Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Folarin Balogun dan Ketidaksengajaannya Lahir di Amerika Serikat
Penyerang Amerikat Serikat, Folarin Balogun (kanan), merayakan gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Grup D Piala Dunia 2026 antara AS dan Paraguay di Stadion Los Angeles di Inglewood pada 13 Juni 2026. (AFP/Frederic J. Brown)
  • Folarin Balogun lahir di Brooklyn, AS tahun 2001 karena ibunya yang hamil besar dilarang terbang pulang ke Inggris, membuat kelahirannya di Amerika terjadi secara tidak sengaja.
  • Sejak kecil tumbuh dan berlatih sepak bola di London bersama akademi Arsenal, Balogun sempat membela tim junior Inggris sebelum mempertimbangkan pilihan karier internasionalnya.
  • Pada Mei 2023, Balogun memilih membela tim nasional Amerika Serikat dan langsung mencetak gol penting di final CONCACAF Nations League 2022/2023 melawan Kanada.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu mungkin pernah mendengar ungkapan “Kita tidak bisa memilih dari rahim siapa kita dilahirkan”. Kalimat tersebut mengingatkan kita bahwa ada hal-hal yang sepenuhnya berada di luar kendali manusia. Begitu pula dengan takdir Folarin Balogun.

Balogun tidak bisa memilih lahir dari rahim siapa. Namun, dia punya kesempatan untuk memilih tim nasional sepak bola mana yang akan dibelanya. Takdir yang membuatnya memenuhi syarat bermain di tiga negara, yaitu Amerika Serikat sebagai tempat kelahirannya, Nigeria sebagai tempat asal kedua orangtuanya, dan Inggris sebagai tempatnya dibesarkan dalam mengasah skill sepak bola.

1. Semua berawal dari sebuah larangan terbang

Kisah Folarin Balogun bermula pada medio 2001. Orangtua Balogun, seorang imigran Nigeria yang tinggal di Inggris, saat itu sedang berlibur ke Amerika Serikat. Pada waktu yang bersamaan, ibunya sedang hamil besar. Umur kandungannya memasuki 7 bulan.

Perjalanan menuju Amerika Serikat sendiri sebenarnya tidak ada masalah. Namun, kendala muncul ketika akan pulang ke Inggris. Pihak maskapai penerbangan melarang ibunya ikut terbang. Mereka khawatir karena umur kandungan sudah terlalu tua dan berisiko untuk melakukan penerbangan jarak jauh. Akibatnya, mereka terpaksa tinggal lebih lama di Amerika Serikat.

2. Amerika Serikat awalnya hanya menjadi tempat kelahirannya

Folarin Jolaoluwa Jerry Balogun akhirnya lahir pada 3 Juli 2001. Dia dilahirkan di sebuah rumah sakit di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Namun, masa tinggalnya di Negeri Paman Sam berlangsung sangat singkat.

Pada akhir Agustus 2001, Balogun dan orangtuanya memutuskan untuk kembali ke Inggris. Mereka sudah mendapatkan izin untuk pulang. Lagi pula, mereka tidak ada alasan lain untuk tinggal lebih lama di sana.

3. Menimba Ilmu sepak bola di akademi Arsenal

Sejak kembali ke Inggris, Folarin Balogun hampir menghabiskan masa kecilnya di London. Dia tumbuh di lingkungan, budaya, dan pendidikan khas Inggris. Tak heran jika Balogun merasa dirinya bagian dari negara tersebut.

Bakat sepak bola Balogun sendiri sudah terlihat sejak masih kecil. Karena itulah, kedua orangtuanya mendaftarkan Balogun ke Hale End, akademi Arsenal. Dia kala itu baru berusia 8 tahun.

Perkembangannya bersama Arsenal membuat Balogun rutin dipanggil membela tim junior Inggris. Dia pernah bermain di level U-17, U-18, U-20, hingga U-21. Dengan rekam jejak tersebut, banyak pihak yang meyakini bahwa masa depannya di level internasional akan bersama Inggris.

4. Folarin Balogun menemukan peluang terbuka di Timnas Amerika Serikat

Perkembangan karier Folarin Balogun ternyata tidak serta-merta membuat jalan menuju tim nasional senior terbuka. Ketatnya persaingan di lini depan menjadi tantangan tersendiri. Jika membela Inggris, maka dia harus bersaing dengan Harry Kane yang sudah lama menjadi ujung tombak utama The Three Lions. Sementara di Nigeria, pos penyerang juga telah ditempati Victor Osimhen, salah satu striker terbaik di Afrika.

Di sisi lain, peluang menembus tim nasional Amerika Serikat terlihat lebih terbuka. Lini depan The Stars and Stripes saat itu belum memiliki striker tajam yang benar-benar konsisten. Secara mengejutkan, dia akhirnya memutuskan untuk berpindah asosiasi dari Inggris ke Amerika Serikat pada Mei 2023.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Balogun langsung menjalani debut bersama Amerika Serikat pada semifinal CONCACAF Nations League 2022/2023 melawan Meksiko. Meski gagal mencetak gol pada laga perdananya, dia langsung membayar kepercayaan tersebut di partai final dengan menyumbang satu gol dan turut mengantarkan Amerika Serikat mengalahkan Kanada 3-0 sekaligus memastikan gelar juara CONCACAF Nations League 2022/2023.

Perjalanan Folarin Balogun menunjukkan bahwa takdir datang dari sebuah kejadian yang tampak sepele. Liburan orangtuanya ke Amerika Serikat pada 2001 bukan hanya mengubah tempat kelahirannya. Itu juga membuka jalan karier internasionalnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article