Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tim Terdegradasi, 5 Pemain Ini Berpeluang Main Lagi di Premier League

Tim Terdegradasi, 5 Pemain Ini Berpeluang Main Lagi di Premier League
Matheus Pereira (goal.com)
Share Article

Premier League musim 2020/2021 sudah hampir berakhir. Gelar juara menjadi milik Manchester City, sedangkan runner-up juga sudah pasti didapatkan oleh Manchester United. Selain itu, ada tiga klub yang dipastikan harus terdegradasi ke Championship pada musim depan, yaitu Fulham, West Bromwich Albion, dan Sheffield United.

Walau tiga klub itu terdegradasi, tidak semua pemain di tim tersebut bermain buruk. Ada juga beberapa nama yang sukses menyedot perhatian karena penampilannya yang cukup baik. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika beberapa nama tersebut bakal bermain lagi di Premier League pada musim depan. Berikut ini lima pemain yang bermain apik meski klubnya harus terdegradasi di musim ini.

1.Sam Johnstone

Sam Johnstone (teamtalk.com)
Sam Johnstone (teamtalk.com)

Sejauh ini West Bromwich Albion telah kebobolan 73 gol dalam 37 pertandingan di Premier League. Catatan buruk itu menjadikan WBA sebagai tim dengan lini pertahanan paling jelek musim ini. Akan tetapi, catatan tersebut bisa saja menjadi jauh lebih buruk jika bukan Sam Johnstone yang menjadi penjaga gawang.

Kiper berusia 28 tahun tersebut sudah menghadapi total 211 tembakan sepanjang musim ini. Itu menjadi yang terbanyak daripada kiper-kiper lain di Premier League dengan tingkat persentase penyelamatan sebesar 70%. Selain itu, Johnstone juga sempat menyelamatkan dua tendangan penalti. Dengan penampilan apik itu, tidak menutup kemungkinan ia bakal direkrut oleh klub-klub medioker Premier League pada musim panas nanti.

2.Harrison Reed

Harrison Reed (standard.co.uk)
Harrison Reed (standard.co.uk)

Dari tiga klub yang terdegradasi, tentunya cukup mengecewakan melihat Fulham harus turun kasta. Padahal, klub asuhan Scott Parker memainkan sepak bola yang cukup indah di atas lapangan. Sayangnya, hasil pertandingan belum terlalu memihak kepada Fulham. Permainan apik yang ditunjukkan oleh Fulham tersebut tentu saja tidak terlepas dari lini tengah yang dipimpin oleh Harrison Reed.

Pemain berusia 26 tahun itu baru dipermanenkan dari Southampton pada awal musim ini. Reed berhasil menunjukkan kelasnya sebagai gelandang hebat dan tampil sangat solid di lini tengah. Ia dikenal sebagai gelandang yang tak kenal kompromi dan memiliki akurasi passing yang baik. Reed bisa menjadi tambahan yang layak untuk skuad mana pun yang membutuhkan gelandang kuat.

3.Sander Berge

Sander Berge (skysports.com)
Sander Berge (skysports.com)

Sander Berge baru bergabung dengan Sheffield United pada bursa transfer musim dingin 2020. Saat itu ia direkrut dari klub Belgia, KRC Genk, dengan biaya sebesar 23 juta euro atau setara dengan Rp395 miliar. Musim ini gelandang asal Norwegia itu sebenarnya tampil cukup menjanjikan.

Sayangnya, cedera yang didapatkannya pada pertandingan melawan Manchester United di pekan ke-13 membuat ia harus absen dalam beberapa bulan. Dengan ketidakhadirannya, Sheffield United semakin mudah untuk dikalahkan. Kabarnya pemain berusia 23 tahun itu diincar oleh beberapa tim elite Premier League.

4.Tosin Adarabioyo

Tosin Adarabioyo (manchestereveningnews.co.uk)
Tosin Adarabioyo (manchestereveningnews.co.uk)

Walau Fulham sering kali mengalami kekalahan, ada beberapa pemain yang mampu tampil stabil sepanjang musim ini, salah satunya adalah Tosin Adarabioyo. Bek berusia 23 tahun tersebut bermain sebanyak 32 pertandingan di Premier League musim ini. Duetnya bersama Joachim Andersen juga terbilang cukup baik di jantung pertahanan Fulham.

Tosin melakukan 178 intersep dan memiliki persentase kemenangan dalam duel bola udara sebesar 71,4%. Dengan kualitas itu, ia sepertinya tidak akan sepi peminat pada bursa transfer musim panas nanti. Ia bisa menjadi opsi yang menarik bagi klub lain mengingat usianya masih cukup muda.

5.Matheus Pereira

Matheus Pereira (goal.com)
Matheus Pereira (goal.com)

West Bromwich Albion sebenarnya memiliki komposisi pemain yang cukup baik. Sayangnya, hal tersebut masih belum bisa menyelamatkan tim dari jurang degradasi. Selain Sam Johnstone, ada juga pemain lain yang tampil apik di WBA, yaitu Matheus Pereira. Gelandang asal Brasil itu merupakan rekrutan anyar tim pada awal musim.

Musim ini pemain berusia 25 tahun itu berhasil menciptakan 60 peluang di Premier League. Tak hanya itu, Pereira juga sukses membukukan 11 gol dan 6 assist dari 33 pertandingan. Catatan tersebut membuat ia menjadi pemain yang paling menonjol untuk WBA pada musim ini. Walau kontraknya masih tersisa hingga tahun 2024, ia sepertinya akan hengkang pada musim panas nanti.

 

Itulah lima pemain yang diprediksi akan bermain lagi di Premier League pada musim depan meski timnya saat ini terdegradasi. Peluang siapa yang paling besar?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More

Timnas Indonesia Siap Pupus Catatan Buruk 38 Tahun Lawan Oman

05 Jun 2026, 08:02 WIBSport