Cetak Brace, Lewandowski Lampaui Rekor Inzaghi di Liga Champions

- Lewandowski mencetak dua gol saat Barcelona menang 7-2 atas Newcastle, memastikan langkah ke perempat final Liga Champions dengan agregat 8-3.
- Brace tersebut membuat Lewandowski memecahkan rekor Filippo Inzaghi sebagai pemain tertua yang mencetak dua gol di Liga Champions pada usia 37 tahun 209 hari.
- Barcelona akan menghadapi Atletico Madrid di perempat final setelah Los Rojiblancos menyingkirkan Tottenham Hotspur dengan agregat 7-5.
Jakarta, IDN Times - Bomber Barcelona, Robert Lewandowski, mengukir sejarah baru di Liga Champions. Sejarah itu tercipta setelah melibas Newcastle United 7-2, pada leg kedua babak 16 besar, Kamis (19/3/2026) dini hari WIB.
Lewandowski menjadi salah satu inspirator kemenangan Blaugrana, dengan mencetak brace pada menit ke-56 dan 61. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Barcelona ke perempat final, dengan agregat 8-3.
1. Lewandowski lewati rekor Inzaghi
Hasil ini memberikan malam spesial bagi Lewandowski di Camp Nou. Sebab, selain menang, bintang Timnas Polandia itu juga mengukir sejarah baru di Liga Champions, sebagai pemain tertua yang dapat memborong dua gol.
Lewandowski mencetak brace di usia 37 tahun 209 hari. Rekor ini sebelumnya dipegang striker legendaris AC Milan, Filippo Inzaghi, yang membukukan dua gol ke gawang Real Madrid pada November 2010 lalu, di usia 37 tahun 86 hari.
2. Lewandowski bangga
Atas kemenangan dan pencapaian individunya itu, Lewandowski mengaku bangga. Namun, hasil ini memberikan sebuah evaluasi yang harus segera dibenahi pelatih Hansi Flick, khususnya di sektor pertahanan.
"Saya sangat senang dan sangat bangga, baik pada diri saya sendiri maupun tim. Kami memang membuat beberapa kesalahan dalam bertahan, yang membuat Newcastle sedikit terlalu mudah mencetak gol. Tapi, jika Anda bisa mencetak tujuh gol, tentu sangat puas," ucap Lewandowski di laman resmi UEFA.
3. Barcelona jumpa Atletico
Selanjutnya, Barcelona akan bersua Atletico Madrid di perempat final Liga Champions. Los Rojiblancos lolos setelah menyingkirkan Tottenham Hotspur, dengan agregat 7-5.
Pertemuan ini dapat menjadi panggung balas dendam bagi Julian Alvarez dan kawan-kawan. Mengingat, pada pertemuan terakhir di Copa del Rey 4 Maret 2026, mereka keok 0-3.


















