Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Como Luar Biasa, Lolos ke Liga Champions Musim Depan

Como Luar Biasa, Lolos ke Liga Champions Musim Depan
potret pertandingan Como 1907 (unsplash.com/davidjones)
Intinya Sih
  • Como memastikan tiket ke Liga Champions 2026 setelah menang 4-1 atas Cremonese di laga terakhir Serie A, menorehkan sejarah baru bagi klub tersebut.
  • Tim asuhan Cesc Fabregas unggul tipis atas AC Milan dan Juventus di klasemen akhir, berkat hasil imbang dan kekalahan dua raksasa Italia itu.
  • Fabregas memuji kerja keras pemain yang membawa Como lolos ke Liga Champions hanya dua tahun setelah promosi, menyebut pencapaian ini layak dirayakan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Como tak henti menorehkan sejarah. Terbaru, mereka memastikan satu tempat di Liga Champions musim depan, usai meraih kemenangan di laga pekan terakhir Serie A 2025/26.

Pada Senin (25/5/2026) dini hari WIB, Como menang 4-1 atas Cremonese. Berkat hasil ini, mereka pun memastikan satu tempat di Liga Champions musim depan, mengungguli tim-tim besar lain.

1. Como ungguli Juventus dan AC Milan

Dalam perjalanan menuju Liga Champions, Como berhasil mengungguli Juventus dan AC Milan. Pada pekan terakhir Serie A 2025/26, Juventus dan Milan sama-sama meraih hasil buruk.

Juventus meraih hasil imbang 2-2 lawan Torino dalam laga Derbi Turin, sementara Milan justru kalah 1-2 dari Cagliari di San Siro. Dua hasil ini secara tidak langsung menolong Como lolos ke Liga Champions musim depan.

Berkat hasil-hasil di pekan terakhir Serie A ini, Como menorehkan 71 poin. Mereka unggul satu poin atas AC Milan dengan torehan 70 poin, serta dua poin atas Juventus dengan torehan 69 poin.

2. Tim Como sudah mendengarkan lagu Liga Champions

Dilansir dari Tuttomercato, semua pemain Como beserta Cesc Fabregas dan staf pelatih bergegas masuk ke ruang ganti selepas laga lawan Cremonese, untuk memulai lagu kebangsaan Liga Champions.

Kemudian, mereka bergegas ke ruang konferensi pers untuk melompat, berteriak, dan menyanyikan lagu Liga Champions itu. Para pemain juga menyetel lagu "kuda kecil" yang diputar dari pengeras suara Alberto Moreno.

3. Sebuah sejarah yang layak dirayakan

Pelatih Como, Cesc Fabregas, menyebut keberhasilan ini jadi sesuatu yang layak dirayakan. Selama dua musim terakhir para pemain sudah bekerja keras untuk mengangkat performa tim.

"Tetapi merekalah yang pada akhirnya mewujudkan mimpi ini, merekalah yang mewujudkannya. Saya sangat senang untuk orang-orang ini. Dari Como, karena mereka pantas mendapatkannya," ujar Fabregas.

Como mencetak sejarah dengan lolos ke Liga Champions hanya dua tahun setelah promosi ke Serie A. Mereka juga dipastikan tampil di kompetisi Eropa untuk kedua kalinya sepanjang sejarah.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More