Comscore Tracker

Tersingkir dari Liga Champions, AS Roma Resmi Pecat Di Francesco

Ranieri dikabarkan akan gantikan peran Di Francesco

Usai tersingkir dengan menyakitkan di babak 16 besar Liga Champions dari Porto, AS Roma resmi memecat pelatih mereka Eusebio Di Francesco. Keputusan ini diambil sehari selang Roma dikalahkan Porto dengan skor aggregate 4-3.

Performa pelatih berusia 47 tahun tersebut dianggap mengecewakan di musim ini. Tak hanya tersingkir di Liga Champions, Roma pun telah terdepak dari Coppa Italia dan tertahan di posisi lima Serie A Italia musim ini. Belum ada pengumuman siapa yang akan menggantikan posisinya saat ini di AS Roma.

1. AS Roma tersingkir dengan menyakitkan dari babak 16 besar Liga Champions

Tersingkir dari Liga Champions, AS Roma Resmi Pecat Di Francescotwitter.com/ASRomaEN

Pemecatan Di Francesco memang sudah santer dikabarkan dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini tak lepas dari performa buruk AS Roma di liga domestik. Roma sempat dipermalukan Fiorentina di babak perempat final Coppa Italia dengan skor 7-1. Tak hanya itu, pekan kemarin mereka pun kembali dihajar oleh rekan sekotanya dengan skor telak 3-0.

Puncaknya adalah Roma harus tersingkir di tengah pekan kemarin di babak 16 besar Liga Champions. Mereka sebenarnya memiliki bekal kemenangan 2-1. Namun Porto berhasil menyamakan aggregate di leg kedua menjadi 3-3. Laga pun berlanjut ke babak extra time. Sialnya, menjelang akhir laga mereka diganjar hukuman penalti yang sekaligus membuyarkan impian mereka lolos ke perempat final.

Tak ayal deretan kekelahan tersebut membuat direksi Roma kehilanga kesabaran. Melalui halaman resmi klub, Roma pun mengumumkan pemberhentian Di Francesco dan mengucapkan terima kasih atas kerja kerasnya selama ini.

"Saya berterima kasih kepada Eusebio atas kerja keras dan komitmennya. Sejak dia kembali ke klub, Eusebio selalu bekerja profesional dan menaruh kepentingan klub di atas kepentingan pribadi. Kami mendoakan yang terbaik untuknya," kata presiden klub James Pallotta.

Baca Juga: Kalah di Derby della Capitale, AS Roma Fokus ke Liga Champions

2. Performa Di Francesco selama tangani Roma, sempat kejutkan Eropa

Tersingkir dari Liga Champions, AS Roma Resmi Pecat Di Francescotelegraph.co.uk

Eusebio Di Francesco hadir sebagai pelatih Roma pada tahun 2017. Roma sendiri bukanlah klub baru baginya. Dia pernah bermain untuk tim Ibu kota di era 90-an hingga tahun 2001. Karier kepelatihannya sendiri bermula dengan menangani tim-tim kecil di Liga Italia seperti Lece, Pescara dan Sassuolo.

Di musim perdananya bersama Roma, Di Francesco mampu tampilkan permainan yang atraktif. Dia mampu membawa Roma finish di posisi ketiga di bawah Juventus dan Napoli. Namun yang paling diingat publik sepak bola dunia adalah performa mereka di Liga Champions musim lalu. Mereka melaju jauh hingga babak semifinal secara luar biasa dengan mengalahkan tim-tim besar seperti Chelsea dan Barcelona.

Lebih hebatnya lagi, mereka selalu bangkit di leg kedua setelah kalah terlebih dahulu di leg pertama. Terutama saat menghadapi Barcelona di perempat final. Saat itu mereka kalah telak 4-1 di Camp Nou. Namun secara mengejutkan berhasil menang 3-0 di Olimpico. Hal ini hampir saja kembali terjadi di semifinal saat melawan Liverpool. Sayang akibat kontroversi keputusan wasit, mereka harus kalah tipis aggregate 7-6.

Sepanjang menangani Roma, dilansir dari Transfermarkt, Di Francesco telah tangani klub dari 87 laga dengan raihan 46 kemenangan, 18 kali imbang dan 23 kekalahan.

3. Claudio Ranieri dikabarkan jadi nominator paling kuat menggantikan Di Francesco

Tersingkir dari Liga Champions, AS Roma Resmi Pecat Di Francescoskysports.com

Usai mengumumkan mendepak Di Francesco dari kursi kepelatihan, Roma belum memutuskan siapa penggantinya. Namun santer dikabarkan jika mereka akan kembali membawa Claudio Ranieri ke Olimpico Stadium. Ranieri sendiri bukan sosok asing bagi pasukan Srigala Roma. Ia pernah melatih klub tersebut pada tahun 2009 hingga 2011.

Ranieri sendiri saat ini sedang menganggur usai dipecat Fulham usai gagal membawa klub dari jurang degradasi Liga Inggirs. Meski begitu, Ranieri merupakan sosok yang sangat berpegalaman. Ia pernah menciptakan sejarah dengan membawa Leicester City juara Liga Inggris untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Tak hanya itu, ia pun pernah menukangi klub-klub besar seperti Juventus, Napoli, Chelsea, Valencia dan Inter Milan. Ia sendiri dikabarkan sudah terbang ke Roma untuk menemui para petinggi klub.

Baca Juga: Tekuk AS Roma 3-1, Porto Melaju ke Delapan Besar Liga Champions

Ganjar Firmansyah Photo Community Writer Ganjar Firmansyah

A Reader who love hiking hitchiking camping and other-Ings

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Indra Zakaria

Just For You