Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Barcelona Diganggu Teror Kembang Api Jelang Lawan PSG
Penyerang Barcelona asal Spanyol bernomor punggung 10, Lamine Yamal (kiri), merayakan gol pertama timnya bersama gelandang Barcelona asal Spanyol bernomor punggung 7, Fermin Lopez, dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Valencia CF dan FC Barcelona di Stadion Mestalla, Valencia, pada 6 September 2026. (AFP/Jose Jordan)
  • Barcelona mengalami gangguan kembang api di luar hotelnya di Issy-les-Moulineaux jelang menghadapi PSG.

  • Insiden serupa pernah melibatkan Barcelona, PSG, dan Atletico Madrid dalam beberapa kesempatan sebelum laga Eropa.

  • Kembang api digunakan suporter untuk mengganggu waktu istirahat dan kondisi fisik pemain tim tandang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2021 lalu

Suporter PSG sempat melakukan hal serupa jelang pertandingan leg 2 babak 16 besar Liga Champions.

April 2024

Suporter Barcelona membalas dengan menyerbu hotel PSG dan melakukan teror serupa jelang perempat final.

musim lalu

Hotel Atletico Madrid diserbu suporter Arsenal dengan teror kembang api jelang semifinal leg 2 Liga Champions.

tengah pekan lalu

Barcelona mengalami kejadian serupa beberapa jam sebelum laga melawan Galatasaray.

Selasa dini hari (20/10/2026)

Teror kembang api terjadi di luar hotel Barcelona sekitar pukul 01.15 waktu setempat.

Rabu dini hari WIB (21/10/2026)

Barcelona dijadwalkan menjalani duel melawan Paris Saint-Germain di Parc des Princes.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Teror kembang api muncul di sekitar hotel Barcelona sebelum duel melawan Paris Saint-Germain.
  • Who?
    Barcelona terdampak insiden tersebut, sementara pelakunya belum diketahui dan kuat diduga suporter garis keras PSG.
  • Where?
    Insiden terjadi di luar hotel Barcelona, Domaine Reine Margot, kawasan Issy-les-Moulineaux.
  • When?
    Terjadi pada Selasa dini hari (20/10/2026), sekitar pukul 01.15 waktu setempat, menjelang laga Rabu dini hari WIB (21/10/2026).
  • Why?
    Tujuannya diduga untuk mengganggu istirahat pemain tim tandang agar kondisi fisiknya kurang prima.
  • How?
    Kembang api dinyalakan di luar hotel Barcelona saat para pemain beristirahat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Barcelona mau tidur sebelum bermain melawan PSG, tetapi ada kembang api di dekat hotelnya pada malam hari. Orang yang menyalakannya belum diketahui, tetapi suporter PSG diduga melakukannya. Barcelona pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Kembang api itu bisa membuat pemain terbangun dan kurang istirahat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Istirahat Barcelona jelang duel melawan Paris Saint-Germain di Parc des Princes pada Rabu dini hari WIB (21/10/2026), dibuat tak nyaman. Muncul teror kembang api di sekitar hotel yang bisa mengganggu istirahat para pemain.

Insiden ini terjadi di luar hotel Barcelona, Domaine Reine Margot, kawasan Issu-les-Moulineaux. Dilansir El Chiriguito, teror kembang api tersebut terjadi pada Selasa dini hari (20/10/2026), sekitar pukul 01.15 waktu setempat.

Tak diketahui siapa pelaku teror kembang api yang sebenarnya. Namun, kuat dugaan jika aksi ini dilakukan oleh suporter garis keras PSG.

1. Bukan pertama kali menimpa Barcelona

Kejadian ini bukan pertama kali menimpa Barcelona di Paris. Pada 2021 lalu, suporter PSG juga sempat melakukan hal serupa jelang pertandingan leg 2 babak 16 besar Liga Champions. Kemudian, suporter Barcelona membalasnya pada April 2024, ketika hotel PSG diserbu teror serupa jelang perempat final.

Insiden ini juga merupakan yang kedua buat Barcelona dalam dua pekan beruntun. Sebab, mereka sempat mengalami kejadian serupa beberapa jam sebelum laga melawan Galatasaray pada tengah pekan lalu.

2. Musim lalu, Atletico yang kena

Teror kembang api sebenarnya tak cuma dirasakan oleh Barcelona. Atletico Madrid juga pernah mengalaminya jelang semifinal leg 2 Liga Champions melawan Arsenal di musim lalu.

Saat beristirahat di London, hotel Atletico diserbu suporter Arsenal dan mendapatkan teror kembang api. Ujungnya, Atletico melayangkan keluhan formal kepada UEFA karena mayoritas pemainnya terbangun di tengah malam tersebut.

3. Jadi trik suporter ganggu pemain tim tandang

Teror kembang api memang sering digunakan oleh suporter Eropa belakangan ini. Tujuannya adalah untuk mengganggu istirahat pemain dari tim tandang.

Dengan begitu, suporter berharap kondisi fisik para pemain tamu menjadi kurang prima dan bisa dimanfaatkan oleh tim kesayangannya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article