Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Borneo FC Waspadai Kejutan di Paruh Kedua Super League
Laga Borneo FC Vs Arema FC di Stadion Segiri. (Dok. Media Officer Arema FC)
  • Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyoroti perubahan besar yang sering terjadi di paruh kedua Super League dan menganggapnya sebagai tantangan utama dalam perebutan gelar musim 2025/26.
  • Lefundes mengingatkan para pemain agar tetap fokus menghadapi dinamika kompetisi yang makin ketat di putaran kedua demi menjaga peluang meraih hasil maksimal hingga akhir musim.
  • Setelah laga kontra Persija Jakarta, Borneo FC masih memiliki 11 pertandingan berat melawan tim-tim kuat seperti Persib, Persebaya, Malut United, Persik, dan Persita yang bisa menentukan nasib mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, mengaku khawatir dalam perebutan gelar Super League 2025/26. Dia mewaspadai dinamika yang terjadi di paruh kedua kompetisi kasta tertinggi Indonesia itu.

"Berdasarkan pengalaman saya di Liga Indonesia, kompetisi ini seolah terbagi menjadi dua bagian dalam satu musim. Putaran kedua sering kali sangat berbeda dibandingkan yang pertama," ujar Lefundes dalam sesi jumpa pers jelang laga.

1. Sadar potensi perubahan drastis

Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Borneo FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Lefundes mengakui, kerap ada perubahan drastis yang dialami tim saat masuk paruh kedua. Ada yang dari bagus menjadi jelek, atau justru sebaliknya.

"Ada tim-tim yang mungkin tidak memulai musim dengan baik, tetapi ketika mereka berhasil masuk ke empat besar, mampu menjaga konsistensi hingga akhir," kata Lefundes.

2. Kasih peringatan ke anak-anak asuhnya

Laga Borneo FC Vs Arema FC di Stadion Segiri. (Dok. Media Officer Arema FC)

Lefundes mewanti-wanti anak asuhnya akan potensi dinamika yang terjadi di paruh kedua Super League 2025/26. Sebab, hal itu akan berpengaruh pada peluang mereka meraih gelar.

"Putaran kedua selalu menghadirkan dinamika yang berbeda dan persaingan lebih ketat. Kami harus terus bersiap menghadapi lawan-lawan," kata Lefundes.

3. Ada sisa 11 laga yang akan dijalani Borneo FC

Pesepak bola asal Brasil Jose Cleylton de Morais dos Santos (kiri) berlari saat berlatih dengan Borneo FC Samarinda di Borneo Training Ground di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (27/1/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

Selepas lawan Persija Jakarta pada Selasa (3/3/2026), masih ada 11 laga tersisa yang harus dijalani Borneo FC. Menariknya, Borneo FC juga masih harus bertemu tim-tim papan atas Super League.

Borneo FC akan bersua Persib Bandung, Persebaya Surabaya, hingga Malut United, di sisa paruh kedua Super League 2025/26. Belum lagi, mereka akan jumpa tim-tim merepotkan macam Persik Kediri dan Persita Tangerang.

Editorial Team