Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Edisi Piala Afrika saat Maroko Jadi Juara Grup sebelum 2025

ilustrasi pertandingan
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/sheriffmagdy)
Intinya sih...
  • Maroko menjadi juara grup di Piala Afrika 1976
  • Maroko kalah dari Aljazair pada laga perebutan tempat ketiga saat menjadi tuan rumah Piala Afrika 1988
  • Maroko terhenti pada perempat final di Piala Afrika 1998
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Timnas Maroko keluar sebagai juara Grup A di Piala Afrika 2025. Tim asuhan Walid Regragui itu mengoleksi 7 poin dari hasil 2 kemenangan dan 1 keimbangan. Mereka mengalahkan Komoro 2-0 dan Zambia 3-0 serta seri 1-1 dengan Mali. Ini menjadi edisi Piala Afrika kedelapan ketika The Atlas Lion menjadi juara grup. Lantas, seperti apa detail dari tujuh momen pertama ketika mereka memuncaki klasemen pada fase grup di Piala Afrika? Berikut ulasan lengkapnya.

1. Maroko menjadi juara grup di Piala Afrika 1976 dan berakhir sebagai kampiun

Piala Afrika mulai berlangsung pada 1957. Maroko baru ikut serta pada 1972 yang merupakan edisi kedelapan. Mereka gagal lolos dari fase grup. Dua tahun kemudian, Maroko absen bertarung di Piala Afrika yang digelar di Mesir. Maroko kembali menjadi peserta pada 1976 di Ethiopia. Mereka berhasil lolos dari grup setelah imbang 2-2 dengan Sudan dan menang 1-0 atas Zaire serta 3-1 atas Nigeria.

Maroko bahkan keluar sebagai juara. Mereka meraihnya setelah menang 2-1 atas Mesir dan Nigeria serta seri 1-1 dengan Guinea. Piala Afrika 1976 memang hanya diikuti delapan tim. Mereka dibagi ke dalam dua grup. Dua tim teratas di masing-masing grup lantas melaju ke fase grup kedua dan saling bertemu. Ini masih menjadi gelar juara Piala Afrika satu-satunya Maroko per 31 Desember 2025.

2. Maroko kalah dari Aljazair pada laga perebutan tempat ketiga saat menjadi tuan rumah Piala Afrika 1988

Maroko mendapat kesempatan menjadi tuan rumah Piala Afrika untuk pertama kalinya pada 1988. Mereka berhasil menjadi juara Grup A meski hanya meraih 1 kemenangan dan 2 keimbangan. Mereka mengalahkan Aljazair dengan skor 1-0 dan ditahan Zaire 1-1 serta Pantai Gading 0-0.

Pada fase gugur, Maroko bertemu dengan runner-up Grup B, Kamerun. Mereka gagal ke final setelah kalah 0-1. Maroko juga tidak mampu meraih kemenangan pada laga perebutan tempat ketiga usai dibekuk Aljazair lewat adu penalti.

3. Maroko terhenti pada perempat final di Piala Afrika 1998

Setelah 1988, Maroko gagal lolos ke Piala Afrika 1990. Mereka bermain pada edisi 1992, tetapi gugur pada fase grup. Maroko kemudian absen dalam dua penyelenggaran beruntun. Mereka akhirnya ambil bagian lagi pada edisi 1998 yang digelar di Burkina Faso yang diikuti 16 tim.

Maroko menjuarai Grup D setelah imbang 1-1 dengan Zambia dan menang 3-0 atas Mozambik serta 1-0 atas Mesir. Turnamen pun langsung berlanjut ke perempat final. Langkah Maroko terhenti usai kalah 1-2 dari Afrika Selatan.

4. Maroko menjadi runner-up di Piala Afrika 2004

Setelah terhenti pada perempat final di Piala Afrika 1998, Maroko gagal lolos dari fase grup pada edisi 2000 dan 2002. Mereka akhirnya bermain lagi pada fase gugur di Piala Afrika 2004. Maroko menjuarai Grup D berkat kemenangan 1-0 atas Nigeria dan 4-0 atas Benin serta imbang 1-1 dengan Afrika Selatan.

Pada perempat final, Maroko menaklukkan Aljazair 3-1 lewat babak tambahan. Mereka kemudian mencapai final setelah membantai Mali dengan skor 4-0 pada semifinal. Sayangnya, Maroko gagal menjadi juara akibat kalah dari tuan rumah, Tunisia, dengan skor 1-2.

5. Maroko kalah adu penalti dari Benin pada 16 besar Piala Afrika 2019

Piala Afrika mulai diikuti 24 tim pada edisi 2019 yang digelar d Mesir. Maroko tergabung di Grup D dan berhasil menjadi yang teratas di klasemen akhir. Mereka meraih kemenangan 1-0 atas Namibia, Pantai Gading, dan Afrika Selatan.

Maroko lantas bertemu Benin pada 16 besar. Mereka gagal melaju lebih jauh setelah kalah lewat adu penalti. Keduanya imbang 1-1 pada waktu normal. Maroko memiliki kesempatan untuk meraih kemenangan ketika mendapat hadiah penalti pada menit 90+6. Namun, Hakim Ziyech gagal memaksimalkannya.

6. Maroko lolos dari fase grup di Piala Afrika 2021, tetapi terhenti pada perempat final

Setelah menjadi juara grup di Piala Afrika 2019, Maroko kembali melakukannya pada edisi 2021. Mereka menang 1-0 atas Ghana dan 2-0 atas Komoro. Dua hasil tersebut sudah cukup untuk membuat mereka memuncaki Grup C meski pada pertandingan terakhir hanya imbang 2-2 dengan Gabon.

Di Piala Afrika 2021 yang digelar di Kamerun, Maroko melaju selangkah lebih jauh dibanding edisi sebelumnya. Mereka mengalahkan Malawi dengan skor 2-1 pada 16 besar. Maroko terhenti pada perempat final setelah kalah 1-2 dari Mesir melalui babak tambahan.

7. Maroko gugur pada 16 besar di Piala Afrika 2023

Maroko menjadi juara grup di Piala Afrika untuk ketiga kalinya secara beruntun pada edisi 2023.  Mereka berada di Grup F. Maroko meraih kemenangan 3-0 atas Tanzania, imbang 1-1 dengan Republik Demokratik Kongo, dan kembali menang atas Zambia dengan skor 1-0.

Namun, setelah lolos dari fase grup, Maroko langsung gugur. Mereka kalah pada 16 besar usai dibungkam Afrika Selatan dengan skor 0-2. Pada menit 85, Maroko sebetulnya mendapat hadiah penalti yang berpotensi menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun, Achraf Hakimi yang maju sebagai algojo gagal mencetak gol.

Maroko sudah 20 kali mengikuti Piala Afrika per 2025. Mereka berhasil mengakhiri delapan di antaranya sebagai juara grup. Itu termasuk pada edisi 2025 yang mana mereka bertindak sebagai tuan rumah. Namun, Maroko cuma baru sekali mengangkat trofi. Akankah prestasi pada 1976 terulang pada 18 Januari 2026 nanti?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

Sunderland vs Man City Live di TV mana? Ini Link Streamingnya

02 Jan 2026, 01:30 WIBSport