Nah, pada gelaran Piala Dunia 2026 yang masih berlangsung hingga artikel ini terbit pun ada sejumlah pelatih yang dipecat atau memilih mengundurkan diri dari posisinya karena gagal memenuhi target. Berikut daftarnya.
Ronald Koeman baru saja mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih timnas Belanda. Keputusan ini diambil setelah timnya tersingkir dari babak 32 besar Piala Dunia 2026. Belanda sebelumnya dikalahkan Maroko lewat drama adu penalti.
Catatan tersebut bisa dibilang menjadi penurunan performa dari edisi sebelumnya. Seperti diketahui, di Piala Dunia 2022 lalu, Belanda mampu melangkah hingga babak perempat final meski akhirnya kalah dari Argentina lewat adu penalti juga. Hasil di Piala Dunia 2026 juga memupus harapan Tim Oranje untuk meraih gelar Piala Dunia pertamanya sepanjang sejarah.
Bagi Koeman sendiri, ia sebelumnya mulai melatih Belanda menggantikan Louis Van Gaal setelah Piala Dunia 2022. Tugas ini menjadi periode keduanya melatih Tim Oranje setelah sebelumnya pada 2018 hingga 2020. Di periode keduanya bersama Belanda, Koeman juga sempat mampu membawa tim ini lolos ke semifinal Euro 2024
Berikutnya ada Marcelo Bielsa. Ia memikul tanggung jawab penuh atas kegagalan Uruguay di Piala Dunia 2026. Lebih parah dari Belanda, La Celeste bahkan tak mampu lolos dari fase grup, sehingga hasilnya terasa sangat mengecewakan.
Bielsa sendiri sebelumnya menjadi pelatih Uruguay sejak Mei 2023. Sebelum Piala Dunia 2026, ia sempat membawa timnya menjadi peringkat ketiga di Copa America 2024.
Sayangnya, kebersamaan Bielsa bersama Uruguay harus selesai lebih cepat. Kontrak tiga tahunnya dengan federasi resmi berakhir bersamaan dengan gagal lolosnya Uruguay dari fase grup Piala Dunia 2026.
Senasib dengan Uruguay, Republik Ceko juga gagal melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Mereka gagal lolos dari fase grup setelah menjadi juru kunci Grup A dengan koleksi 1 poin saja. Hasil ini turut membuat pelatihnya, Miroslav Koubek, mengundurkan diri.
Koubek sebenarnya baru bergabung dengan Ceko pada Desember 2025. Pelatih berusia 74 tahun itu mengambil peran sejak babak playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026. Waktu itu, ia membawa Ceko meraih kemenangan adu penalti berturut-turut atas Irlandia dan Denmark yang memastikan negaranya kembali ke Piala Dunia setelah absen selama 20 tahun.
Lanjut ada Steve Clarke. Ia mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Skotlandia setelah gagal lolos dari babak grup Piala Dunia 2026. Skotlandia sebelumnya hanya mampu finis di urutan ketiga Grup C dengan torehan 3 poin dari 3 laga. Meski sempat berkesempatan lolos melalui jalur peringkat 3 terbaik, mereka akhirnya tetap gagal karena kalah selisih gol dari negara lain.
Gugurnya Skotlandia di fase grup Piala Dunia 2026 juga menandai berakhirnya masa bakti Clarke sebagai pelatih. Pria berusia 62 itu telah memimpin tim selama tujuh tahun dan membawanya ke Piala Dunia pertama setelah 28 tahun.
Pelatih berikutnya adalah Hong Myung-bo. Ia mundur dari posisi pelatih timnas Korea Selatan usai kegagalannya lolos dari fase grup Piala Dunia 2026. Taeguk Wariors sebelumnya hanya mampu finis di urutan 3 Grup A Piala Dunia 2026 dan gagal masuk peringkat 3 terbaik.
Hong Myung-bo sebelumnya sudah memimpin Korea Selatan sejak 2024. Ia mampu membawa Korsel melewati babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 tanpa kekalahan. Sayangnya, hasil tersebut tak berlanjut di turnamen utama yang mengharuskan timnya pulang lebih awal.
Sebelum nama-nama di atas, Sabri Lamouchi menjadi pelatih pertama yang dipecat di Piala Dunia 2026. Ia didepak dari posisi pelatih timnas Tunisia setelah kalah 1-5 dari Swedia di laga pertama Grup F. Setelah itu, posisi pelatih diambil Herve Renard yang akhirnya juga gagal membawa Tunisia lolos dari fase grup.
Itulah tadi sejumlah pelatih Piala Dunia yang mundur atau dipecat setelah timnya gagal. Menurutmu, siapa lagi, nih, yang bakal menyusul?
Untuk informasi Piala Dunia 2026 selengkapnya, bisa cek pada laman Soccertime IDN Times di bawah ini, ya.

Siapa saja pelatih Piala Dunia 2026 yang mundur setelah timnya gagal? | Sejauh ini ada beberapa nama. Sebut saja dari Ronald Koeman (Belanda), Marcelo Bielsa (Uruguay), Steve Clarke (Skotlandia), Miroslav Koubek (Ceko), dan Hong Myung-bo (Korea Selatan). |
Kenapa pelatih Piala Dunia 2026 banyak yang mundur setelah timnya gagal? | Biasanya karena mereka merasa bertanggung jawab atas kegagalan memenuhi target atau ekspektasi. Selain itu, bisa juga karena tekanan besar dari para penggemar. |
Kenapa Hong Myung-bo dihujat? | Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo dihujat karena kegagalannya membawa tim lolos dari babak grup Piala Dunia 2026. Ia pun sudah memutuskan mundur dari jabatan tersebut. |
Siapa pelatih terbaik FIFA 2022? | Lionel Scaloni meraih predikat pelatih terbaik FIFA 2022. Salah satu alasannya karena ia mampu membawa Argentina juara Piala Dunia 2022. |