Timnas Putri Cetak Sejarah, Back-to-Back Juara Piala AFF

- Timnas Putri Indonesia menjuarai Piala AFF 2026 setelah menang telak 5-0 atas Laos di final yang digelar di Stadion Kuala Lumpur.
- Kemenangan ini menjadikan Garuda Pertiwi sebagai tim pertama yang berhasil meraih gelar back-to-back juara Piala AFF, setelah sebelumnya juara pada edisi 2024.
- Raihan tersebut memastikan Timnas Putri kembali tampil di ASEAN Women Championship 2027 untuk menghadapi tim kuat seperti Vietnam, Thailand, Myanmar, dan Australia.
Jakarta, IDN Times - Timnas Putri Indonesia menorehkan prestasi lagi. Terbaru, mereka berhasil menjuarai Piala AFF 2026, usai mengalahkan Laos dalam laga final.
Bertanding di Stadion Kuala Lumpur, Rabu (22/7/2026), Timnas Putri menang 5-0 atas Laos. Keberhasilan menjadi juara ini membawa Garuda Pertiwi pada sebuah catatan sejarah.
1. Pertama kali back-to-back juara

Berkat torehan gelar juara ini, Timnas Putri Indonesia jadi tim pertama yang mampu meraih back-to-back juara di Piala AFF. Sebelumnya, mereka jadi juara pada edisi 2024.
Pada edisi 2024, Timnas Putri mengalahkan Kamboja di final dengan skor 3-1. Untuk kali secara beruntun, Garuda Pertiwi mampu jadi penguasa di ajang ini.
2. Ciamik sepanjang Piala AFF 2026

Sepanjang turnamen, Indonesia memang tampil dominan. Di fase grup, mereka tak kalah dengan catatan sekali imbang dan sekali menang.
Masuk semifinal, Timnas Putri Indonesia berhasil merengkuh kemenangan atas Singapura dengan skor 2-0. Dalam laga pamungkas lawan Laos, mereka menang dengan skor 5-0.
3. Akan mentas lagi di ASEAN Women Championship

Berkat keberhasilan ini juga, Timnas Putri kembali mentas di ASEAN Women Championship. Ini adalah kompetisi sepak bola putri level tertinggi di Asia Tenggara.
Pada edisi 2025 lalu, Timnas Putri Indonesia tak berkutik di ASEAN Women Championship. Mereka terhenti di fase grup, usai kalah saing dengan Thailand dan Vietnam.
Kini, usai juara Piala AFF 2026 Timnas Putri Indonesia akan mentas lagi di ASEAN Women Champioship 2027. Mereka akan bertemu lagi dengan tim-tim tangguh macam Vietnam, Thailand, Myanmar, hingga Australia.

















