5 Pencetak Gol Portugal di Piala Dunia 2026, Ronaldo Teratas

- Portugal tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 0-1 dari Spanyol lewat gol Mikel Merino pada menit akhir pertandingan.
- Cristiano Ronaldo menjadi top skor Portugal dengan tiga gol dari lima laga, termasuk dua ke gawang Uzbekistan dan satu penalti kontra Kroasia.
- Selain Ronaldo, Rafael Leao, Goncalo Ramos, Nuno Mendes, dan Joao Neves masing-masing menyumbang satu gol selama turnamen berlangsung.
Tim Nasional Portugal gagal mengalahkan Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Mereka takluk dengan skor tipis 0-1 lewat gol Mikel Merino pada injury time babak kedua. Kekalahan tersebut sekaligus menutup perjuangan lima pemain yang telah menyumbang gol. Itu termasuk Cristiano Ronaldo yang menjadi top skor.
1. Cristiano Ronaldo menyumbang tiga gol
Dengan usia yang tak lagi muda, Cristiano Ronaldo masih menjadi bagian penting di skuad Portugal untuk bersaing di Piala Dunia 2026. Pemain berusia 41 tahun tersebut menjadi ujung tombak utama dengan total 441 menit dalam 5 laga. Ia memuncaki daftar ini dengan torehan tiga gol.
Dua gol pertama pemain dengan nomor punggung 7 tersebut hadir dalam kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan sebagai tim debutan. Gol pertama membawa timnya unggul cepat pada menit 6, sementara gol kedua tercipta pada menit 39 dan membuat Portugal unggul 3-0. Lalu, satu gol lainnya tercipta lewat titik penalti pada menit 68 yang sekaligus menjadi penyama kedudukan saat berjumpa Kroasia. Sayangnya, kontribusi gol sang kapten tak berlanjut pada babak 16 besar.
2. Rafael Leao mendapat menit bermain minim dan mencetak satu gol
Rafael Leao tak benar-benar menjadi pilihan utama di skuad asuhan Roberto Martinez. Satu-satunya laga yang ia mainkan selama 90 menit ialah ketika Portugal berjumpa Kroasia. Dari total 155 menit bermain dalam 5 laga, winger AC Milan tersebut menjebloskan 1 gol dan 1 assist.
Gol pemain berusia 27 tahun tersebut hadir dalam kemenangan telak atas Uzbekistan. Ia menutup pesta gol Portugal dengan sepakan kaki kanan pada menit 87. Sementara itu, assist-nya hadir untuk gol penentu kemenangan atas Kroasia yang dicetak Goncalo Ramos.
3. Goncalo Ramos mencetak gol kemenangan atas Kroasia
Tak hanya di Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos juga hanya menjadi pelapis di Portugal selama Piala Dunia 2026. Pemain kelahiran 20 Juni 2001 itu bahkan hanya mendapat kesempatan bermain selama 24 menit dalam 2 laga. Ia berhasil menyita perhatian dengan menjadi penentu kemenangan atas Kroasia.
Ramos hanya bermain selama 27 menit dalam duel kontra Kroasia. Ia masuk untuk menggantikan Joao Cancelo sejak menit 63. Kepercayaan tersebut dijawab dengan sebuah gol lewat sundulan yang mengungguli dua pemain dalam duel udara pada menit 90+4, menyambut umpan Rafael Leao.
4. Nuno Mendes membobol gawang Uzbekistan lewat tendangan bebas
Setelah melewati periode gemilang bersama Paris Saint-Germain, Nuno Mendes menjadi pilihan utama di sisi kiri pertahanan Portugal selama Piala Dunia 2026. Roberto Martinez memberinya kesempatan bermain selama 398 menit dalam 5 laga. Ia berhasil mengoleksi satu gol yang tercipta dalam kemenangan telak atas Uzbekistan.
Gol Mendes hadir melalui eksekusi sempurna dari tendangan bebas. Dengan shooting keras kaki kiri, ia membobol gawang lawan pada menit 17 yang sekaligus membawa timnya unggul 2-0. Sayangnya, kontribusi golnya berhenti sampai di situ.
5. Joao Neves menjadi pencetak gol pertama
Joao Neves menempati urutan terakhir daftar ini. Selain memainkan peran krusial di sektor tengah dengan 391 menit bermain dalam 5 laga, ia juga berhasil mengemas 1 gol. Gol itu menjadikannya sebagai pencetak gol pertama Portugal di Piala Dunia 2026.
Gol pemain Paris Saint-Germain tersebut hadir dalam laga menghadapi Kongo pada laga pertama fase grup. Ia membawa Portugal unggul lebih dahulu dengan sundulan pada menit 6. Sayangnya, Kongo menyamakan kedudukan dan menutup laga dengan skor 1-1.
Di balik kegagalan ini, lini serang Portugal terlihat kurang produktif. Mereka gagal mencetak gol dalam dua laga berbeda. Terhentinya Portugal pada babak 32 besar juga menjadi penutup kiprah panjang sang top skor, Cristiano Ronaldo.


















