Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Pemain Bayern Munich yang Cetak 25 Gol Bundesliga dalam 3 Musim

Allianz Arena
Allianz Arena (unsplash.com/Josip Ivankovic)
Intinya sih...
  • Gerd Mueller mencetak 25 gol dalam 7 musim berbeda, total 365 gol dan 101 assist.
  • Karl-Heinz Rummenigge mencetak 25 gol dalam 3 musim, total 162 gol dan 58 assist.
  • Robert Lewandowski hanya gagal mencetak 25 gol dalam 2 musim dari total 8 musim bersama Bayern Munich.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Harry Kane belum berhenti menunjukkan tajinya di Bundesliga Jerman 2025/2026. Dalam duel menghadapi Werder Bremen pada pekan 22, ia tampil impresif dengan mencetak brace. Dua gol itu berbuah kemenangan telak 3-0 Die Roten sebagai tim tamu.

Dengan demikian, bomber Timnas Inggris itu telah mengemas 26 gol di Bundesliga musim ini, yang sekaligus menjadi musim ketiga baginya mencetak minimal 25 gol Bundesliga untuk Bayern Munich. Ia mengikuti jejak tiga pemain Die Roten lain yang lebih dahulu melakukannya pada musim-musim sebelumnya per 15 Februari 2026.

1. Gerd Mueller mencetak 25 gol dalam 7 musim berbeda

Gerd Mueller layak disebut sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah Bayern Munich. Ia masih menjadi pemain Die Roten yang paling sering mencetak gol di kasta teratas Jerman. Dari total 427 laga, ia mengemas 365 gol dan 101 assist pada 1965–1979.

Pemilik 62 caps untuk Timnas Jerman itu mencetak minimal 25 gol untuk Bayern Munich di Bundesliga dalam 7 musim berbeda. Musim tersuburnya terjadi pada edisi 1971/1972, saat mengumpulkan 40 gol dan 19 assist dari total 34 kali kesempatan bermain. Berkat kontribusi darinya, Die Roten meraih empat gelar juara Bundesliga serta sederet trofi di ajang-ajang lainnya.

2. Karl-Heinz Rummenigge mencetak 25 gol dalam 3 musim

Karl-Heinz Rummenigge secara konsisten mengisi posisi sebagai ujung tombak Bayern Munich pada 1974–1984. Ketajamannya di depan gawang lawan terbukti dengan mencetak minimal 25 gol di Bundesliga dalam 3 musim berbeda, yaitu pada 1979/1980, 1980/1981, dan 1983/1984. Secara total, ia mencetak 162 gol dan 58 assist dalam 310 pertandingan.

Musim 1980/1981 menjadi salah satu periode terbaik dalam karier pemilik 95 caps untuk Timnas Jerman itu. Di Bundesliga, ia mengemas 29 gol dan 1 assist yang berbuah gelar juara bagi Bayern MUnich. Kontribusi apik sepanjang musim membuatnya berhak meraih trofi Ballon d’Or selama 2 musim beruntun pada 1980–1981.

3. Selama 8 musim bersama Bayern Munich, Robert Lewandowski hanya gagal mencetak 25 gol dalam 2 musim

Robert Lewandowski mampu menunjukkan konsistensi luar biasa dalam urusan mencetak gol selama menjadi bagian dari Bayern Munich pada 2014–2022. Selama 8 musim tersebut, ia hanya gagal mencetak 25 gol Bundesliga dalam 2 musim berbeda. Koleksi golnya bagi Die Roten di kasta teratas Jerman mencapai 238 gol, membuatnya berada di bawah Gerd Mueller sebagai top skor klub sepanjang sejarah Bundesliga.

Dari rentetan gol Lewandowski di Bundesliga bersama Die Roten, 41 di antaranya tercipta semusim pada 2020/2021. Dengan jumlah itu, ia sukses mengawinkan gelar juara bagi timnya dan gelar top skor. Dirinya juga sukses meraih penghargaan Sepatu Emas Eropa untuk pertama kalinya sebelum kembali meraihnya pada musim berikutnya.

4. Harry Kane selalu mencetak 25 gol dalam 3 musim awal

Harry Kane mengukir kiprah awal yang lebih mengesankan bersama Bayern Munich dibanding Robert Lewandowski dalam urusan mencetak gol. Ia selalu mencetak minimal 25 gol Bundesliga dalam 3 musim pertama. Dirinya juga aktif menciptakan peluang dengan 23 assist dalam 85 penampilan awal.

Kane melewati musim pertama dengan mengemas 36 gol sebelum mencetak 26 gol pada musim kedua. Sedangkan pada musim ketiga, ia telah menjebloskan 26 gol hingga pekan 22. Kontribusinya berpotensi membawa Die Roten kembali mengangkat trofi juara pada akhir musim.

Harry Kane menegaskan statusnya sebagai salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Bayern Munich dengan selalu mencetak minimal 25 gol di Bundesliga dalam 3 musim pertama. Konsistensi tersebut menempatkannya sejajar dengan nama-nama legendaris Die Roten serta menunjukkan adaptasi cepat dan dampak instan sejak kedatangannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

5 Cara Menggunakan Foam Roller Sebelum dan Sesudah Latihan

16 Feb 2026, 05:28 WIBSport