Begitu Senangnya MU Menyusahkan Diri Sendiri Musim Ini

Manchester United bermain imbang 1-1 melawan Tottenham di Old Trafford setelah unggul lewat Bryan Mbeumo pada menit ke-73.
Tottenham menyamakan skor melalui Dominic Solanke pada injury time, meski Rodrigo Bentancur telah mendapat kartu merah dan timnya bermain dengan 10 orang.
Michael Carrick kecewa MU kembali gagal menjaga keunggulan di menit akhir, seperti saat imbang 2-2 melawan Everton, sehingga kehilangan peluang meraih poin penuh.
Jakarta, IDN Times – Manchester United gagal mengalahkan Tottenham Hotspur dalam laga Premier League 2026/27. Manajer MU, Michael Carrick, menilai timnya senang menyulitkan diri sendiri.
Duel MU kontra Tottenham berlangsung di Old Trafford, Sabtu (10/10/2026) malam WIB. Pertandingan berakhir imbang 1-1. Meski Tottenham hanya main dengan 10 orang, mereka sukses bikin MU kelabakan.
1. MU sebenarnya unggul lebih dulu
MU unggul lebih dulu melalui Bryan Mbeumo pada menit ke-73. Situasi semakin menguntungkan bagi tuan rumah setelah Rodrigo Bentancur mendapat kartu merah lima menit kemudian.
Namun, keunggulan jumlah pemain gagal dimanfaatkan MU untuk mengamankan kemenangan. Tottenham justru mampu menyamakan kedudukan melalui Dominic Solanke pada masa injury time.
Gol tersebut dinilai bisa diantisipasi oleh MU. Dalam tayangan ulang, Lisandro Martinez terlihat tidak cukup agresif ketika menghalau upaya Solanke menyundul bola.
2. Kecewa MU kebobolan di menit akhir
Carrick mengaku kecewa karena MU gagal mempertahankan keunggulan, terlebih setelah berada dalam posisi yang menguntungkan untuk meraih tiga poin.
“Kami sebenarnya punya peluang besar untuk mengamankan kemenangan. Kalau sudah berada dalam posisi yang sangat bagus seperti itu, kami seharusnya bisa mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir,” kata Carrick, dilansir Sky Sports.
Ia menyoroti kegagalan MU menjaga konsentrasi pada menit-menit akhir pertandingan. Menurutnya, tim sudah beberapa kali kehilangan poin setelah kebobolan ketika sedang unggul.
“Tidak ada gol yang menyenangkan untuk kebobolan, dan sekali lagi kami kemasukan gol pada menit-menit akhir. Kami sudah beberapa kali mengalami hal serupa dengan cara yang berbeda saat sedang unggul, sehingga akhirnya gagal meraih poin penuh,” ujarnya.
3. MU rutin kebobolan saat injury time
Kegagalan mengamankan kemenangan atas Tottenham bukan kali pertama dialami Manchester United. Sebelumnya, The Red Devils juga kehilangan peluang meraih tiga poin saat menghadapi Everton. Dalam pertandingan tersebut, MU harus puas bermain imbang 2-2 setelah kebobolan pada masa injury time.
Carrick menilai momen-momen kecil dalam pertandingan dapat menentukan hasil akhir. Karena itu, MU perlu memperbaiki kemampuan mempertahankan keunggulan agar tidak kembali kehilangan poin pada menit-menit terakhir.
“Ini adalah momen kecil yang sebenarnya bisa membuat hasil pertandingan berbeda. Namun, sekali lagi, MU justru membuat segalanya menjadi lebih sulit bagi diri kami,” tegas Carrick.
























