Banyak Pemain Persija Masuk Timnas, Shin Curhat Kena Getahnya

Shin Tae Yong mengaku kesulitan mempersiapkan Persija secara maksimal karena Rizky Ridho, Rayhan Hannan, Nadeo Argawinata, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama dipanggil Timnas Indonesia.
Meski sejumlah pemain absen, Shin tetap menjalankan program latihan untuk skuad Persija yang tersedia dan memanfaatkan jeda kompetisi agar pemain mendapat waktu istirahat.
Shin belum bisa menilai dampak jeda kompetisi terhadap Persija; laga melawan PSIM Yogyakarta akan menjadi tolok ukur kondisi dan performa tim pasca-jeda.
Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, mencurahkan isi hatinya tentang Timnas Indonesia dalam sesi jumpa pers jelang laga lawan PSIM Yogyakarta, Jumat (9/10/2026).
Dalam FIFA ASEAN Cup 2026 lalu, banyak pemain Persija yang membela Timnas. Mereka adalah Rizky Ridho, Rayhan Hannan, Nadeo Argawinata, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama. Gara-gara hal itu, Shin mengaku mendapat masalah.
1. Sulit mempersiapkan tim secara maksimal

Sesi latihan Persija di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok. (Dok. Persija) Shin mengaku, karena banyak para pemain Persija yang membela Timnas, sulit baginya mempersiapkan tim secara maksimal. Salah satunya untuk membangun organisasi permainan tim.
"Salah satu kendala yang kami hadapi adalah beberapa pemain dipanggil memperkuat Timnas. Akibatnya, kami tidak bisa berlatih bersama secara maksimal, terutama untuk membangun organisasi permainan," ujar Shin.
2. Tetap harus mempersiapkan tim

Sesi latihan Persija di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok. (Dok. Persija) Terlepas dari masalah ini, Shin mengaku tetap harus mempersiapkan tim untuk kompetisi. Dia pun senang karena para pemain yang tak masuk Timnas bisa menjalankan program latihan yang sudah dia susun.
"Namun, selama masa jeda tersebut, para pemain juga memiliki waktu untuk beristirahat dengan baik. Kami pun tetap menjalankan program latihan sesuai dengan rencana," ujar Shin.
3. Belum tahu dampak dari jeda kompetisi

Sesi latihan Persija di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok. (Dok. Persija) Shin belum tahu apakah jeda kompetisi ini memberi dampak positif atau negatif bagi timnya. Dia mengatakan, laga lawan PSIM jadi momen pas untuk menilai kondisi timnya pascajeda kompetisi.
"Sulit untuk mengatakan secara pasti apakah jeda kompetisi ini memberikan dampak positif atau negatif terhadap kondisi tim. Kami akan melihat bagaimana kondisi dan performa para pemain saat pertandingan besok berlangsung," ujar Shin.
Sejak era Thomas Doll, Persija memang kerap kesulitan mengatur organisasi tim, lantaran banyak pemainnya yang dipanggil ke Timnas Indonesia. Saat ini, Shin tengah mengalaminya langsung.























