Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Doa Persija: Berkandang di JIS Semusim Penuh
Persija lawan Dewa United di Super League. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Persija Jakarta kembali bertemu Gubernur DKI dan pihak terkait untuk membahas penggunaan penuh Jakarta International Stadium sebagai kandang utama musim depan.
  • Pihak pengelola JIS menyiapkan teknologi bongkar pasang rumput yang memungkinkan stadion cepat siap digunakan kembali setelah acara konser.
  • Manajer Persija berharap janji pemerintah dan pengelola JIS soal pemakaian penuh serta fasilitas stadion benar-benar terealisasi, bukan sekadar ucapan tanpa tindakan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Memainkan 100 persen laga kandang di Jakarta International Stadium (JIS) masih jadi mimpi bagi Persija Jakarta. Namun, musim depan, harapan itu setidaknya bisa terwujud.

Ternyata, Persija baru-baru ini kembali melakukan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan beberapa pihak terkaiit, soal pemakaian JIS sebagai kandang Persija. Hasilnya?

1. Jaminan Persija bisa berkandang di JIS 100 persen

Persija Jakarta saat sedang berlatih di Stadion Sumpah Pemuda Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, menyebut dalam audiensi tersebut, Gubernur dan pihak-pihak terkait menjanjikan Persija bisa berkandang di JIS 100 persen, tidak seperti musim-musim sebelumnya.

"Kebetulan kemarin kami melakukan audiensi dengan pihak terkait dan Gubernur. Harapannya, tahun depan tim bisa 100 persen bermain di JIS. Tentu kami senang jika itu bisa terealisasi," kata Ardhi kepada awak media.

2. Teknologi bongkar pasang rumput sudah disiapkan

Kondisi rumput JIS saat laga Persija lawan PSM. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Ardhi menyebut, pihak terkait, dalam hal ini pengelola JIS, mengaku sudah menyiapkan teknologi bongkar pasang rumput. Teknologi ini nantinya bisa menolong Persija, terutama ketika JIS selesai dipakai konser.

"Pihak pengelola juga menyatakan proses bongkar pasang rumput, misalnya setelah konser, bisa dilakukan dalam tujuh hari. Jadi bisa berjalan paralel, begitu panggung dibongkar, rumput langsung dipasang kembali," kata Ardhi.

3. Semoga bukan janji manis bagi Persija

Persija jumpa PSM di Super League 2025/26. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Namun, Ardhi berharap agar semua ucapan dari Gubernur dan pihak terkait soal JIS itu bukan cuma omong kosong. Ternyata, perkara janji pemakaian dan teknologi bongkar pasang rumput ini sudah pernah dijanjikan dulu.

"Saya juga mendengar hal itu pernah dibicarakan sebelumnya. Namun untuk realisasinya, kita lihat nanti. Karena pernyataan ini disampaikan langsung di hadapan Gubernur, jadi kita berharap bisa benar-benar terwujud," ujar Ardhi.

Editorial Team