Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Benarkah Terjadi Keributan di Internal Timnas Jepang?

2 min read
Benarkah Terjadi Keributan di Internal Timnas Jepang?
Gelandang Jepang nomor punggung 15, Daichi Kamada, merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola Grup F Piala Dunia 2026 antara Tunisia dan Jepang di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, pada 20 Juni 2026. (Foto oleh Julio Cesar Aguilar / AFP)
  • Pelatih Jepang Hajime Moriyasu membantah kabar perselisihan antara Ritsu Doan dan Gento Shiogai saat latihan, termasuk tudingan adu mulut serta pelecehan verbal.

  • Moriyasu menyebut sejumlah laporan media tidak benar dan melukai perasaan pemain, sembari menegaskan pemberitaan seharusnya tetap berlandaskan informasi akurat.

  • Jepang melanjutkan agenda uji coba dengan menghadapi Ekuador pada 1 Oktober 2026, sebelum menjalani FIFA Matchday November dan Piala Asia 2027.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, angkat bicara terkait isu keributan yang melibatkan dua pemainnya, Ritsu Doan dan Gento Shiogai. Moriyasu terpaksa buka suara agar situasi di internal Jepang menjadi lebih stabil.

Jepang memang sedang berada dalam tren positif. Dalam dua laga uji coba FIFA Matchday September, Jepang menang 3-1 atas Uruguay, kemudian mengalahkan Venezuela dengan skor 2-1. Namun, tren itu digoyahkan oleh isu tak sedap dari ruang ganti. Apakah benar?

  1. 1. Ritsu Doan dan Gento Shiogai ribut

    Memang ada isu yang diembuskan media Jepang dengan menyebutkan Ritsu Doan dan Gento Shiogai terlibat perselisihan saat menjalani sesi latihan di Piala Dunia 2026. Keduanya dikabarkan sempat terlibat adu mulut.

    Bahkan, Doan disebut mengeluarkan kata-kata yang mengarah pada pelecehan verbal. Rumor tersebut juga menyatakan jika hubungan keduanya masih renggang sampai sekarang.

  2. 2. Moriyasu langsung angkat bicara

    Moriyasu kemudian memberikan klarifikasi mengenai kabar tersebut. Pelatih berusia 58 tahun itu dengan tegas membantah isu keributan antara Doan dan Shiogai.

    "Beberapa laporan media memuat informasi yang tidak benar, yang pada akhirnya melukai perasaan para pemain," ujar Moriyasu, dilansir Nikkan Sports.

    Moriyasu memahami, para pemainnya bisa menunjukkan emosi dalam situasi tertentu. Namun, dia menilai pemberitaan harus tetap berdasarkan informasi yang akurat.

    "Pemain juga manusia. Kami bukan mesin dan bisa saja terbawa emosi. Menurut saya, justru emosi itulah yang membuat artikel yang Anda tulis menjadi menarik," kata Moriyasu.

  3. 3. Masih main lagi di jeda internasional

    Jepang masih akan menjalani satu pertandingan uji coba terakhir pada FIFA Matchday Oktober. Mereka dijadwalkan menghadapi Ekuador pada Kamis (1/10/2026).

    Setelah itu, Jepang masih memiliki agenda FIFA Matchday pada November 2026. Samurai Biru kemudian akan tampil di Piala Asia 2027, di mana mereka satu grup dengan Timnas Indonesia, Thailand, dan Qatar.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More