Cristiano Ronaldo berebut bola saat membela Portugal menghadapi Uzbekistan pada laga Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Houston, Amerika Serikat, 23 Juni 2026. (Foto: RONALDO SCHEMIDT/AFP)
Perselisihan Ronaldo dengan Timnas Portugal bermula ketika dirinya tidak dimainkan dalam pertandingan melawan Norwegia. Mantan bintang Manchester United dan Real Madrid itu hanya duduk di bangku cadangan, bahkan sempat diminta melakukan pemanasan pada babak kedua sebelum akhirnya tidak diturunkan.
Ini menjadi momen langka karena Ronaldo terakhir kali tidak dimainkan sebagai pemain pengganti dalam pertandingan kompetitif untuk Portugal terjadi pada 2008.
Situasi semakin memanas setelah Jorge Jesus mengumumkan bahwa Ronaldo juga tidak akan menjadi starter ketika Portugal menghadapi Denmark. Keputusan itu membuat sang megabintang meninggalkan kamp latihan sebelum pertandingan berlangsung.
Meski polemik Ronaldo mencuri perhatian, Portugal tetap menunjukkan performa impresif di UEFA Nations League. Kemenangan 2-1 atas Norwegia memastikan Portugal melaju ke perempat final sebagai juara bertahan kompetisi tersebut. Hasil itu juga membuat mereka unggul enam poin atas Denmark yang berada di posisi kedua klasemen Grup A4.
Dukungan datang dari rekan setimnya. Joao Cancelo menegaskan bahwa Ronaldo tetap menjadi sosok penting bagi Portugal, terlepas dari situasi yang sedang terjadi. “Cristiano adalah kapten kami, pemain terbaik yang pernah dimiliki Portugal. Segalanya pasti akan berakhir dengan cara terbaik dengannya, tetapi yang terpenting adalah empat kemenangan,” ujar Cancelo mengutip BBC.