5 Fakta WWE Money in the Bank, Berebut Koper untuk Jadi Juara Dunia

- Money in the Bank berawal dari ide Chris Jericho dan Brian Gewirtz pada 2005, lalu berkembang menjadi acara tahunan mandiri WWE sejak 2010.
- Laga ini mempertemukan 6–8 pegulat dalam pertandingan tangga tanpa diskualifikasi; pemenang meraih koper berisi kontrak perebutan gelar dunia yang berlaku 365 hari.
- Selain mengorbitkan calon bintang utama, WWE mengadakan versi perempuan sejak 2017; seluruh pemenangnya disebut berhasil mengubah cash-in menjadi gelar juara dunia.
Take a Deeper Reads

Money in the Bank adalah salah satu Premium Live Event paling dinanti para penggemar WWE di seluruh dunia. Ajang ini terkenal lewat aksi penuh risiko dan momen cash-in penuh kejutan yang membuat sabuk juara dunia berpindah dalam waktu singkat. Seperti apa, sih, seluk-beluknya? Berikut lima fakta menarik yang membuat Money in the Bank selalu ditunggu.
1. Digagas salah satu legenda gulat profesional, Chris Jericho, dan penulis naskah WWE, Brian Gewirtz
Siapa sangka, konsep laga berisiko tinggi ini lahir dari ide seorang pegulat. Dilansir Wrestling Inc, legenda gulat, Chris Jericho, mencetuskan ide pertandingan tangga (ladder match) yang melibatkan beberapa pegulat sekaligus kepada penulis naskah WWE, Brian Gewirtz, jelang WrestleMania 21 (2005). Awalnya, Jericho hanya mengusulkan agar pemenang mendapatkan kesempatan bertanding memperebutkan gelar juara dunia di siaran Monday Night Raw keesokan harinya.
Sebelumnya, ladder match lebih populer sebagai pertandingan 1 lawan 1 atau menjadi salah satu unsur di laga tables, ladders, and chairs (TLC). Brian Gewirtz kemudian menyempurnakan konsep tersebut dengan menambahkan elemen koper berisi kontrak pertandingan yang berlaku selama 1 tahun penuh. Pertandingan perdana Money in the Bank digelar pada WrestleMania 21 dan dimenangkan Edge (kini Adam Copeland). Money in the Bank kemudian menjadi acara tahunan yang berdiri sendiri pada 2010.
2. Menyajikan pertandingan tangga ekstrem penuh risiko cedera
Pertandingan Money in the Bank melibatkan 6–8 pegulat yang bertarung sekaligus di dalam ring. Tanpa aturan diskualifikasi maupun count-out (dinyatakan kalah), para atlet bebas memanfaatkan tangga besi sebagai senjata. Satu-satunya cara untuk menang adalah dengan memanjat tangga di tengah ring dan mengambil koper yang digantung beberapa meter di atas panggung.
Aksi-aksi ekstrem kerap tercipta sepanjang penyelenggaraan Money in the Bank. Mulai dari mendorong tangga hingga pegulat jatuh ke luar ring, hantaman keras tangga besi, hingga manuver membanting lawan di atas tangga sampai patah. Dilansir situs resmi WWE, tingginya risiko dalam Money in the Bank bahkan sering memakan korban cedera. Sebut saja Rob Van Dam, CM Punk, Cody Rhodes, hingga Christian.
3. Koper yang diperebutkan berisi kontrak pertandingan perebutan gelar juara dunia
Meski bernama Money in the Bank, koper yang diperebutkan sama sekali tidak berisi uang hadiah. Dilansir ESPN, di dalam koper terdapat kontrak resmi yang memberikan hak istimewa kepada pemenangnya untuk menantang salah satu pemegang gelar juara dunia pilihan mereka. Entah itu untuk WWE Champion atau World Heavyweight Champion.
Kontrak ini berlaku selama 365 hari sejak hari kemenangan. Hal yang paling menakutkan bagi sang juara bertahan adalah hak pemegang koper untuk mencairkan kontrak (cash-in) kapan saja dan di mana saja, baik di siaran mingguan (entah Raw atau SmackDown) maupun ajang Premium Live Events (PLE). Momen cash-in inilah yang paling sering memicu histeria ribuan penonton di arena.
4. Menjadi cara WWE mengorbitkan calon bintang baru (main eventer)
Selain menyajikan aksi akrobatik memukau, Money in the Bank juga memiliki fungsi lain. Ajang ini menjadi cara WWE mengorbitkan calon bintang utama (main eventer). Banyak pegulat yang kariernya langsung meroket setelah merebut koper sekaligus sukses menjadi juara dunia baru.
Beberapa contoh pegulat yang melejit berkat ajang ini antara lain CM Punk, The Miz, Daniel Bryan (kini Bryan Danielson), Dolph Ziggler (kini Nic Nemeth), Seth Rollins, Sheamus, dan Dean Ambrose (kini Jon Moxley). Kendati demikian, pegulat papan atas senior pun tak jarang keluar sebagai pemenang. Sebut saja Randy Orton, Brock Lesnar, Drew McIntyre, hingga Jey Uso pada Money in the Bank 2025.
5. Demi kesetaraan, Money in the Bank divisi perempuan digelar sejak 2017
Pada 2017, WWE resmi menggelar Money in the Bank khusus untuk divisi perempuan. Dilansir The SmackDown Hotel, tujuannya yakni memberikan panggung dan kesempatan setara kepada para pegulat perempuan WWE. Carmella tercatat sebagai pemenang Money in the Bank pertama divisi perempuan.
Menariknya, divisi perempuan mengukir rekor efektivitas cash-in mencapai 100 persen. Seluruh pemenangnya berhasil mengonversi koper tersebut menjadi gelar juara dunia. Pemenang edisi 2025, Naomi, mencairkan kontraknya di Evolution (2026) di tengah duel Women's World Championship antara Iyo Sky, sang juara bertahan, melawan Rhea Ripley.
Money in the Bank selalu menyajikan pertandingan bertensi tinggi hingga drama tak terduga. Tidak mengherankan ajang tersebut kini menjadi salah satu ajang tahunan paling menarik di WWE. Siap menyaksikan edisi 2026 yang berlangsung pada 11 Oktober 2026 mendatang?




















