Arema Tak Silau dengan Catatan Positif saat Lawan Persija

Arema FC menghadapi Persija Jakarta pada pekan keenam Super League 2026/27 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu 21 Oktober 2026.
Arema memenangi dua lawatan terakhir ke markas Persija, yakni 3-1 pada 2024/25 dan 1-0 pada 2025/26, termasuk kemenangan di Stadion Patriot.
Pelatih Marcos Santos menegaskan statistik tidak menentukan laga; Arema harus tampil kuat, fokus, dan terorganisasi demi menyajikan duel menarik melawan Persija.
Jakarta, IDN Times - Arema FC akan melakoni duel ketat melawan salah satu pesaingnya, Persija Jakarta, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026). Duel ini begitu menarik, karena rekor Arema yang gemilang saat bertandang ke stadion dengan status markas Persija.
Meski begitu, pelatih Arema, Marcos Santos, enggan silau dengan torehan positif timnya jelang duel. Bagi Santos, situasi bisa saja berubah karena pertandingan sepak bola selalu dinamis.
1. Menang dua kali beruntun dalam laga tandang

Careca saat merayakan gol ke gawang Persik Kediri. (Dok. Media Officer Arema FC) Tercatat, dalam dua lawatan terakhir Arema FC ke stadion yang menjadi markas Persija, tepatnya pada musim 2024/25 dan 2025/26, Singo Edan selalu menang. Pada musim 2024/25, mereka menang 3-1.
Kemudian, pada musim 2025/26, Arema kembali meraih kemenangan atas Persija 2-0, dengan status sebagai tim tamu di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
2. Tak mau fokus ke statistik

Pelatih Arema FC, Marcos Santos. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama) Terlepas dari catatan itu, Santos tak mau jemawa. Menurutnya, yang akan menentukan hasil di lapangan nanti bukan statistik, melainkan performa para pemain Arema di lapangan.
"Statistik memang penting. Tapi, statistik tidak bermain di lapangan. Kami tetap harus menjalankan tugas sendiri, masuk ke pertandingan dengan kuat, berkonsentrasi, dan menjaga organisasi permainan," ujar Santos dalam sesi jumpa pers jelang laga, Selasa (20/10/2026).
3. Berharap Persija vs Arema sajikan tontonan menarik

Samuel Otusanya saat mencetak gol untuk Arema FC. (Dok. Media Officer Arema FC) Santos berharap, dengan nama besar yang disandang Arema dan Persija di sepak bola Indonesia, kedua tim bisa menyajikan tontonan yang menarik. Dia ingin ada adu strategi dan kemampuan yang intens di atas lapangan.
"Persija dan Arema merupakan dua tim besar dalam sepak bola Indonesia. Saya berharap kedua tim bisa menyajikan pertandingan yang bagus bagi para penonton, baik yang ke stadion maupun menonton dari televisi," kata Santos.























