Manchester United memasuki era baru di bawah kepemimpinan Ruben Amorim dengan filosofi sepak bola progresif. Kedatangannya membawa harapan akan transformasi besar di Old Trafford setelah musim 2024/2025 yang penuh kekecewaan. Namun, awal perjalanan Amorim tidak mulus karena Setan Merah gagal menang dalam dua laga perdana English Premier League 2025/2026 dan memperlihatkan tantangan besar dalam penerapan sistem barunya.
Bruno Fernandes menjadi pusat perhatian dalam fase awal kepelatihan Amorim. Sang kapten tim mengalami perubahan besar dalam perannya, yang membuat para pengamat mempertanyakan efektivitas formasi baru Manchester United. Seiring meningkatnya sorotan media dan tekanan fans, Fernandes kini dihadapkan pada dilema manajemen taktik Amorim yang berusaha menyeimbangkan kebutuhan sistem dan kontribusi individu.