Achraf Hakimi sudah membela Timnas Maroko 99 kali per 8 Juli 2026. Bek kanan yang sebetulnya lahir di Spanyol pada 4 November 1998 ini mengoleksi 19 assist. Empat dari jumlah tersebut diciptakan pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu melalui bola mati.
4 Assist dari Bola Mati Pertama Achraf Hakimi untuk Timnas Maroko

1. Jamal Harkass menanduk tendangan bebas Achraf Hakimi ke gawang Gabon pada 15 November 2024
Maroko membantai Gabon 5-1 di Kualifikasi Piala Afrika 2025 pada 15 November 2024. Namun, mereka tertinggal dulu akibat Denis Bouanga pada menit keempat. Comeback akhirnya mulai terjadi pada menit 17. Achraf Hakimi mengambil tendangan bebas dan mengirim umpan panjang ke tiang jauh yang berhasil ditanduk Jamal Harkass.
Brahim Diaz lantas membalikkan keadaan pada menit 20. Winger kidal ini mengemas brace 3 menit berselang. Maroko kemudian mendapat sepasang gol terakhirnya dari Youssef En-Neysri pada menit 80 dan Ismael Saibari pada menit 90. Hakimi bermain penuh dan bertindak sebagai kapten bagi tim yang saat itu masih dilatih Walid Regragui tersebut.
2. Maroko menang dramatis atas Bahrain pada 9 Oktober 2025 berkat sepak pojok Achraf Hakimi
Maroko menjamu Bahrain di Stade Prince Moulay Abdellah pada 9 Oktober 2025 untuk menggelar uji coba sebagai persiapan menghadapi Piala Afrika 2025. Walid Regragui memasang starting line-up terkuat dengan memainkan para pemain terbaiknya. Di antaranya adalah Yassine Bounou, Achraf Hakimi, Ismaeil Saibari, Neil El Aynaoui, hingga Brahim Diaz.
Namun, Maroko hanya menang 1-0. Gol tunggalnya bahkan tercipta pada menit 90+4. Achraf Hakimi melepaskan umpan dari sepak pojok dan berhasil ditanduk dengan meyakinkan oleh Jawad El Yamiq di area sekitar titik penalti. Maroko tercatat menutup laga dengan penguasaan bola 81 persen serta total 12 tendangan dengan 5 di antaranya mengarah ke gawang.
3. Neil El Aynaoui menyundul sepak pojok Achraf Hakimi saat melawan Ekuador pada 27 Maret 2026
Maroko dan Ekuador berjumpa di Metropolitano, Spanyol, pada 27 Maret 2026 untuk saling menguji kekuatan masing-masing sebelum bertarung di Piala Dunia 2026. Mereka sama-sama tampil dengan para pemain terbaik. Ekuador lantas menjadi tim yang berhasil membuka papan skor. John Yeboah menyelesaikan kerja sama 1-2 yang dilakukannya dengan Gonzalo Plata di kotak penalti dengan tendangan placing kaki kiri.
Maroko kemudian mendapat peluang untuk menyamakan kedudukan pada menit 62. Wasit Jose Luis Munuera Montero menunjuk titik putih usai menilai Plata melanggar Neil El Aynaoui. Aynaoui maju sendiri sebagai eksekutor. Sayangnya, tendangannya bisa ditepis Hernan Galindez. Namun, Aynaoui menebus kesalahannya sekaligus menghindarkan Maroko dari kekalahan pada menit 88. Ia berhasil menyundul sepak pojok Achraf Hakimi.
4. Gol pembuka Maroko ke gawang Kanada pada 4 Juli 2026 berasal dari assist tendangan bebas Achraf Hakimi
Maroko berhadapan dengan Kanada di Houston Stadium, Amerika Serikat, pada 4 Juli 2026 untuk menjalani 16 besar Piala Dunia 2026. Meski lebih diunggulkan, Maroko justru tertekan sepanjang babak pertama. Mereka memang menguasai bola hingga 66 persen, tetapi sama sekali tidak mengancam. Tim asuhan Mohamed Ouahbi ini cuma membuat satu percobaan dengan expected goals 0,02. Maroko bahkan hanya sekali menyentuh bola di kotak penalti Kanada. Sebaliknya, Kanada tercatat melakukan 4 tembakan dengan 2 mengarah ke gawang dan 13 sentuhan di kotak penalti. Beruntung, Maroko mampu kembali ke ruang ganti dengan skor 0-0.
Maroko akhirnya bangkit setelah jeda. Mereka berhasil memecah kebuntuan ketika babak kedua baru berjalan 5 menit. Semua berawal dari aksi Soufiane Rahimi yang membuat Luc De Fougerolles melakukan pelanggaran di kanan. Achraf Hakimi kemudian mengambil tendangan bebas tersebut. Ada enam pemain Maroko di kotak penalti yang bersiap menyambut umpan dari Hakimi. Salah satunya adalah Azzedine Ounahi. Namun, Ounahi secara perlahan mundur. Hakimi kemudian mengirim umpan tarik mendatar dan Ounahi menghajarnya di kotak D pada sentuhan pertama. Maroko akhirnya menang 3-0 berkat dua gol tambahan dari Ounahi pada menit 82 dan Rahimi pada menit 90+8.
Achraf Hakimi merupakan salah satu kreator utama Timnas Maroko untuk menciptakan peluang meski merupakan bek kanan. Menariknya, selain lewat open-play, penggawa setinggi 1,8 meter ini juga melakukannya melalui bola mati. Empat assist-nya di atas berasal dari skema tersebut. Ia total sudah mengoleksi 19 assist per 8 Juli 2026.