Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arsenal Tumbang Gegara Lapangan Kering?
tampilan dalam Emirates Stadium, kandang Arsenal (unsplash.com/Nelson Ndongala)
  • Arsenal kalah 1-2 dari Bournemouth di Emirates Stadium, membuat posisi mereka di klasemen Premier League terancam jika Manchester City menang atas Chelsea.
  • Viktor Gyokeres menyebut kondisi lapangan yang kering mengganggu skema permainan Arsenal dan membuat bola sulit dikendalikan sepanjang laga.
  • Mikel Arteta menilai timnya tampil di bawah standar, gagal menjaga konsistensi serta kurang fokus dalam memanfaatkan peluang penting selama pertandingan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Hasil negatif diraih Arsenal saat menjamu AFC Bournemouth di Emirates Stadium, Sabtu (11/4/2026). Dalam duel tersebut, Arsenal justru tumbang dengan skor 1-2 dan membuat posisinya menjadi rawan di papan klasemen Premier League.

Karena kalah, Arsenal berpotensi terpangkas keunggulannya jadi enam poin, jika Manchester City menang atas Chelsea di Stamford Bridge, malam nanti WIB. Andai itu terjadi, maka bukan gak mungkin Arsenal menemui kesulitan dalam mewujudkan ambisinya jadi juara Premier League.

Torehan buruk ini, dijelaskan oleh bomber Arsenal, Viktor Gyokeres, karena faktor non-teknis. Menurut Gyokeres, situasi di lapangan membuat permainan Arsenal jadi gak maksimal. Kira-kira apa alasannya?

1. Lapangan kering, skema gak berjalan

Menurut Gyokeres, Arsenal kalah karena skema permainannya terganggu oleh kondisi lapangan yang kering. Rumputnya menjadi terlalu dangkal dan tidak berada dalam ketebalan prima, sehingga bola susah dikendalikan.

"Kami terus berusaha hingga akhir pertandingan, tetapi lapangan agak kering. Jujur saja, jadi itu tidak membantu," kata Gyokeres, dilansir BBC Sports.

2. Harusnya bisa cari solusi

Meski begitu, Gyokeres juga mengakui performa Arsenal di bawah standar. Mereka, dijelaskan eks-bomber Sporting Lisbon tersebut, gagal mencari solusi ketika tertinggal. Terlebih, penyelesaian akhir The Gunners mendadak melempem saat mencapai sepertiga akhir lapangan.

"Kami ingin memenangkan semua pertandingan yang dijalani. Tapi, tentu saja kami semua harus bermain lebih baik dan memanfaatkan peluang," ujar Gyokeres.

3. Kesalnya Arteta lihat Arsenal jeblok

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Menurut Arteta, Arsenal kalah karena performa yang jeblok, gagal menjaga konsistensi permainan. Dia menilai timnya masih harus jeli dalam memanfaatkan peluang dan menjaga fokus di momen penting.

"Di pertandingan tadi, banyak hal yang masih jauh dari level kami. Padahal, seharusnya bisa kami tunjukkan," ujar Arteta, dilansir Metro.

Editorial Team