Piala Dunia kerap menjadi panggung yang melahirkan bintang-bintang baru. Pada 2026, salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Elliot Anderson. Gelandang berusia 23 tahun ini tampil matang meski baru menjalani turnamen mayor pertama bersama Timnas Inggris. Di balik performa gemilangnya, ia menyimpan kisah perjuangan yang membuat kiprahnya di Piala Dunia tahun ini terasa makin istimewa.
Elliot Anderson dan Piala Dunia 2026 yang Mengubah Kariernya

1. Piala Dunia pertama yang mencuri perhatian
Piala Dunia 2026 menjadi pengalaman pertama Elliot Anderson membela Timnas Inggris di turnamen mayor. Meski berstatus debutan dan masih minim pengalaman internasional, ia tidak menunjukkan sedikit pun rasa canggung. Ia justru tampil tenang, percaya diri, serta mampu menjalankan perannya dengan baik sejak matchday pertama.
Sebagai seorang gelandang, Anderson memiliki atribut yang sangat lengkap. Ia mampu mengalirkan bola dengan efektif, aktif melakukan pressing, cepat bertransisi, serta tidak ragu turun membantu lini belakang. Kehadirannya bersama Declan Rice membuat Jude Bellingham dapat bermain lebih bebas di area ofensif.
Di tengah banyaknya pemain bintang yang dimiliki Inggris, Anderson justru menjadi sosok yang menjaga ritme permainan. Gaya bermainnya mirip dengan Steven Gerrard yang sama-sama memiliki etos kerja tinggi, mendominasi lini tengah, sering membantu pertahanan, sekaligus menjadi penghubung serangan. Bedanya, ia belum bisa menunjukkan kontribusi besar dalam gol dan assist seperti mantan kapten Timnas Inggris tersebut.
2. Bangkit dari duka personal
Kesuksesan Anderson di Piala Dunia 2026 tidak datang dengan mudah. Dua bulan sebelum turnamen dimulai, ia harus menerima kenyataan pahit karena sang ibu meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker. Kehilangan tersebut menjadi pukulan emosional yang sangat berat bagi dirinya yang dekat dengan keluarga.
Alih-alih larut dalam kesedihan, Anderson mampu menjadikan momen tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang. Setiap penampilannya di lapangan seolah menjadi bentuk penghormatan kepada sang ibu. Ketangguhan mental inilah yang membuatnya dipuji karena kedewasaan, di samping kualitas yang terus ditunjukkan.
3. Piala Dunia yang mengubah jalan karier
Performa impresif Anderson bersama Nottingham Forest pada 2025/2026 menjadi buah bibir dan menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Perhatian tersebut semakin menguat setelah performa impresifnya juga tersaji di Piala Dunia 2026. Akhirnya, Manchester City pun berani meminangnya dari Nottingham Forest dengan harga 135 juta euro (Rp2,78 triliun). Angka tersebut membuatnya pemain termahal yang dibeli The Cityzens per 14 Juli 2026.
Namun, tantangan besar sudah siap menanti Anderson di Manchester City. Beban berat sebagai pemain termahal harus dibuktikan dengan permainan impresif yang konsisten. Ia tidak boleh sama seperti Kalvin Phillips yang pernah menonjol di lini tengah Inggris, tetapi mengecewakan saat berseragam Manchester City. Tantangan pertamanya adalah bersaing dengan sejumlah nama besar untuk menjadi pemain utama di lini tengah The Cityzens.
4. Tantangan besar pada semifinal
Per 14 Juli 2026, kiprah Anderson bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 belum berakhir. Inggris masih harus menghadapi Argentina pada semifinal. Laga tersebut diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua tim dengan kualitas lini tengah terbaik di turnamen.
Pada laga ini, Anderson diprediksi kembali menjadi pemain kunci yang bertugas menjaga keseimbangan permainan. Di samping itu, ia juga bisa ditugaskan untuk melakukan pengawalan khusus kepada Lionel Messi. Sebab, pemain Inter Miami tersebut adalah bintang utama Argentina yang menjadi ancaman besar bagi lini belakang Inggris.
Jika mampu menjalankan tugas seperti pada laga-laga sebelumnya, Anderson berpeluang kembali menjadi pembeda. Bahkan, jika Inggris berhasil melangkah hingga menjadi juara, namanya akan semakin melambung dan berpotensi dikenang dalam sejarah sepak bola Inggris. Terlepas dari hasil akhir turnamen, Anderson telah membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pilar generasi baru Timnas Inggris.