Asyik! Piala Indonesia Digelar Lagi Bulan Mei Mendatang

Setelah sempat vakum dari kalender gelaran sepak bola nasional selama enam tahun, Piala Indonesia dipastikan terlaksana mulai tanggal 8 Mei mendatang. Kabar tersebut sebenarnya sudah berhembus sejak awal tahun ini, di mana poin hasil Kongres PSSI menyatakan, bahwa Piala Indonesia kembali diadakan tahun ini dengan bulan April sebagai rencana awal.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, di sela-sela konferensi pers jelang turnamen mini PSSI Anniversary Cup pada hari Rabu (25/4/2018) kemarin. Untuk tahun ini, Piala Indonesia memakai tajuk "Everyone Can Play" yang merepresentasikan keikutsertaan seluruh tim di Liga 1, Liga 2 serta Liga 3.
1. Kepastian Piala Indonesia 2018 disampaikan langsung oleh Joko Driyono (Kiri) selaku Plt Ketua Umum PSSI

Format turnamen Piala Indonesia tahun ini mengadaptasi Piala FA Inggris. Ada babak 128 besar yang diikuti tim-tim kasta terbawah dan 64 besar, yang berlangsung hanya satu pertandingan.
Sesudahnya ada babak 32 besar serta 8 besar yang memakai sistem kandang-tandang, dilanjutkan babak semifinal kemudian final yang menjadi partai pamungkas.
"Babak 128 besar diproyeksikan berlangsung hingga awal Agustus 2018. Pada setiap fase akan dilakukan pengundian, kecuali 16 besar dan seterusnya. Babak 128 dan 64 besar, pertandingan dilakukan dengan laga tunggal. Kemudian, dari 32 besar dan seterusnya, laga dilaksanakan dengan sistem gugur kandang-tandang," tutur Joko seperti dilansir oleh PSSI.org.
Pengundian fase pertama sendiri akan dilakukan 3 Mei mendatang di Stadion Pakansari Cibinong atau bersamaan dengan final PSSI Anniversary Cup 2018.
2. Jika terus melaju di babak selanjutnya, tim Liga 3 seperti Deltras Sidoarjo akan diuntungkan dengan jumlah "match fee" yang kian besar

Menariknya, jumlah "imbalan tanding" para peserta Piala Indonesia meningkat seiring berputarnya kompetisi. Jika di fase 128 besar masing-masing klub menerima Rp 100 juta, di fase-fase berikutnya akan meningkat berturut-turut menjadi Rp 125 juta, Rp 150 juta, Rp 200 juta dan terakhir Rp 250 juta.
Rincian pembagian match fee sendiri adalah 40% untuk tim home dan sisanya untuk tim away.
Tim yang keluar sebagai juara Piala Indonesia 2018 akan mendapat hadiah uang sebesar Rp 3 miliar. Sementara runner-up dihadiahi Rp 2 miliar. Peringkat ketiga dan empat berturut-turut memperoleh Rp 1 miliar dan Rp 500 juta.
Namun belum disebutkan lebih jauh tentang kemungkinan juara turnamen akan mendapat tiket lolos ke kompetisi Asia.
Laga final sendiri rencananya berlangsung pada bulan Desember atau saat seluruh agenda kompetisi nasional telah rampung sepenuhnya.
3. Persibo Bojonegoro keluar sebagai juara pada Piala Indonesia edisi terakhir, yakni tahun 2012

Piala Indonesia sendiri sudah diadakan beberapa kali namun kerap terputus alias tidak rutin setiap tahun. Lima edisi awal (1985-1989) bernama Piala Liga dan diikuti oleh tim-tim peserta kompetisi semi-profesional Galatama. Piala Liga tersebut kemudian berubah nama menjadi Piala Galatama yang hanya digelar satu kali yakni pada tahun 1992.
Dari kurun waktu 2005 hingga 2010, Piala Indonesia kembali dengan format dan nama baru bernama Copa Indonesia. Dari sinilah format keikutsertaan klub-klub dari seluruh divisi bermula.
Nama Piala Indonesia sendiri hanya dipakai sekali. Yakni pada edisi 2012 lalu edisi terakhir sebelum kembali mati suri dalam waktu yang cukup lama.
Berikut ini daftar pemenang Piala Indonesia :
- 1985 : Arseto Solo
- 1986 : Makassar Utama
- 1987, 1988, 1989 : Krama Yudha Tiga Berlian
- 1992 : Semen Padang
- 2005, 2006 : Arema Malang
- 2008, 2009, 2010 : Sriwijaya FC
- 2012 : Persibo Bojonegoro.