Godaan Garudayaksa Dalam Jalan Mereka Menuju Super League

- Garudayaksa FC menghadapi tantangan besar dalam perjalanan menuju promosi ke Super League, meski sempat memimpin klasemen Championship 2025/26 berkat performa apik di awal musim.
- Seringnya pergantian pelatih, dari Eka Ramdani hingga Muhammad Ridwan, membuat stabilitas tim terganggu dan berdampak pada penurunan performa serta hasil pertandingan yang kurang konsisten.
- Dengan tujuh laga tersisa melawan lawan berat, Garudayaksa perlu segera bangkit dan menjaga konsistensi agar peluang promosi ke Super League tetap terbuka lebar.
Jakarta, IDN Times - Garudayaksa FC tengah dirundung godaan. Dalam jalan mereka menuju promosi ke Super League musim depan, ada rintangan yang menghinggapi mereka.
Sejatinya, posisi Garudayaksa di klasemen sementara Championship 2025/26 masih aman. Buah dari performa apik di putaran pertama, mereka mampu jadi pemuncak. Tapi sekarang, mereka mulai dapat goyangan.
1. Pergantian pelatih yang rutin

Salah satu rintangan paling kentara yang Garudayaksa hadapi adalah pergantian pelatih. Pada 12 Februari 2026 lalu, mereka sempat merombak struktur kepelatihan tim, termasuk mengakhiri kerja sama dengan Eka Ramdani.
Khamid Mulyono yang biasa menjadi pelatih, digeser menjadi Direktur Teknik (Dirtek). Di posisi pelatih, mereka merekrut Erwan Hendarwanto menjadi pelatih anyar.
Akan tetapi, tak lama Erwan memimpin tim. Karena sakit, posisi Erwan kini harus digantikan oleh Muhammad Ridwan. Rutinnya pergantian pelatih ini berpotensi memberi dampak.
2. Garudayaksa mulai terseok-seok

Seiring dengan seringnya Garudayaksa FC berganti pelatih, permainan mereka mulai terseok-seok. Mereka tidak lagi rutin meraih kemenangan. Terbaru, mereka malah kalah dari Sumsel United dengan skor 0-1.
Sebelumnya, Garudayaksa juga sempat menderita empat laga tanpa kemenangan, tepatnya pada matchday 13, 14, 15, dan 16 Championship 2025/26. Mereka imbang tiga kali dan kalah sekali.
Torehan ini tentu jadi sebuah alarm. Apalagi, Garudayaksa sempat bertabur catatan positif di awal-awal Championship 2025/26.
3. Garudayaksa harus tetap waspada

Ada sisa tujuh laga yang akan Garudayaksa jalani di Championship 2025/26. Mereka masih akan melawan tim-tim macam PSPS Riau, Persiraja, PSMS, hingga Bekasi City yang bisa merepotkan.
Agar bisa memastikan diri lolos langsung ke Super League, Garudayaksa harus bangkit dan menjaga konsistensinya. Jangan sampai, mereka terpeleset lagi, karena hal itu bisa menjadi petaka bagi mereka.

















