Jakarta, IDN Times - Indonesia memperluas pendekatan diplomasi dengan Kamerun melalui olahraga, pendidikan, riset, dan kegiatan sosial budaya. Langkah tersebut dijalankan beriringan dengan agenda perdagangan, termasuk rangkaian kegiatan yang melibatkan delegasi Kamerun dan sejumlah negara Afrika Tengah dalam Trade Expo Indonesia (TEI).
Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamerun, Agung Cahaya Sumirat, mengatakan diplomasi tidak harus hanya mengandalkan pertemuan formal antarpemerintah. Kegiatan yang melibatkan masyarakat, perguruan tinggi, dan komunitas olahraga juga dapat menjadi sarana membangun kedekatan kedua negara.
“Nah, ini hal yang menurut saya penting kita kapitalisasi karena ini sudah jelas mereka ada di halaman rumah kita. Kelihatannya bisa kita optimalkan juga untuk simbolisasi dari kedekatan antara Indonesia dan Kamerun dari sisi sosial budaya, khususnya di sektor olahraga,” kata Agung dalam konferensi pers.
Salah satu agenda yang direncanakan adalah kegiatan sepak bola pada Minggu, 18 Oktober, mulai pukul 07.30 WIB di Stadion Parigi, BSD. Kegiatan itu direncanakan melibatkan perwakilan Federasi Sepak Bola Kamerun (FECAFOOT), mantan pemain Kamerun yang pernah berkarier di Indonesia, serta pemain junior Indonesia.
Di bidang pendidikan dan riset, Indonesia dan Kamerun juga menyiapkan kuliah umum, kerja sama antarkampus, penelitian bersama, serta webinar. Agung menyebut sejumlah perguruan tinggi Indonesia telah masuk dalam rencana kolaborasi tersebut.
