Galatasaray vs Barcelona: Banjir Gol dan Catatan Menarik Lainnya

31 laga terakhir Barcelona di Liga Champions menghasilkan 141 gol atau rata-rata 4,55 gol per laga, tetapi mereka gagal mencatatkan clean sheet dalam 16 pertandingan terakhir.
Galatasaray memiliki rekor kurang baik melawan klub Spanyol: hanya sekali menang dalam 22 laga terakhir, termasuk tanpa kemenangan pada sembilan pertandingan terakhir.
Galatasaray pernah menundukkan Barcelona 2-1 pada 1994, sedangkan Barcelona memenangi pertemuan terakhir 2-1 di Liga Europa 2021/22.
Jakarta, IDN Times - Pertandingan Barcelona di Liga Champions belakangan ini kerap menyajikan banyak gol. Tren tersebut berpotensi berlanjut saat mereka jumpa Galatasaray, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB.
Dilansir situs resmi UEFA, 31 pertandingan terakhir Barcelona di Liga Champions telah menghasilkan total 141 gol. Artinya, rata-rata tercipta 4,55 gol dalam setiap pertandingan yang melibatkan klub asal Catalan tersebut.
1. Pertahanan Barcelona tak solid
Namun, produktivitas gol Barcelona tidak selalu diiringi pertahanan yang solid. Blaugrana juga menunjukkan kerentanan di lini belakang setelah gagal mencatatkan clean sheet dalam 16 pertandingan terakhir di Liga Champions.
Catatan tersebut menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan menjelang duel melawan Galatasaray. Dengan tren pertandingan Barcelona yang kerap menghasilkan banyak gol, laga ini berpotensi berlangsung terbuka.
Meski Barcelona memiliki catatan pertahanan yang belum konsisten, Galatasaray juga dibayangi rekor buruk saat menghadapi klub-klub Spanyol.
Dalam 22 pertandingan terakhir melawan wakil Spanyol, klub asal Turki tersebut hanya meraih satu kemenangan, enam hasil imbang, dan 15 kekalahan.
Catatan itu semakin terlihat dalam sembilan pertandingan terakhir mereka melawan tim Spanyol. Galatasaray belum meraih kemenangan dalam periode tersebut, dengan rincian dua kali imbang dan tujuh kali kalah.
2. Galatasaray pernah mengalahkan Barcelona
Di balik catatan buruk tersebut, Galatasaray memiliki pengalaman mengalahkan Barcelona. Satu-satunya kemenangan mereka atas Blaugrana terjadi pada November 1994 dengan skor 2-1.
Menariknya, Okan Buruk, yang kini menangani Galatasaray sebagai pelatih, turut terlibat dalam pertandingan tersebut. Ia masuk sebagai pemain pengganti ketika timnya sedang tertinggal 0-1.
Pengalaman itu menjadi bagian dari sejarah pertemuan kedua klub. Meski demikian, catatan masa lalu tersebut tidak serta-merta menjamin hasil serupa akan terulang dalam pertemuan kali ini.
3. Barcelona pernah mengalahkan Galatasaray di Liga Europa
Pertemuan terakhir Barcelona dan Galatasaray terjadi pada leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2021/22. Kala itu, Barcelona meraih kemenangan 2-1. Pedri menjadi salah satu pencetak gol Blaugrana.
Duel kali ini juga menghadirkan cerita tersendiri bagi Ilkay Guendogan. Gelandang yang kini memperkuat Galatasaray itu pernah membela Barcelona pada musim 2023/2024.
Pertemuan Galatasaray dan Barcelona di Liga Champions nanti menghadirkan sejumlah hal menarik, mulai dari tren pertandingan Blaugrana yang produktif, rapuhnya pertahanan mereka, hingga catatan historis kedua klub.



















