotti resmi mengumumkan daftar 26 nama pemain Timnas Brasil untuk dibawa ke Piala Dunia 2026 pada Senin malam (18/5/2026) waktu setempat. Salah satu keputusan yang disorot sekaligus memicu perdebatan seantero Brasil karena ia mencantumkan nama Neymar Jr dalam jajaran skuad final Selecao. Banyak yang mempertanyakan relevansi sang megabintang di level internasional, terutama karena sang pelatih tak memanggil penyerang beken lain dari liga top Eropa.

Pemanggilan kembali sang top skor sepanjang masa Timnas Brasil ini dipandang sebagai sebuah perjudian taktis. Neymar yang telah menginjak usia 34 tahun memikul beban sejarah demi menyudahi dahaga trofi kejuaraan dunia selama lebih dari 2 dekade. Banyak pihak mempermasalahkan apakah daya magis yang tersisa pada dirinya masih mampu menutupi penurunan drastis pada aspek kebugaran fisiknya.

1. Selain masalah kebugaran, Neymar Jr juga kerap bikin huru-hara internal di Santos FC

Neymar Jr telah mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya untuk memulihkan kebugarannya bersama klub lamanya, Santos FC, usai didera rangkaian cedera selama beberapa tahun terakhir. Mantan penyerang Paris Saint-Germain itu sempat menderita robek anterior cruciate ligament (ACL) saat membela negaranya dalam laga kualifikasi menghadapi Uruguay pada Oktober 2023 silam. Tim medis kemudian melakukan tindakan operasi pada lutut kiri sang pemain demi memperbaiki jaringan sendi yang rusak agar ia dapat merumput kembali ke lapangan.

Dalam 15 laga terakhir bersama Santos FC, Neymar berhasil menyumbangkan 6 gol dan 4 assist di semua kompetisi pada 2025/2026. Meskipun demikian, para pengamat sepak bola lokal tetap menilai performa aktual sang pemain sudah tidak lagi se-eksplosif seperti masa-masa keemasannya. Dilansir The Athletic, jurnalis olahraga senior Douglas Ceconello bahkan menulis sebuah ulasan yang menyebutkan jika sang megabintang telah kehilangan akselerasi serta kemampuan dribel yang dahulu menjadi ciri khas utamanya.

Rangkaian masalah penurunan fisik ternyata bukan satu-satunya catatan miring perjalanan karier Neymar di Serie A Liga Brasil pada 2026. Ia berulang kali memicu friksi internal lantaran sering terlibat perselisihan dengan pemain muda yang merupakan rekan satu timnya di Santos FC. Baru-baru ini, iai juga sempat meluapkan kemarahan di pinggir lapangan akibat adanya salah paham terkait keputusan substitusi pemain yang dilakukan jajaran staf pelatih.

Neymar melanjutkan rangkaian aksi kontroversial dengan beradu argumen dengan para penggemar usai laga yang berakhir imbang melawan Recoleta FC. Ia bahkan nekat mempertontonkan gestur provokatif dengan menutup kedua telinganya saat menerima cemoohan fans menyusul kekalahan di markas sendiri saat bersua Fluminense. Rentetan perilaku buruknya menjadi pertanyaan apakah karakter temperamental yang ia pertontonkan masih layak memikul ekspektasi publik atau justru akan berubah menjadi bom waktu emosional di Piala Dunia 2026 nanti.

2. Hubungan Neymar Jr dan Carlo Ancelotti sempat memburuk, tetapi akhirnya dibujuk pemain senior

Dinamika hubungan personal antara Carlo Ancelotti dan Neymar Jr sempat diwarnai ketegangan menjelang momen pengumuman nama-nama skuad final ke publik. Sang juru taktik asal Italia itu berulang kali menunjukkan kegusaran karena para jurnalis selalu mencecar dirinya dengan pertanyaan mengenai kelayakan Neymar dalam setiap konferensi pers. Ketegangan psikologis antara keduanya akhirnya mencapai memuncak melalui sebuah rekaman video kontroversial yang mendadak viral di berbagai platform media sosial.

