Brasil, Maroko, dan Skotlandia yang Pernah Segrup di Piala Dunia 1998

- Brasil, Maroko, dan Skotlandia kembali segrup di Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya berada di grup yang sama pada edisi 1998 bersama Norwegia.
- Pada Piala Dunia 1998, Brasil menang atas Skotlandia dan Maroko, sementara Maroko menutup fase grup dengan kemenangan besar atas Skotlandia namun gagal lolos karena Norwegia unggul poin.
- Brasil melaju hingga final Piala Dunia 1998 sebelum kalah dari tuan rumah Prancis, sedangkan Maroko dan Skotlandia tersingkir di fase grup.
Grup C menjadi salah satu yang paling menarik di Piala Dunia 2026. Sebab, 3 dari 4 negara yang berada di dalamnya pernah segrup pada edisi 1998. Mereka adalah Brasil, Maroko, dan Skotlandia. Jika pada 2026 ini satu tim lain yang melengkapi mereka adalah Haiti, tempat tersebut pada 1998 lalu diisi Norwegia. Lantas, seperti apa pertarungan Brasil, Maroko, dan Skotlandia pada 1998?
1. Brasil menang tipis 2-1 atas Skotlandia
Brasil berstatus sebagai juara bertahan di Piala Dunia 1998. Mereka memulai perjuangan untuk menjaga titel dengan menghadapi Skotlandia pada 10 Juni di Stade de France, Prancis. Dunga dan kolega unggul cepat usai Cesar Sampaio menanduk sepak pojok dari Bebeto di tiang dekat pada menit keempat.
Namun, Sampaio juga yang menyebabkan timnya kebobolan pada menit 38. Ia melanggar Kevin Gallacher di kotak penalti. John Collins mampu memaksimalkan hadiah tersebut. Beruntung bagi Brasil, mereka meraih kemenangan usai sepakan Cafu pada menit 73 ditahan Jim Leighton dan masuk ke gawang setelah membentur Tom Boyd.
2. Brasil membantai Maroko 3-0
Ketika Brasil menang 2-1 atas Skotlandia, pada saat yang sama Maroko hanya imbang 2-2 dengan Norwegia. Brasil dan Maroko pun kemudian bertemu di Stade de la Beaujoire untuk melakoni matchday kedua fase grup Piala Dunia 1998 (16/6/1998). Brasil menang telak 3-0.
Ronaldo memulai pesta mereka pada menit 9 lewat tendangan voli di depan kotak penalti. Rivaldo menggandakan keunggulan pada menit 45+1 usai menyontek umpan tarik dari Cafu. Bebeto kemudian menutup papan skor pada menit 50 setelah menyelesaikan sodoran bola dari Ronaldo.
3. Maroko menghajar Skotlandia 3-0
Meski masih menyisakan satu laga melawan Norwegia, Brasil sudah memastikan lolos dari fase grup Piala Dunia 1998 berkat kemenangan 2-1 atas Skotlandia dan 3-0 atas Maroko. Skotlandia sendiri imbang 1-1 dengan Norwegia pada matchday kedua. Dengan begitu, peluang Skotlandia dan Maroko untuk meraih satu tiket 16 besar terakhir pun terbuka lebar. Mereka saling bertarung pada laga pemungkas dengan sama-sama mengoleksi 1 poin, tertinggal 1 angka saja dari Norwegia.
Maroko memenangkan pertandingan dengan meyakinkan. Mereka membantai Skotlandia 3-0 di Stade Geoffroy-Guichard pada 23 Juni 1998. Salaheddine Bassir mencetak brace pada menit 22 dan 85. Satu gol lain dibuat Abdeljalil Hadda pada awal babak kedua. Skotlandia mengakhiri laga dengan sepuluh pemain akibat Craig Burley yang menerima kartu merah pada menit 52. Sayangnya bagi Maroko, mereka gagal lolos. Pasalnya, Brasil secara mengejutkan kalah 1-2 dari Norwegia.
4. Brasil melaju sampai final, tapi kalah dari tuan rumah
Norwegia pun menjadi tim yang menemani Brasil sebagail wakil dari Grup A pada fase gugur Piala Dunia 1998. Namun, langkah mereka langsung terhenti pada 16 besar usai kalah 0-1 dari Italia. Sementara, Brasil membantai Chile 4-1. Brasil kemudian menang 3-2 atas Denmark pada perempat final. Mereka meraihnya secara comeback.
Pada semifinal, Brasil menaklukkan Belanda lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Sayangnya, target tim asuhan Mario Zagallo untuk mempertahankan gelar tidak tercapai akibat kalah telak dari tuan rumah pada partai puncak. Prancis menang 3-0 berkat brace Zinedine Zidane dan satu gol dari Emmanuel Petit.
Maroko dan Skotlandia gagal mengikuti jejak Brasil lolos dari fase grup di Piala Dunia 1998. Mereka kalah dari Norwegia. Pada 2026 ini, kesempatan tersebut terbuka lebar. Sebab, andai gagal menjadi runner-up Grup C, mereka memiliki kesempatan untuk menjadi salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Di atas kertas, Maroko dan Skotlandia seharusnya bisa mengalahkan Haiti. Menarik untuk menantikan realisasi dari reuni Brasil, Maroko, dan Skotlandia di Piala Dunia 2026.














