Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Final Piala Dunia yang Tuntas dengan Adu Penalti
ilustrasi penalti (pixabay.com/zoellnerwillich)
  • Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti 4-2 atas Prancis, usai laga dramatis berakhir 3-3 hingga perpanjangan waktu.
  • Italia mengalahkan Prancis lewat adu penalti di final Piala Dunia 2006, meski sempat bermain imbang 1-1 dan Zidane dikartu merah karena menanduk Materazzi.
  • Brasil menjadi tim pertama yang menang lewat adu penalti di final Piala Dunia 1994, menaklukkan Italia setelah skor tanpa gol selama 120 menit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Argentina merupakan juara bertahan Piala Dunia. Mereka mengalahkan Prancis pada laga puncak edisi 2022 lewat adu penalti. Ini merupakan 1 dari 3 final Piala Dunia yang tuntas dengan adu penalti.

1. Argentina menang 4-2 atas Prancis pada adu penalti final Piala Dunia 2022

Argentina dan Prancis menyajikan final yang menghibur di Piala Dunia 2022. Keduanya imbang 3-3 selama 120 menit. Argentina berhasil unggul 2-0 pada babak pertama. Lionel Messi memecah kebuntuan pada menit 23 usai memaksimalkan hadiah penalti yang berasal dari pelanggaran Ousmane Dembele kepada Angel Di Maria. Nama terakhir lantas menggandakan keunggulan pada menit 36 setelah menyelesaikan serangan balik.

Namun, Prancis bangkit 10 menit sebelum waktu normal habis. Giliran mereka yang menerima hadiah penalti pada menit 80 usai Randal Kolo Muani dijegal Nicolas Otamendi. Kylian Mbappe pun tidak menyia-nyiakan peluang. Mbappe mengukir brace sekaligus menyamakan kedudukan beberapa detik kemudian. Ia melakukan kerja sama 1-2 dengan Marcus Thuram dan menuntaskannya dengan aksi setengah salto pada sentuhan pertama di dalam kotak penalti.

Messi membuat Argentina kembali memimpin pada menit 108 dengan menyontek bola rebound di depan gawang. Mbappe lantas memastikan laga berlanjut ke adu penalti usai menorehkan hattrick melalui tendangan penalti pada menit 118. Mereka mendapat hadiah ini berkat handball Gonzalo Montiel. Argentina akhirnya keluar sebagai juara usai menang dengan skor 4-2 pada adu penalti berkat kegagalan Kingsley Coman dan Aurelien Tchouameni.

2. Italia mengalahkan Prancis lewat adu penalti pada 2006 meski unggul jumlah pemain

Sebelum 2022, final Piala Dunia terakhir yang tuntas dengan adu penalti terjadi pada 2006. Italia keluar sebagai juara dengan mengalahkan Prancis. Keduanya imbang 1-1. Prancis unggul dulu lewat gol penalti Zinedine Zidane pada menit 7. Mereka mendapat hadiah tersebut berkat keputusan wasit Horacio Elizondo yang kontroversial. Sebab, tayangan ulang menunjukkan, tidak ada kontak yang berarti dari Marco Materazzi yang sampai membuat Florent Malouda terjatuh.

Eksekusi dari Zidane tidak kalah mencuri perhatiannya. Kapten tim itu melepaskan tendangan dengan teknik panenka. Bola membentur tiang, jatuh ke tanah, mengenai mistar lagi, dan keluar gawang. Namun, wasit membuat keputusan tepat dengan mengesahkannya karena si kulit bundar yang memang sudah melewati garis. Keunggulan Prancis tidak bertahan lama. Materazzi menyamakan kedudukan pada menit 19 usai menanduk sepak pojok Andrea Pirlo.

Drama kembali hadir jelang pertandingan usai. Zidane mendapat kartu merah pada menit 110 akibat menanduk Materazzi. Mereka mampu bertahan sampai akhirnya adu penalti berlangsung. Namun, Prancis kalah akibat eksekusi penembak kedua mereka, David Trezeguet, yang membentur tiang kiri atas. Seperti gol Zidane, bola kembali ke tanah, tapi tidak melewati garis. Italia kemudian memastikan kemenangan melalui tembakan Fabio Grosso.

3. Brasil menaklukkan Italia pada 1994

Adu penalti pertama pada final Piala Dunia terjadi pada 1994 yang berlangsung di Amerika Serikat. Italia menjadi salah satu pesertanya. Namun, mereka kalah dari Brasil. Kedua tim imbang tanpa gol setelah bertarung selama 120 menit di Rose Bowl Stadium pada laga yang berlangsung 17 Juli itu.

Kapten Italia, Franco Baresi, maju sebagai algojo pertama. Namun, eksekusi bek tengah itu meninggi di atas gawang yang dijaga Claudio Taffarel. Beruntung bagi Italia, Marcio Santos yang menjadi penendang pertama Brasil juga tidak mampu mencetak gol. Sepakannya ke kiri dimentahkan Gialuca Pagliuca.

Setelahnya, Demetrio Albertini, Romario, Alberico Evani, dan Branco mampu menjalankan tugasnya. Italia kembali tertekan usai Taffarel membaca arah tendangan Daniele Massaro ke kanan. Brasil kemudian unggul berkat sepakan sang kapten, Dunga. Mereka akhirnya menang setelah tembakan Roberto Baggio meninggi seperti Baresi.

Final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di MetLife Stadium, Amerika Serikat, pada 19 Juli. Apakah daftar ini akan bertambah?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article

Piala Dunia 2026 dalam Angka07 Jun 2026, 06:00 WIBSport