Rekaman video amatir tersebut memperlihatkan momen ketika Neymar tengah berbaring di meja pijat ruang medis Santos FC sambil menyaksikan jalannya siaran langsung pengumuman nama pemain. Ia tampak melontarkan seloroh sinis ke arah televisi saat mengetahui namanya dicoret dari daftar pemain untuk jeda internasional terakhir. Kalimat sindiran bernada ejekan dirasa telah mengusik wibawa serta otoritas sang pelatih di hadapan para pemain Timnas Brasil.

Ancelotti akhirnya melunakkan sikap dinginnya seiring dengan makin dekatnya tenggat waktu pendaftaran pemain ke FIFA. Barisan pemain senior Timnas Brasil dikabarkan sampai membujuk sang pelatih agar mau mengubah sudut pandangnya jelang pengumuman resmi. Marquinhos, Casemiro, dan Raphinha menyuarakan tuntutan mereka agar Neymar tetap dibawa ke turnamen demi menjaga stabilitas serta moralitas ruang ganti Selecao.

Raphinha bahkan menegaskan keyakinannya dalam sebuah wawancara eksklusif bersama TV Globo, Neymar merupakan satu-satunya sosok yang mampu mengantarkan Brasil meraih gelar juara dunia keenam. Ancelotti pun langsung mengambil langkah strategis guna meredam potensi gesekan ego bintang dengan mengeluarkan pernyataan tegas dan mengikat di hadapan awak media. Ia menegaskan kewajiban taktis yang sepenuhnya setara dengan 25 nama pemain lainnya tanpa hak istimewa apapun di dalam tim.

3. Demi perjudian taktis, Carlo Ancelotti tak membawa nama-nama potensial dari Premier League

Badai cedera yang melanda lini serang Brasil menjadi faktor krusial yang memaksa Carlo Ancelotti merombak rencana taktis sejak awal 2026. Penyerang sayap andalan Real Madrid, Rodrygo, dipastikan harus menepi dalam jangka waktu lama akibat cedera ACL. Belum sampai di situ, Selecao kembali menerima pukulan tatkala talenta muda Estevao Willian diprediksi tak bisa pulih tepat waktu dari cedera hamstring saat membela Chelsea pada April lalu.

Kehilangan dua penyerang sayap dinamis seketika merusak cetak biru lini serang Brasil dan menimbulkan lubang kreativitas masif di sektor sepertiga akhir. Situasi darurat ini memaksa Ancelotti berpaling kembali pada faktor pengalaman historis dalam menghadapi turnamen besar yang dimiliki Neymar Jr. Sang pelatih memutuskan untuk memanggil kembali sang pemain dengan harapan bisa menghidupkan kembali magis kreativitas permainan timnas yang sempat meredup.

Keputusan taktis yang diambil Anclotti kemudian diperdebatkan berbagai kalangan karena dinilai mengabaikan prinsip meritokrasi berbasis performa klub. Sang pelatih memilih untuk mencoret deretan penyerang yang sedang dalam puncak performa mereka di English Premier League. Joao Pedro secara mengejutkan harus merelakan tempatnya di skuad walaupun ia tampil ciamik dengan mengemas 15 gol serta 5 assist musim ini.

Timnas Brasil juga mengabaikan nama-nama potensial lainnya seperti Igor Jesus (Nottingham Forest), Savinho (Manchester City), hingga Gabriel Jesus (Arsenal). Langkah ini memicu pro-kontra mengenai ketepatan mengandalkan romantisme masa lalu sang veteran di tengah tuntutan permainan modern sarat intensitas fisik. Secara tidak langsung, Neymar bakal dituntut tampil cela mengingat beberapa nama besar tersingkirkan demi mengakomodir dirinya.

Carlo Ancelotti telah mengambil keputusan final dengan memercayakan Neymar Jr dalam mengarungi ketatnya persaingan di Piala Dunia 2026. Lembaran sejarah sepak bola dunia akan segera membuktikan dampak nyata dari langkah berisiko ini bagi karier penutup Neymar maupun ambisi besar Brasil dalam merengkuh kejayaanya kembali.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More