Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sepak Terjang Javier Aguirre Bersama Meksiko dalam 4 Piala Dunia

Sepak Terjang Javier Aguirre Bersama Meksiko dalam 4 Piala Dunia
ilustrasi stadion sepak bola (unsplash.com/Jonathan Ikemura)
Intinya Sih
  • Javier Aguirre tampil di Piala Dunia 1986 sebagai pemain dan membawa Meksiko hingga perempat final sebelum tersingkir lewat adu penalti melawan Jerman.
  • Sebagai pelatih, Aguirre memimpin Meksiko di Piala Dunia 2002 dan 2010, namun keduanya berakhir di babak 16 besar setelah kalah dari Amerika Serikat dan Argentina.
  • Pada edisi 2026, Aguirre kembali menukangi Meksiko yang tampil solid di fase grup, tetapi langkah mereka terhenti di babak 16 besar usai kalah tipis dari Inggris.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Javier Aguirre layak disebut sebagai legenda bagi sepak bola Meksiko. Selain memiliki rekam jejak apik saat masih menjadi pemain, ia juga telah mencatatkan perjalanan panjang sebagai pelatih bagi negaranya. Terhitung hingga 2026, ia telah berpartisipasi di Piala Dunia dalam empat edisi berbeda, termasuk sebagai pemain.

1. Javier Aguirre mengawal Meksiko hingga perempat final pada 1986

Javier Aguirre pertama kali tampil di Piala Dunia pada 1986 saat dipercaya sebagai salah satu pemain dengan peran sentral di lini tengah Meksiko. Dengan kehadirannya selama 90 menit dalam 3 laga berbeda pada fase grup, Meksiko berhasil lolos ke babak 16 besar. Perjalanan Aguirre dan rekan setimnya berlanjut ke perempat final berkat kemenangan 2-0 atas Bulgaria.

Aguirre dimainkan sejak menit pertama dalam duel kontra Jerman pada perempat final. Namun, ia harus keluar lapangan karena mendapat kartu merah pada menit 100, menyusul pemain Jerman, Thomas Berthold, yang lebih dahulu diusir dari lapangan pada menit 65. Langkah Meksiko pun resmi terhenti usai takluk 1-4 lewat adu penalti.

2. Debut sebagai pelatih di Piala Dunia 2002, Javier Aguirre gagal membawa Meksiko ke perempat final

Hampir 2 dekade berselang, Javier Aguirre kembali berpartisipasi langsung di Piala Dunia. Ia untuk pertama kalinya mengarsiteki negaranya di panggung dunia tersebut ketika berlangsung di Asia pada 2002. Perjalanan tim besutan Aguirre dimulai dengan mengalahkan Kroasia lewat gol tunggal Cuauhtemoc Blanco dari titik penalti.

Hasil positif berlanjut pada laga kedua. Bersua Ekuador, Meksiko unggul tipis 2-1 meski sempat kebobolan cepat oleh gol Agustin Delgado pada menit 5. Mereka mengunci satu tempat pada babak 16 besar dengan menahan imbang Italia pada laga terakhir fase grup. Sayangnya, pasukan Aguirre gagal melaju ke perempat final karena kalah 0-2 dari Amerika Serikat.

3. Bersama Javier Aguirre, Meksiko disingkirkan Argentina pada 2010

Setelah sempat menangani Osasuna dan Atletico Madrid, Javier Aguirre kembali ke Timnas Meksiko untuk menangani tim di Piala Dunia 2010. Sayangnya, pencapaian yang didapat sama seperti edisi debutnya sebagai pelatih. El Tricolor terhenti pada babak 16 besar lantaran kalah 1-3 dari Argentina yang saat itu ditangani Diego Maradona. 

Pada fase grup, Meksiko ditahan imbang Afrika Selatan dengan skor 1-1 pada laga pertama. El Tricolor akhirnya meraih poin penuh dengan mengalahkan Prancis 2-0 pada laga kedua. Mereka lolos ke babak 16 besar meski kalah 0-1 dari Uruguay pada laga terakhir. 

4. Sebagai tuan rumah, Javier Aguirre dan Meksiko terhenti pada babak 16 besar edisi 2026

Javier Aguirre berhasil membawa Meksiko tampil sempurna pada fase grup Piala Dunia 2026. Mereka mengumpulkan sembilan poin berkat kemenangan atas Korea Selatan, Ceko, dan Afrika Selatan. Menariknya, mereka tak kebobolan serta mencetak enam gol.

Pertahanan Meksiko kembali tampil apik pada babak 32 besar. Mereka kembali clean sheet dan membobol gawang Ekuador dua kali. Sayangnya, langkah mereka pada akhirnya hanya sampai babak 16 besar. Pasukan Aguirre harus mengakui keunggulan Inggris dengan skor 2-3.

Javier Aguirre mencatatkan pencapaian serupa dalam tiga edisi Piala Dunia sebagai pelatih Meksiko. Rentetan pencapaian tersebut belum mampu melampaui prestasinya ketika menjadi pemain dengan membawa El Tricolor ke perempat final 1986.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More