Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Rekrutan Termahal Tottenham dari Newcastle United per 7 Juli 2026

3 Rekrutan Termahal Tottenham dari Newcastle United per 7 Juli 2026
ilustrasi bola sepak (pexels.com/Chris L)
Intinya Sih
  • Tottenham Hotspur resmi merekrut Sandro Tonali dari Newcastle United dengan biaya 108 juta euro, menjadikannya transfer termahal sepanjang sejarah klub hingga Juli 2026.
  • Moussa Sissoko bergabung ke Tottenham pada musim panas 2016 seharga 35 juta euro setelah Newcastle terdegradasi, tampil dalam 202 laga dan berkontribusi di berbagai posisi lini tengah.
  • Jermaine Jenas direkrut Tottenham dari Newcastle pada 2005 dengan biaya 15 juta euro, tampil dalam lebih dari 200 pertandingan dan membantu klub menjuarai Carling Cup 2007/2008.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tottenham Hotspur resmi mengamankan tanda tangan rekrutan keenam pada musim panas 2026, yaitu Sandro Tonali dari Newcastle United. Klub London Utara ini mengeluarkan dana fantastis, 108 juta euro (sekitar Rp2,2 triliun) demi mendaratkan gelandang bertahan asal Italia tersebut ke Tottenham Hotspur Stadium. Termasuk Tonali, The Lilywhites tercatat pernah mendatangkan tiga pemain The Magpies dengan biaya mahal per 7 Juli 2026.

1. Sandro Tonali memecahkan rekor transfer Tottenham Hotspur sepanjang masa dengan 108 juta euro

Tottenham Hotspur menjadi klub yang sibuk bongkar pasang kekuatan pada musim panas 2026. Terbaru, Sandro Tonali berhasil didatangkan dari Newcastle United dengan merogoh kocek fantastis, 108 juta euro (sekitar Rp2,2 triliun) dan mendapat kontrak jangka panjang 6 tahun yang rencananya berlaku sampai 2032. Pemain yang kini berusia 26 tahun tersebut memecahkan rekor transfer sepanjang masa The Lilywhites. Selain gelandang bertahan, ia bisa menempati posisi gelandang tengah sehingga berpeluang memudahkan Roberto De Zerbi selaku pelatih untuk melakukan rotasi.

Sebelum terbang ke London, Tonali diboyong Newcastle United dari AC Milan pada musim panas 2023. Pemain kelahiran Lodi ini ternyata langsung mencuri perhatian karena cepat beradaptasi sehingga bisa memperdalam kekuatan, khususnya di lini tengah The Magpies. Sayangnya, dirinya sempat absen kurang lebih selama 10 bulan karena tersandung kasus perjudian. Hal tersebut tentu mencoreng reputasinya sebagai pesepak bola profesional.

Usai melalui hukuman, Tonali sendiri perlah kembali menunjukkan pengaruh penting untuk Newcastle United. Dirinya bisa ditempatkan sebagai gelandang bertahan atau gelandang tengah. Pemain bertinggi 181 cm ini bisa membaca permainan untuk memutus jalur umpan lawan, tidak ragu terlibat kontak fisik demi mengamankan area, serta rajin pressing. Selain itu, kehadirannya dibutuhkan untuk memperlancar distribusi bola karena mempunyai visi bermain. Dia ikut berjuang mengantar The Magpies memenangkan EFL Cup 2024/2025. Ia dipasang dalam 110 pertandingan dengan menyumbang 10 gol dan 10 assist di berbagai kompetisi.

2. Tottenham Hotspur mendatangkan Moussa Sissoko seharga 35 juta euro

Setelah gagal menyelamatkan Newcastle United dari degradasi English Premier League (EPL) 2015/2016, Moussa Sissoko memilih melanjutkan karier bersama Tottenham Hotspur pada musim panas 2016. Pemain kelahiran Le Blanc-Mesnil ini datang dengan mahar 35 juta euro (sekitar Rp720,6 miliar). Dirinya ketika itu diboyong The Lilywhites karena memiliki fleksibilitas posisi, khususnya di sektor tengah.

Sissoko sendiri ternyata mampu memperkaya rotasi Tottenham Hotspur. Selain gelandang tengah, pemain yang kini berusia 36 tahun tersebut pernah ditugaskan sebagai gelandang sayap, gelandang serang, gelandang bertahan, dan bek kanan. Berkat stamina serta etos kerja tinggi, dirinya rajin bergerak demi menawarkan opsi umpan dan melakukan pressing. Selain itu, kehadirannya dibutuhkan untuk membantu transisi dari bertahan ke menyerang karena mempunyai kecepatan, keterampilan dribel, dan kekuatan fisik. Tak selalu berjalan lancar, kinerjanya sempat terganggu beberapa cedera.

Seiring berjalannya waktu, Sissoko mulai tergusur dari skuad Tottenham Hotspur. Ia tercatat diturunkan dalam 202 pertandingan dengan menyumbang 5 gol dan 16 assist di berbagai kompetisi. Pemain berkebangsaan Prancis ini lantas memilih meneruskan karier bersama Watford pada musim panas 2021.

3. Jermaine Jenas diboyong dengan biaya 15 juta euro

Berkat rekam jejak selama 3,5 tahun berseragam Newcastle United, Jermain Jenas masuk radar Tottenham Hotspur sehingga didaratkan ke White Hart Lane Stadium (markas lama Tottenham Hotspur) pada musim panas 2005. Pemain kelahiran Nottingham ini diboyong dengan biaya 15 juta euro (sekitar Rp308,6 miliar). Selain memperdalam kekuatan sektor tengah, kehadirannya merupakan sebuah investasi jangka panjang bagi The Lilywhites karena saat itu masih berusia 22 tahun.

Jenas sendiri sering dipasang sebagai gelandang tengah utama Tottenham Hotspur. Dia juga pernah dirotasi ke gelandang sayap, gelandang bertahan, atau gelandang serang. Pemain bertinggi 181 cm ini dibutuhkan demi menjaga keseimbangan permainan. Sebab, ia mempunyai stamina solid sehingga rajin bergerak membantu membangun serangan dan membuka ruang. Selain itu, tidak takut terlibat duel karena mempunyai kekuatan fisik.

Seiring berjalannya waktu, Jenas mulai tergusur karena ketatnya persaingan di lini tengah Tottenham Hotspur. Cedera juga mengganggu sumbangsihnya untuk klub London Utara tersebut. Dirinya bahkan sempat dipinjamkan kepada Aston Villa dan Nottingham Forest. Meski begitu, ia ikut membawa The Lilywhites memenangkan Carling Cup (yang sekarang bernama EFL Cup) 2007/2008. Dia diturunkan dalam 202 pertandingan dengan membuat 26 gol dan 23 assist. Pada musim dingin 2013, dilepas gratis ke Queens Park Rangers.

Ketiga pemain Newcastle United di atas direkrut Tottenham Hotspur dengan biaya mahal. Tonali sendiri didatangkan untuk memperkuat area tengah karena mampu menempati gelandang bertahan atau gelandang tengah. Sementara, Sissoko sedang memperkuat Panathinaikos dan Jenas telah pensiun dari dunia sepak bola profesional sejak Juni 2014.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More