Performa Arsenal Justru Merosot di Momen Krusial Perburuan Gelar

- Arsenal kalah 1-2 dari Bournemouth di Emirates Stadium meski mendominasi laga, hanya mencetak gol lewat penalti Viktor Gyokeres.
- Kekalahan ini membuat jarak Arsenal dengan Manchester City terpangkas menjadi sembilan poin, dan bisa menyusut lagi jika City menang atas Chelsea.
- Dalam empat laga terakhir, Arsenal sudah tiga kali kalah di semua kompetisi, sementara Premier League tinggal menyisakan enam pertandingan bagi mereka.
Jakarta, IDN Times - Performa Arsenal justru merosot di momen krusial perburuan gelar Premier League musim 2025/26. Teranyar, mereka ditekuk Bournemouth 1-2 di Emirates Stadium, pada Sabtu (11/4/2026) malam WIB.
The Gunners sebenarnya mendominasi, tetapi kurang klinis. Mereka hanya mampu mencetak gol lewat hadiah penalti yang dieksekusi Viktror Gyokeres pada menit 35.
Sementara itu, Bournemouth yang juga melepaskan tiga tembakan tepat sasaran jauh lebih tajam. Mereka berhasil menjebol gawang tuan rumah dua kali lewat aksi Eli Junior Kroupi (17') dan Alex Scott (74').
1. Arsenal beri ruang Manchester City mendekat
Kekalahan itu memang tak mengubah posisi Arsenal di puncak klasemen dengan torehan 70 poin dari 32 laga. Namun, hasil buruk di Emirates tersebut memberikan ruang kepada Manchester City untuk mengikis jarak.
Itu karena selisihnya menjadi hanya sembilan poin, dan The Citizens baru melakoni 30 pertandingan. Jika ManCity berhasil membungkam Chelsea malam nanti, jaraknya menjadi enam poin saja.
2. Performa Arsenal lagi merosot
Berdasarkan catatan Opta, rapor Arsenal sedang buruk. Mereka telah menelan tiga kekalahan dalam empat laga terakhir mereka di seluruh kompetisi.
Di Premier League, The Gunners memang baru sekali kalah setelah membukukan empat kemenangan beruntun. Namun, performa yang merosot ini menjadi alarm bahaya dan harus segera dibenahi Mikel Arteta.
Sebab, penurunan ini terasa kontras jika melihat konsistensi mereka sebelumnya. Arsenal hanya menelan tiga kekalahan dalam 49 pertandingan pertama musim ini di semua kompetisi, dengan rincian 37 kemenangan dan sembilan hasil imbang.
"Kami harus melihat diri kami sendiri, itu yang paling penting. Setelah terkena pukulan, yang terpenting adalah bagaimana Anda bereaksi. Tidak ada lagi momen untuk melindungi apa pun, ini saatnya untuk maju menyerang dan bermain dengan sangat agresif," ujar Arteta di laman resmi klub.
3. Premier League tinggal berapa pekan?
Arsenal kini hanya menyisakan enam pertandingan, sementara ManCity masih memiliki delapan laga dalam perburuan gelar Premier League. Bedanya, ManCity bisa lebih fokus mengejar trofi tersebut.
Hal itu karena Martin Odegaard dan kawan-kawan masih bersaing di Liga Champions. Mereka bahkan punya peluang besar melaju ke semifinal, setelah membawa keunggulan agregat 1-0 dan akan menentukan nasib di Emirates Stadium.


















